Portal Berita Ekonomi Selasa, 24 Januari 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • Split - Pekan ini Film Split berhasil merajai Box Office dengan penghasilan US$ 40 Juta
  • Melbourne - Rafael Nadal melaju ke semifinal Australia Open usai menang atas Monfils 6-3, 6-3, 4-6, 6-4,
  • Rod Laver Arena - Milos Raonic meraih tiket semifinal Australia Open usai mengalahkan Roberto Bautista Agut empat set 7-6 (6), 3-6, 6-4, 6-1.
  • Riau - Satu unit rulo alami kebakaran di Riau.

Fluktuasi Harga Pangan Makin Parah di Medan

Foto Berita Fluktuasi Harga Pangan Makin Parah di Medan
Warta Ekonomi.co.id, Medan -
Saat ini harga cabai baik itu cabai merah dan cabai rawit dijual dalam rentang harga 48 ribu hingga 54 ribu per Kg. Pantauan di beberapa pasar di Medan untuk cabai rawit sudah mengalami penurunan dari sebelumnya yang sempat menyentuh harga 100 ribu per Kg menjadi 54 ribuan per Kg saat ini. Meski demikian, harga kebutuhan pokok masyarakat tersebut masih bertahan mahal.
 
Sayangnya, setelah cabai alami penurunan, harga tomat yang sebelumnya dijual di harga 8000 per kg. Saat ini harga meroket menjadi 17 ribu per Kg, naik 200% lebih. Kenaikan harga pangan holtikultura ini tentunya akan memicu terjadinya inflasi. Dan pastinya akan menekan daya beli masyarakat di Medan. 
 
Pengamat ekonomi Sumut, Gunawan Benjamin mengatakan, terjadinya fluktuasi harga pangan di Medan semakin hari semakin parah, sebab kenaikan harga holtikultura tersebut diyakini akan timbul inflasi pada bulan ini.
 
"Kenaikan ini masih belum sepenuhnya bisa dikendalikan dalam jangka pendek. Sisi pasokan masih menjadi pemicu terjadinya lonjakan harga akhir-akhir ini. Sejumlah pedagang juga mengeluhkan mahalnya harga kebutuhan masyarakat, karena membuat dagangan mereka menjadi kurang laku untuk dijual,"katanya Rabu (11/1/2017).
 
Artinya tidak ada yang diuntungkan dengan kenaikan harga tersebut. Baik pedagang dan konsumen kedua-duanya dirugikan. Petani memang berpeluang untuk menikmati keuntungan yang lumayan. Hanya saja jika produksinya turun, kenaikan harga ini tentunya hanya mengkompensai penurunan produktifitas tersebut.
 
"Ditengah lonjakan harga kebutuhan masyarakat lainnya, termasuk penyesuaian tariff atau harga yang dilakukan oleh pemerintah. Kenaikan harga bahan pokok ini tentunya membutuhkan upaya yang ekstra agar bisa dinormalisasi. Tentunya ini bukanlah pekerjaan yang mudah,",ujarnya 
 
 
Awal tahun 2017 masyarakat dihadapkan pada tren kenaikan harga yang belum surut. Hal ini berpeluang memicu kekuatiran masyarakat bahwa harga yang berlaku tersebut justru tidak mampu “dijinakkan” dalam waktu dekat. Dikarenakan natal dan tahun baru telah lewat.
 
" Selain itu, disejumlah wilayah lainnya juga tengah berhadapan dengan tekanan harga barang yang komoditasnya itu tidak jauh berbeda dengan komoditas yang bertahan mahal di wilayah Sumut,"pungkasnya.

Tag: Medan, Pangan, Cabai

Penulis: Khairunnisak Lubis

Editor: Vicky Fadil

Foto: WE

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5250.968 -3.343 539
2 Agriculture 1896.077 1.496 21
3 Mining 1384.941 3.035 43
4 Basic Industry and Chemicals 532.183 -2.193 66
5 Miscellanous Industry 1332.032 2.763 42
6 Consumer Goods 2343.505 10.738 39
7 Cons., Property & Real Estate 516.292 -5.304 61
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1028.087 -1.536 56
9 Finance 799.166 -1.216 89
10 Trade & Service 855.133 -2.594 122
No Code Prev Close Change %
1 WICO 62 83 21 33.87
2 HOTL 145 180 35 24.14
3 HDFA 210 260 50 23.81
4 WAPO 57 70 13 22.81
5 UNIC 2,230 2,690 460 20.63
6 DNAR 256 296 40 15.62
7 LMAS 66 76 10 15.15
8 DGIK 76 87 11 14.47
9 TBMS 680 745 65 9.56
10 KDSI 330 358 28 8.48
No Code Prev Close Change %
1 INAF 3,400 2,550 -850 -25.00
2 IKBI 344 262 -82 -23.84
3 MLIA 555 424 -131 -23.60
4 DPNS 396 314 -82 -20.71
5 BINA 456 384 -72 -15.79
6 PLAS 206 180 -26 -12.62
7 BCIP 176 157 -19 -10.80
8 NAGA 218 196 -22 -10.09
9 MGNA 110 100 -10 -9.09
10 PTSN 76 70 -6 -7.89
No Code Prev Close Change %
1 ENRG 50 54 4 8.00
2 BRMS 89 90 1 1.12
3 BUMI 416 446 30 7.21
4 DYAN 66 69 3 4.55
5 DEWA 72 71 -1 -1.39
6 DGIK 76 87 11 14.47
7 TLKM 3,830 3,840 10 0.26
8 BWPT 304 326 22 7.24
9 PBRX 442 444 2 0.45
10 LMAS 66 76 10 15.15