Portal Berita Ekonomi Jum'at, 20 Januari 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • Obligasi - Reliance Capital Management optimistis rating surat utang WOM Finance tidak akan turun setelah akuisisi rampung.
  • Gambia - Gambia melakukan pelantikan presiden baru, Adama Barrow, di Senegal.
  • NISP - PT Bank OCBC NISP Tbk. mengincar nasabah super kaya  di bisnis kartu kreditnya tahun ini.
  • NISP - PT Bank OCBC NISP Tbk. meluncurkan OCBC NISP Voyage, kartu kredit yang terbuat dari logam.

KAI Berangkatkan 574.838 Orang saat Liburan

Foto Berita KAI Berangkatkan 574.838 Orang saat Liburan
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

PT Kereta Api Indonesia (Persero) berhasil memberangkatkan 574.838 penumpang dalam masa angkutan natal 2016 dan tahun baru 2017 yang dimulai tanggal 23 Desember 2016 hingga 8 Januari 2017 lalu.

Senior Manager Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Sapto Hartoyo mengatakan jumlah tersebut mengalami peningkatan sebesar 18% jika dibandingkan tahun lalu yang hanya sebesar 488.602 penumpang.

"Secara umum, pelaksanaan angkutan natal dan tahun baru kali ini berjalan dengan aman, lancar, dan terkendali. Tidak ada gangguan ataupun kecelakaan dalam perjalanan kereta api pada masa angkutan natal dan tahun baru," kata Saptro di Jakarta, Rabu (11/1/2017).

Ia menjelaskan bahwa dari jumlah penumpang yang diangkut tersebut sebanyak 344.131 penumpang atau 60% diberangkatkan dari stasiun Pasar Senen, 205.522 penumpang atau 35% dari stasiun Gambir, dan sisanya dari stasiun keberangkatan lain.

Dari sisi kinerja operasi, rata-rata kelambatan keberangkatan KA pada tahun ini adalah satu menit, lebih baik daripada tahun lalu yang mencapai rata-rata dua menit. Rata-rata keterlambatan kedatangan KA yakni 26 menit, menurun dari tahun lalu yaitu 22 menit. Selain itu, dari sisi prosentase ketepatan keberangkatan KA mencapai 95 persen pada masa angkutan Nataru 2016/2017 ini.

"Sementara untuk prosentase ketepatan kedatangan KA tahun ini hanya sebesar 14 persen," jelas Sapto.

Pada masa angkutan natal dan tahun baru  2016/2017 ini, PT KAI Daop 1 Jakarta total menyiapkan 77 kereta api (KA) terdiri dari 52 KA reguler, delapan KA fakultatif, serta 17 KA tambahan, meningkat 17 persen dibandingkan jumlah KA tahun lalu yang hanya 66 KA.

Dari 17 kereta api tambahan yang disiapkan tersebut, tujuh KA di antaranya melayani rute Jakarta-Bandung dan mulai dioperasikan secara bertahap sejak 24 Desember 2016.

Banyaknya KA yang melayani rute tersebut juga dipengaruhi dampak dari bergesernya pilar jembatan Cisomang yang menghubungkan kota Jakarta dengan Bekasi sehingga tonase kendaraan yang diperbolehkan melalui jembatan tersebutpun dibatasi.

Pembatasan tersebut mengakibatkan tersendatnya arus kendaraan yang melalui jembatan tersebut sehingga masyarakat yang hendak bepergian dari Jakarta menuju Bandung ataupun sebaliknya beralih menggunakan moda transportasi KA. Terbukti dari volume penumpang KA jurusan Jakarta-Bandung yang semula hanya 55.696 penumpang di bulan November, naik menjadi 98.760 penumpang di bulan Desember.

Tag: PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI)

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Cahyo Prayogo

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5298.948 4.164 539
2 Agriculture 1918.809 -0.646 21
3 Mining 1397.304 -5.931 43
4 Basic Industry and Chemicals 537.652 1.169 66
5 Miscellanous Industry 1351.421 3.608 42
6 Consumer Goods 2345.216 -7.413 39
7 Cons., Property & Real Estate 523.147 1.423 61
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1056.979 1.438 56
9 Finance 806.126 -0.007 89
10 Trade & Service 854.274 7.991 122
No Code Prev Close Change %
1 LMAS 50 67 17 34.00
2 WICO 50 67 17 34.00
3 WAPO 53 67 14 26.42
4 UNIC 2,190 2,720 530 24.20
5 POLY 61 75 14 22.95
6 ARII 366 430 64 17.49
7 PGLI 55 61 6 10.91
8 GZCO 103 113 10 9.71
9 LPIN 5,500 6,000 500 9.09
10 ASRI 380 412 32 8.42
No Code Prev Close Change %
1 PLIN 4,850 3,640 -1,210 -24.95
2 MGNA 139 121 -18 -12.95
3 BCIP 210 183 -27 -12.86
4 OASA 454 410 -44 -9.69
5 YULE 77 71 -6 -7.79
6 BINA 466 430 -36 -7.73
7 MITI 68 63 -5 -7.35
8 MCOR 210 198 -12 -5.71
9 JKON 620 590 -30 -4.84
10 MASA 268 256 -12 -4.48
No Code Prev Close Change %
1 GZCO 103 113 10 9.71
2 ISSP 232 232 0 0.00
3 BIPI 136 141 5 3.68
4 BWPT 320 312 -8 -2.50
5 BUMI 426 420 -6 -1.41
6 SRIL 256 252 -4 -1.56
7 ASRI 380 412 32 8.42
8 BABP 76 79 3 3.95
9 PBRX 432 440 8 1.85
10 LMAS 50 67 17 34.00