Portal Berita Ekonomi Rabu, 18 Januari 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • Ekonomi - Bank Dunia nilai dinamika politik Indonesia terkini tidak terlalu pengaruhi iklim investasi.
  • Cyber - Kementerian BUMN dan Telkom menyatakan siap untuk jadi pelaksana Badan Cyber Nasional.
  • Cabai - Harga cabai di pasar-pasar di Pangkalpinang bergerak turun.
  • Freeport - Kementerian BUMN ingin cepat beli saham dari Freeport Indonesia sebanyak 51 persen sesuai PP 1/2017. 
  • Pelindo III - Pelindo III tambah kekuatan alat produksi berupa 15 unit kapal tunda.

Pakar Nilai Figur Elite Parpol Tak Pengaruhi Hasil Pilkada

Foto Berita Pakar Nilai Figur Elite Parpol Tak Pengaruhi Hasil Pilkada
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Pengamat politik dari Voxpol Center Pangi Syarwi Chaniago mengatakan efek figur elite partai politik atau yang dikenal sebagai "coattail effect" bukan penentu mutlak seorang calon kepala daerah menang dalam Pilkada serentak 2017.

"Kadang-kadang 'coattail effect' tidak berpengaruh kalau kandidat yang diusung tren popularitas, akseptabilitas, dan elektibilitasnya menurun," ujar Pangi dihubungi di Jakarta, Rabu (11/1/2017).

Sebelumnya Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto tampak ikut serta mendampingi pasangan cagub-cawagub DKI Jakarta nomor pemilihan tiga Anies Baswedan-Sandiaga Uno saat kampanye di Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (7/1) pekan lalu.

Belakangan, Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengemukakan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri siap "turun gunung" berkampanye untuk pasangan cagub-cawagub DKI Jakarta nomor pemilihan dua Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat.

Sementara Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, dalam beberapa kesempatan dan acara khusus, tampak hadir mendampingi putranya yang maju di Pilgub DKI Jakarta dengan nomor pemilihan satu, Agus Harimurti Yudhoyono yang berpasangan dengan Sylviana Murni.

Pangi mengatakan efek figur atau tokoh memang dapat ikut mendongkrak elektibilitas kandidat. Ketika tokoh sentral yang memiliki elektabilitas tinggi tersebut "turun gunung" dan ikut kampanye bersama maka diharapkan mendongkak elektabilitas kandidat sehingga mendapat limpahan elektoral.

Disukai dan dikenal Namun dia menekankan peluang seorang kandidat menjadi semakin tinggi ketika kandidat itu sudah dikenal dan disukai.

Dia menjelaskan dalam setiap kampanye seringkali artis, ketua umum parpol, publik figur ikut berkampanye dalam rangka menyuntikkan elektoral untuk seorang kandidat.

Pertanyaan sederhananya, kata dia, adalah seberapa efektif figur sentral dan pengaruh elite penentu atau tokoh tersebut menaikkan bobot elektoral sang kandidat, berhasil meningkatkan elektibilitas dan popularitas sang calon.

"Di Pilkada DKI misalnya, ini sangat bergantung dan bertumpu juga pada kapasitas dan kapabilitas sang calon sendiri. Tidak mutlak bertumpu pada tokoh atau SBY 'effect', Megawati 'effect' dan Prabowo 'effect'," ujar dia.

Pangi menekankan calon harus bagus popularitas, akseptabilitas dan elektibilitasnya. Sedangkan figur sentral yang ikut berkampanye hanya untuk meningkatian elektbilitas seorang calon.

"Figur sentral tidak mutlak menentukan. Kalau sang kandidat sendiri elektibilitasnya anjlok ya sulit," jelas dia.

Lebih jauh berkaitan Pilkada DKI, Pangi memperkirakan SBY akan ikut berkampanye ketika putranya Agus Yudhoyono masuk putaran kedua. Sejauh ini SBY hanya mendampingi Agus pada beberapa kesempatan khusus.

"SBY sangat lihai membaca momentum politik, kapan harus 'turun gunung', bukan tidak mungkin SBY 'turun gunung' ketiga Agus masuk putaran kedua, untuk sekarang belum," kata dia.

Sementara untuk Megawati, diyakini Pangi akan ikut berkampanye sebelum minggu tenang Pilkada serentak.

"Nanti akan dipakai grup musik, artis dan publik figur yang lainnya, beramai ramai menyatakan dukungan ke salah satu calon, dalam rangka membentuk kesan dan pengiringan opini publik, sehingga menjatuhkan pilihannya pada kandidat tersebut di bilik suara," kata dia. (Ant)

Tag: Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada)

Penulis: ***

Editor: Vicky Fadil

Foto: Tri Yari Kurniawan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5266.938 -3.073 541
2 Agriculture 1885.940 12.223 21
3 Mining 1396.131 1.193 43
4 Basic Industry and Chemicals 534.340 -1.838 66
5 Miscellanous Industry 1334.917 11.556 42
6 Consumer Goods 2335.552 -13.929 39
7 Cons., Property & Real Estate 518.602 0.971 63
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1053.013 5.208 56
9 Finance 801.764 0.204 89
10 Trade & Service 847.173 -4.711 122
No Code Prev Close Change %
1 BINA 338 422 84 24.85
2 OASA 292 364 72 24.66
3 HOTL 149 180 31 20.81
4 BIPI 115 137 22 19.13
5 SMDM 81 95 14 17.28
6 SSIA 525 605 80 15.24
7 IBST 1,850 2,100 250 13.51
8 BOLT 855 970 115 13.45
9 MYTX 62 70 8 12.90
10 NRCA 386 434 48 12.44
No Code Prev Close Change %
1 PLAS 320 248 -72 -22.50
2 TALF 420 360 -60 -14.29
3 CENT 161 142 -19 -11.80
4 BNLI 745 670 -75 -10.07
5 JAWA 173 157 -16 -9.25
6 MCOR 212 193 -19 -8.96
7 AMRT 615 560 -55 -8.94
8 LMPI 162 148 -14 -8.64
9 INAF 4,100 3,750 -350 -8.54
10 SMBR 2,180 1,995 -185 -8.49
No Code Prev Close Change %
1 BIPI 115 137 22 19.13
2 BUMI 410 420 10 2.44
3 DSFI 164 175 11 6.71
4 MCOR 212 193 -19 -8.96
5 WSBP 585 590 5 0.85
6 LEAD 128 133 5 3.91
7 INCO 2,510 2,490 -20 -0.80
8 BRMS 77 80 3 3.90
9 SSIA 525 605 80 15.24
10 AGII 910 915 5 0.55