Portal Berita Ekonomi Selasa, 21 Februari 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • FA Cup (21/2) - Sutton United 0 - 2 Arsenal
  • La Liga Spanyol (21/2) - Las Palmas 2 - 1 Malaga
  • Imigrasi - Pihak Imigrasi menolak pengajuan paspor puluhan TKI
  • Barcelona - Banding ditolak, Neymar akan menjalani sidang skandal transfernya ke Barcelona
  • Malaysia - Malaysia panggil pulang duta besarnya di Korea Utara
  • Nasional - Pekerja industri 2017 ditargetkan 16,3 juta orang.
  • Otomotif - Vietnam impor 1.800 lebih mobil dari Indonesia.
  • Jakarta - Itensitas hujan yang tinggi mengakibatkan sebagian Jakarta banjir.
  • Top 1 - Top 1 jalin kerjasama dengan tim Formula 1 Mclaren
  • Banjir - 54 Titik di Jakarta Terendam Banjir
  • Bulog -  Bulog Sulawesi Tengah canangkan penanaman cabai minimal 100 pohon di setiap gudang.
  • Bojonegoro - Pemkab Bojonegoro siap bangun sudetan 780 meter di Desa Kedungsumber.
  • Anggaran - Pemkab Penajam Paser Utara berlakukan efektivitas anggaran belanja bagi pemerintah desa.

BI Maluku Kembali Gelar Sosialisasi Uang NKRI

Foto Berita BI Maluku Kembali Gelar Sosialisasi Uang NKRI
Warta Ekonomi.co.id, Ambon -

Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Maluku kembali melakukan sosialisasi uang rupiah negara kesatuan Republik Indinesia (NKRI) tahun emisi 2016 kepada sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah daerah Provinsi Maluku, Rabu (11/1/2017).

"Kami perlu memperkenalkan bentuk dan warna uang yang baru diluncurkan BI dan sudah diperkenalkan kepada masyarakat sejak 19 Desember 2016," kata Kepala BI Perwakilan Provinsi Maluku, Wuryanto di Ambon, Rabu.

Kegiatan sosialisasi kali ini merupakan yang kedua kalinya yakni pertama dilakukan kepada sejumlah media di Kota Ambon pada hari Jumat (6/1).

Ia mengatakan, sosialisasi uang emisi yang baru ini sangat penting, sebab menjelaskan tentang upaya pengamanan ciri-ciri keaslian uang rupiah seperti teknologi rectoverso, apabila diterawang akan terbentuk gambar saling berupa logo BI.

Selain itu penguatan unsur pengamanan rectoverso, dimana penyempurnaan desain rectoverso logo BI dengan pola yang lebih sulit dipalsukan, dan juga penyeragaman posisi untuk setiap pecahan.

Wuryanto mengatakan, total 11 desain bentuk baru uang NKRI 2016 yakni terdiri dari uang pecahan Rp100.000, Rp50.000, Rp20.000, Rp10.000, Rp5.000, dan Rp2.000, sedangkan uang logam terdiri dari nominal Rp100, Rp200, dan Rp1.000.

"Jadi uang baru yang diluncurkan ini terdiri dari 11 pecahan yaitu tujuh uang kertas dan empat uang logam," ujarnya.

Uang baru ini juga menampilkan gambar pahlawan Nasional, lanjutnya, selain itu ada juga gambar pemandangan, tarian nusantara sebagai wujud kecintaan dan karakteristik Indonesia.

Terkait dengan pengamanan, Wuryanto mengatakan, uang emisi baru ini menjadi salah satu mata uang yang memiliki tingkat keamanan tertinggi di dunia sehingga akan sulit untuk dipalsukan.

Dia menambahkan, Gubernur BI Agus D.W Martowardojo dalam siaran persnya juga menegaskan kembali bahwa uang rupiah tidak memuat simbol terlarang palu dan arit.

Hal tersebut disampaikan menanggapi informasi dan penafsiran yang berkembang di media yang menyatakan bahwa uang rupiah memuat simbol terlarang palu dan arit.

"Gambar yang dipersepsikan oleh sebagian pihak sebagai simbol palu dan arit merupakan logo BI yang dipotong secara diagonal sehingga membentuk ornamen yang tidak beraturan," ujarnya.

Gambar tersebut merupakan gambar saling isi (rectoverso) yang merupakan bagian dari unsur pengaman uang rupiah. Unsur pengaman dalam uang rupiah bertujuan agar masyarakat mudah mengenali ciri-ciri keaslian uang , sekaligus menghindari pemalsuan. (ANT)

Tag: Bank Indonesia (BI), Rupiah, Agus Dermawan Wintarto Martowardojo

Penulis: ***

Editor: Vicky Fadil

Foto: Rahmat Saepulloh

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5359.288 8.356 539
2 Agriculture 1868.443 3.178 21
3 Mining 1431.212 19.623 43
4 Basic Industry and Chemicals 572.794 -2.999 66
5 Miscellanous Industry 1334.999 9.216 42
6 Consumer Goods 2339.398 -9.984 39
7 Cons., Property & Real Estate 521.713 -2.256 61
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1062.734 1.669 56
9 Finance 827.849 4.658 89
10 Trade & Service 856.674 2.856 122
No Code Prev Close Change %
1 HDTX 416 520 104 25.00
2 MTSM 394 492 98 24.87
3 ERTX 140 170 30 21.43
4 PGLI 64 77 13 20.31
5 TIRA 230 276 46 20.00
6 MYTX 76 90 14 18.42
7 MCOR 250 294 44 17.60
8 AIMS 150 170 20 13.33
9 RDTX 10,800 12,000 1,200 11.11
10 FPNI 126 140 14 11.11
No Code Prev Close Change %
1 PLAS 130 85 -45 -34.62
2 ALKA 180 134 -46 -25.56
3 BKDP 86 67 -19 -22.09
4 SCBD 1,800 1,500 -300 -16.67
5 BAYU 800 670 -130 -16.25
6 PRAS 210 183 -27 -12.86
7 PTSN 86 76 -10 -11.63
8 SDPC 129 115 -14 -10.85
9 NIKL 2,920 2,620 -300 -10.27
10 MICE 432 390 -42 -9.72
No Code Prev Close Change %
1 BMTR 550 560 10 1.82
2 SDPC 129 115 -14 -10.85
3 MCOR 250 294 44 17.60
4 PRAS 210 183 -27 -12.86
5 BUMI 362 380 18 4.97
6 MYRX 130 125 -5 -3.85
7 BNLI 700 695 -5 -0.71
8 ENRG 50 50 0 0.00
9 ELTY 71 73 2 2.82
10 PBRX 458 456 -2 -0.44