Portal Berita Ekonomi Kamis, 23 Maret 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 11:24 WIB. Ottawa - Canada seeks to end Uber's tax advantage over taxi companies.
  • 10:27 WIB. Minyak - Harga minyak dunia pagi ini (23/3), WTI: $48,15/barel mengalami peningkatan 0,23% dibanding sore kemarin, Brent: $ 50,83/barel mengalami peningkatan 0,38% dibanding sore kemarin (Bloomberg).
  • 10:27 WIB. Ottawa - Kanada tingkatkan keamanan setelah setelah serangan London.
  • 10:23 WIB. Kurs Rupiah - Hari Ini (23/3) kurs rupiah referensi Bank Indonesia Rp 13,332.00 per dolar AS.
  • 10:22 WIB. Harga Emas - Harga buyback emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini (23/3) Rp 527.000 per gram.
  • 10:16 WIB. Permenhub - Polres Balikpapan tilang 25 pengemudi Go-car karena tidak memenuhi persyaratan.
  • 10:14 WIB. Pilgub DKI - PAN pastikan dukung Anies-Sandi tanpa mahar politik.
  • 10:13 WIB. Jakarta - Menpar arahkan wisman asal Taiwan untuk kunjungi Morotai.
  • 10:13 WIB. Batang - Ganjar harap tol Batang-Pemalang dapat digunakan sebelum lebaran 2017.
  • 09:45 WIB. Bogor - Bima Arya: Kondisi normal, walau jumlah angkot tidak seperti biasa.
  • 09:43 WIB. E-warong - Mensos Khofifah meminta E-warong menjaga kualitas beras.
  • 09:33 WIB. Freeport - Ratusan karyawan Freeport mengancam akan menutup Kantor Sentra Pemkab Mimika.
  • 09:23 WIB. Bali - Pulau Bali memperoleh predikat sebagai destinasi wisata terbaik di dunia 2017 versi Travellers Choice Award.
  • 08:51 WIB. Politik - Golkar tetap solid dukung kepemimpinan Setya Novanto.
  • 08:50 WIB. BMKG - Waspadai hujan petir di wilayah Jaksel, Depok, Bogor, Tangerang dan Bekasi antara siang hingga malam hari.
  • 08:47 WIB. Permenhub - Pengemudi angkutan dan ojek online di Kota Bogor, dikabarkan akan melakukan aksi mogok, Kamis (23/3).
  • 08:03 WIB. KAI - KAI Daop VI Yogyakarta akan memberlakukan aturan khusus untuk penumpang hamil.
  • 08:02 WIB. OJK - OJK mengatakan BPR milik Pemkab Mukomuko akan beroperasi pada 2017.
  • 08:00 WIB. Turki - Turki mengirim surat ke AS untuk menuntut penghapusan Turki dari daftar negara terlarang bawa alat elektronik di pesawat.
  • 07:58 WIB. Suriah - Militer Suriah menewaskan lebih dari 150 gerilyawan selama tiga hari bentrokan militer di Damaskus.
  • 06:02 WIB. New York - China's ZTE Corp pleads guilty in US court in sanctions case by  illegally shipping U.S. goods and technology to Iran.
  • 10:10 WIB. Kurs Rupiah - Hari Ini (22/3) kurs rupiah referensi Bank Indonesia Rp 13,335.00 per dolar AS.
  • 10:08 WIB. Harga Emas - Harga buyback emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini (22/3) Rp 526.000 per gram.

Meski Tak Diatur, OJK Minta Bunga Fintech Harus Wajar

Foto Berita Meski Tak Diatur, OJK Minta Bunga Fintech Harus Wajar
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada akhir tahun lalu telah mengeluarkan peraturan OJK (POJK) Nomor 77/ POJK.01/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi (LPMUBTI) atau Fintech peer to peer (P2P) Lending.

Dalam beleid terbaru itu, wasit di industri jasa keuangan tidak mengatur batas bunga dalam perusahaan fintech P2P lending. Namun dalam menentukan suku bunga, OJK minta fintech harus memberikan kontribusi pada perekonomian Indonesia. Jadi, artinya bunga yang diberikan mesti wajar.

"Di POJK ini kita tidak secara eksplisit (mengatur) karena itu sebetulnya kesepakatan kedua belah pihak kemudian ditransform dalam bentuk bunga. Tapi kamu harus berkontribusi bagi ekonomi nasional, jadi bunganya harus wajar," kata Deputi Komisioner Manajemen Strategis IA OJK, Imansyah di kantor OJK Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (10/1/2017).

Apalagi lanjutnya, karena telah menggunakan IT seharusnya bunga perusahaan fintech P2P lending bisa lebih rendah dari bunga konvensional seperti perbankan. Pasalnya, penggunaan IT membuat fintech menjadi efisien.

"Kan ini pakai IT kalau yang lainnya harus ada operasional jadi bisa lebih murah. Jadi kita minta mereka wajar-wajar saja. Bunganya harus murah karena percuma ada fintech kalau nggak bisa dukung UMKM," terang Imansyah.

Untuk diketahui, guna menjaga stabilitas sistem keuangan nasional jumlah pinjaman dibatasi maksimal Rp 2 miliar. Pembatasan ini sebagaimana pendekatan pada perbankan.

"Kemudian maksimum Rp 2 miliar adalah per debitur. Kenapa, kita mengatur pendekatan yang dilakukan perbankan batas maksimal pemberian kredit," tutupnya.

Tag: Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Financial Technology (FinTech)

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Sucipto

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5534.093 -9.000 540
2 Agriculture 1828.663 -12.992 21
3 Mining 1460.610 -3.491 43
4 Basic Industry and Chemicals 578.892 1.444 66
5 Miscellanous Industry 1423.066 -6.070 42
6 Consumer Goods 2408.706 -23.310 39
7 Cons., Property & Real Estate 502.518 0.913 61
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1091.554 -4.042 57
9 Finance 871.937 2.378 89
10 Trade & Service 903.160 4.252 122
No Code Prev Close Change %
1 VICO 89 120 31 34.83
2 STAR 56 75 19 33.93
3 EPMT 2,250 2,810 560 24.89
4 BRAM 8,800 10,550 1,750 19.89
5 TPMA 250 294 44 17.60
6 CANI 442 515 73 16.52
7 NELY 81 94 13 16.05
8 AIMS 127 146 19 14.96
9 KBLM 450 515 65 14.44
10 CKRA 58 66 8 13.79
No Code Prev Close Change %
1 TALF 420 318 -102 -24.29
2 FORU 218 200 -18 -8.26
3 MDIA 2,050 1,900 -150 -7.32
4 SDMU 386 358 -28 -7.25
5 BSIM 860 800 -60 -6.98
6 MLPT 1,650 1,540 -110 -6.67
7 JKSW 75 70 -5 -6.67
8 VOKS 1,500 1,400 -100 -6.67
9 PGLI 64 60 -4 -6.25
10 TIRT 224 210 -14 -6.25
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 294 308 14 4.76
2 MYRX 123 121 -2 -1.63
3 BUMI 366 362 -4 -1.09
4 BBTN 2,250 2,240 -10 -0.44
5 RIMO 101 101 0 0.00
6 BMTR 505 510 5 0.99
7 BAPA 103 105 2 1.94
8 TLKM 4,090 4,070 -20 -0.49
9 KREN 406 404 -2 -0.49
10 PBRX 505 525 20 3.96