Portal Berita Ekonomi Selasa, 25 April 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 23:55 WIB. Lubuklinggau- Polisi bakal menjamin biaya pendidikan anak korban penembakan anggota Polres Lubuklinggau
  • 22:19 WIB. China - China is a gold mine for innovation, says head of Chinese robot firm.
  • 22:18 WIB. Elon Musk - Billionaire Elon Musk seen getting close with actress Amber Heard in Australia.
  • 22:09 WIB. Kasus e-KTP - Yorris: Setnov hampir dipastikan akan jadi tersangka kasus e-KTP.
  • 22:07 WIB. Jack Ma - Billionaire Jack Ma says CEOs could be robots in 30 years, warns of decades of ‘pain’ from A.I. impact.
  • 21:42 WIB. Kupang- Gempa bumi 4,5 SR guncang Kab Kupang Timur, NTT
  • 21:38 WIB. Jakarta- Mendikbud Muhadjir Effendy berjanji hapus mitos sekolah favorit dan diganti dengan sistem zonasi
  • 21:34 WIB. Puan Maharani- Menko PMK Puan Maharani minta TKI yang bermasalah lebih baik pulang kampung ke Indonesia
  • 21:29 WIB. Jakarta- Ketua MUI KH Ma'ruf Amin minta pesantren, ormas, lembaga pendidikan Islam bersama perkuat ekonomi umat

2017, Bank Dunia Perkirakan Pertumbuhan Ekonomi Global Naik

Foto Berita 2017, Bank Dunia Perkirakan Pertumbuhan Ekonomi Global Naik
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Bank Dunia mengatakan dalam laporan terbarunya pada Selasa (10/1/2017) bahwa ekonomi global diperkirakan akan melihat pemulihan moderat di tahun-tahun mendatang, dengan tingkat pertumbuhan pada 2017 dan 2018 masing-masing 2,7 persen dan 2,9 persen.

Tingkat pertumbuhan pada 2017 itu lebih cepat daripada perkiraan pertumbuhan 2,3 persen pada 2016, namun 0,1 persentase poin lebih rendah dari proyeksi yang dibuat pada 2016, kata Bank Dunia dalam Prospek Ekonomi Global terbarunya.

Pemberi pinjaman yang berbasis di Washington itu mengaitkan sedikit percepatan dalam pertumbuhan dengan perbaikan di negara-negara emerging market dan negara-negara berkembang, karena mereka diharapkan melihat berkurangnya "headwinds" (situasi yang membuat pertumbuhan lebih sulit), terutama menguatnya harga-harga komoditas.

Bank memperkirakan negara-negara emerging market dan negara-negara berkembang tumbuh 4,2 persen pada 2017 dan 4,6 persen pada 2018, meningkat dari 3,4 persen pada 2016.

Ekonomi negara-negara tersebut diperkirakan akan memberikan kontribusi 1,6 persen terhadap pertumbuhan global pada 2017, atau sekitar 60 persen dari pertumbuhan global untuk pertama kalinya sejak 2013.

Bank Dunia mempertahankan proyeksinya untuk pertumbuhan ekonomi Tiongkok tidak berubah, dengan pertumbuhan 2017 sebesar 6,5 persen dan untuk 2018 sebesar 6,3 persen. Ekonomi Tiongkok akan melanjutkan pertumbuhan yang berkelanjutan karena negara tersebut sedang melakukan "rebalancing" (penyeimbangan kembali) dari manufaktur ke jasa-jasa, meskipun muncul kembali kekhawatiran untuk pasar properti, kata bank.

Berbeda dengan pertumbuhan relatif ringan yang terlihat di negara-negara emerging market, negara-negara maju akan terus tumbuh tidak terlalu bagus di tahun-tahun mendatang.

"Negara-negara maju terus menderita oleh lemahnya pertumbuhan yang mendasari dan inflasi rendah, sementara ketidakpastian tentang arah kebijakan ke depan meningkat," kata Bank Dunia. Bank meramalkan negara maju tumbuh 1,8 persen baik pada 2017 maupun pada 2018, sedikit naik dari 1,6 persen pada 2016.

Ekonomi AS diperkirakan tumbuh 2,2 persen pada 2017 dan 2,1 persen pada 2018. Tapi bank menambahkan bahwa kebijakan AS kemungkinan akan mengalami perubahan di bawah pemerintahan AS yang baru, yang bisa memiliki implikasi signifikan bagi AS dan ekonomi global.

Menurut estimasi Bank Dunia, jika proposal pemotongan pajak pemerintahan baru sepenuhnya dilaksanakan, langkah-langkah ini bisa meningkatkan proyeksi pertumbuhan PDB AS menjadi 2,2-2,5 persen pada 2017 dan 2,5-2,9 persen pada 2018, tanpa mempertimbangkan perubahan kebijakan tambahan oleh pemerintahan .

Namun, juga memperingatkan bahwa ketidakpastian tinggi tentang inisiatif kebijakan potensial bisa memundurkan investasi global yang sudah lemah.

"Ada ketidakpastian yang cukup besar sekitar proyeksi-proyeksi 'baseline' untuk pertumbuhan global, di mana risiko-risiko penurunan masih mendominasi," kata Bank Dunia. Ketidakpastian kebijakan telah meningkat menyusul hasil pemilu di AS dan Inggris, katanya.

Ketidakpastian kebijakan, bersama-sama dengan gangguan pasar keuangan di tengah kondisi pembiayaan global yang lebih ketat, dapat menguat dalam jangka menengah akibat meningkatnya kecenderungan proteksionis, potensi pertumbuhan lebih lambat dan bertahannya kerentanan di beberapa negara emerging market, kata bank.

Bank Dunia menyerukan negara-negara maju untuk memperkenalkan kebijakan-kebijakan fiskal yang lebih mendukung, dan menyarankan negara-negara emerging market untuk menemukan keseimbangan yang tepat antara penyesuaian fiskal, langkah-langkah untuk mengurangi kerentanan, dan reformasi berorientasi pada pertumbuhan. (Ant)

Tag: Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Daerah Khusus Ibukota Jakarta (DKI Jakarta)

Penulis: ***

Editor: Sucipto

Foto: Boyke P. Siregar

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Mar
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Mar
3 href="MockTestReporting/" />MockTestReporting/ - Feb
4 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Dec
5 href="mock_isuite/" />mock_isuite/ - Dec
6 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10