Portal Berita Ekonomi Jum'at, 24 Maret 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 06:51 WIB. New York -  Tech-rich Nasdaq Composite Index dipped 3.95 points (0.07 per cent) to 5,817.69 on Thursday (23/3).
  • 06:50 WIB. New York - The broad-based S&P 500 dropped 2.49 points (0.11 per cent) at 2,345.96 on Thursday (23/3).
  • 06:49 WIB. New York - Dow Jones Industrial Average ending the trading day 4.72 points (0.02 per cent) lower at 20,656.58 on Thursday (23/3).
  • 06:45 WIB. Bursa - Bahana Securities memprediksi IHSG pada perdagangan hari ini, Jumat (10/3/2017) bergerak di kisaran 5.550-5.600
  • 06:25 WIB. Bursa - Reliance Securities memprediksi IHSG pada perdagangan Jumat (24/3/2017) bergerak pada rentang 5.523-5.576.
  • 05:59 WIB. JPFA -  Japfa Comfeed Indonesia Tbk. bakal menerbitkan surat utang global senilai US$150 juta di Bursa Efek Singapura.
  • 05:54 WIB. Youtube - Johnson & Johnson dan JPMorgan Chase & Co menangguhkan semua iklan di YouTube, atas kekhawatiran iklan yang muncul menyiarkan video ofensif.
  • 05:44 WIB. World Cup AFC Qualification (24/3) - U.A.E. 0 - 2 Japan
  • 05:43 WIB. World Cup AFC Qualification (24/3) - Iraq 1 - 1 Australia
  • 05:43 WIB. World Cup AFC Qualification (24/3) - Qatar 0 - 1 Iran
  • 05:42 WIB. World Cup AFC Qualification (24/3) - China 1 - 0 South Korea
  • 05:39 WIB. World Cup CONMEBOL Qualification (24/3) - Colombia 1 - 0 Bolivia
  • 05:37 WIB. Pantai Gading - Pelatih baru Pantai Gading, Marc Wilmots berencana membujuk kembali Yaya Toure yang sudah pensiun dari timnas.
  • 05:35 WIB. Barcelona - UEFA memberikan denda kepada Barcelona akibat supporter masuk ke lapangan ketika menghadapi PSG.
  • 21:38 WIB. LPKR - Lippo Karawaci Tbk. akan membagikan dividen tahunan untuk tahun buku 2016 kepada pemegang saham senilai Rp44,2 miliar.
  • 21:33 WIB. Pertamina - Juru bicara Pertamina Wianda Pusponegoro dicopot dari jabatannya.
  • 17:21 WIB. Kurs Rupiah - Sore ini (23/3) Rupiah ditutup menguat 3.00 poin (0.02%) ke Rp 13,325.00 per dolar AS dibanding pada pembukaan di Rp 13,328.00. (Data Bloomberg).
  • 17:18 WIB. Kurs Rupiah - Sore ini  (23/3) Rupiah ditutup menguat 14.71 poin (0.10%) ke 14,363.52 per Euro dibanding pada pembukaan pagi tadi di 14,378.23. (Data Bloomberg).
  • 10:23 WIB. Kurs Rupiah - Hari Ini (23/3) kurs rupiah referensi Bank Indonesia Rp 13,332.00 per dolar AS.
  • 10:22 WIB. Harga Emas - Harga buyback emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini (23/3) Rp 527.000 per gram.

Hadapi WNA Ilegal, Kemenkop Gencarkan Pelatihan Kewirausahaan

Foto Berita Hadapi WNA Ilegal, Kemenkop Gencarkan Pelatihan Kewirausahaan
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) siap menggencarkan pelatihan kewirausahaan di daerah-daerah yang marak oleh kehadiran warga negara asing (ilegal). Salah satu daerah yang menjadi sasaran Kemenkop UKM adalah Sulawesi Tenggara (Sultra).

Deputi Bidang Pengembangan SDM Kemenkop UKM Prakoso Budi Susetyo mengakui kehadiran WNA ilegal yang membangun usaha di daerah di Indonesia mengancam eksistensi pelaku usaha tanah air. Ia menambahkan semangat berwirausaha masyarakat perlu didorong dalam menghadapi kehadiran WNA ilegal.

"Kita akui gairah berwirausaha masyarakat di Indonesia masih kurang. Khusus di Sultra, saya pasti datang. Tapi, mereka juga harus punya semangat untuk belajar dan berwirausaha karena kalau tidak maka pelatihan akan sia-sia," katanya di Jakarta, Rabu (11/1/2017).

Prakoso menjelaskan bahwa pada tahun 2017 pihaknya akan fokus meningkatkan kapasitas koperasi dan UKM di wilayah timur Indonesia. Ia menambahkan Kemenkop UKM juga akan mengakomodir pelatihan di daerah perbatasan, tertinggal, dan pasca-bencana.

"Pendampingan bagi peserta diklat KUMKM berjumlah 1.500 orang tersebar di 34 provinsi," imbuhnya.

Ia mengatakan Kemenkop UKM akan menjajaki kerja sama dengan BUMN/BUMS besar di Indonesia dalam melakukan pelatihan kewirausahaan. Disampaikan, saat ini pihaknya tengah melakukan korespondensi dengan beberapa perusahaan seperti BRI, Bank Mandiri, dan BCA.

"Saya ingin mengajak BUMN/BUMS sama-sama meluncurkan program kewirausahaan. Kita tidak minta uang kepada mereka, kita cuma ingin bareng-bareng menggelar kegiatan kewirausahaan. Kami punya anggaran dan kalau mereka kurang maka kami bisa tambahi. Jadi, kalau kami bisa latih 10 orang dan 10 perusahaan masing-masing bisa latih 10 orang maka akan ada 100 lebih wirausahawan," tegasnya.

Disampaikan, sinergi antara pemerintah dan korporasi dalam menggelar pelatihan kewirausahaan sangat penting untuk mencetak wirausahawan unggul.

"Kita cuma ingin sama-sama, cuma ingin melakukan sinergi," tegasnya.

Sebelumnya, Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kemenperin I Gusti Putu Suryawirawan memastikan pihaknya serius menghadapi permasalahan TKA ilegal yang ada di Sultra.

"Besok (Rabu) kami akan lakukan FGD dengan isu utama adalah TKA yang selama ini dinilai menyalahi aturan atau tidak. Kemudian akan didiskusikan bersama kepala daerah di Sultra dan Sulteng," kata Suryawirawan.

Ia mengaku bahwa dari sejak awal mengikuti proyek smelter yang ada di Indonesia ternyata ada tiga kekurangan daerah atau lokal dibanding dengan tenaga kerja asing.  Ia juga mengingatkan bahwa TKA tersebut tidak menjadi buruh kasar, tetapi bekerja sesuai keahliannya seperti pemasangan tungku pemurnian yang hanya bisa dilakukan oleh mereka.

"Kita tidak memiliki teknologinya, industri pendukung, dan sumber daya manusia untuk membangun smelter tersebut. Karena itu, jangan salah artikan keberadaan TKA karena mereka tidak selamanya tinggal di sini. Hanya berada ketika ada pekerjaan yang sesuai dengan keahliannya, setelah itu pulang ke negaranya dan akan digantikan dengan orang lain dengan kapasitas keahlian berbeda," pungkasnya.

Tag: Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop-UKM), Prakoso Budi Susetyo, Tenaga Kerja Asing Ilegal

Penulis/Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Cahyo Prayogo

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5563.759 29.666 540
2 Agriculture 1839.056 10.393 21
3 Mining 1482.801 22.191 43
4 Basic Industry and Chemicals 578.487 -0.405 66
5 Miscellanous Industry 1431.597 8.531 42
6 Consumer Goods 2408.932 0.226 39
7 Cons., Property & Real Estate 504.391 1.873 61
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1097.408 5.854 57
9 Finance 881.236 9.299 89
10 Trade & Service 906.095 2.935 122
No Code Prev Close Change %
1 STAR 75 101 26 34.67
2 SAFE 155 208 53 34.19
3 ASBI 300 350 50 16.67
4 IKBI 380 442 62 16.32
5 HOTL 138 158 20 14.49
6 GOLL 113 129 16 14.16
7 SMRU 348 396 48 13.79
8 GEMS 2,650 2,990 340 12.83
9 MAYA 2,700 3,000 300 11.11
10 TALF 318 350 32 10.06
No Code Prev Close Change %
1 GMTD 6,425 5,700 -725 -11.28
2 MLPT 1,540 1,390 -150 -9.74
3 BSSR 2,090 1,900 -190 -9.09
4 PUDP 540 500 -40 -7.41
5 KOBX 110 104 -6 -5.45
6 RODA 220 208 -12 -5.45
7 AKPI 920 870 -50 -5.43
8 VINS 88 84 -4 -4.55
9 MDRN 75 72 -3 -4.00
10 KARW 204 196 -8 -3.92
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 308 314 6 1.95
2 PKPK 90 92 2 2.22
3 BBNI 6,600 6,900 300 4.55
4 MCOR 292 310 18 6.16
5 PGAS 2,460 2,490 30 1.22
6 BUMI 362 368 6 1.66
7 BBRI 13,200 13,150 -50 -0.38
8 KREN 404 402 -2 -0.50
9 STAR 75 101 26 34.67
10 TLKM 4,070 4,090 20 0.49