Portal Berita Ekonomi Sabtu, 25 Februari 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • Perikanan - Menteri Susi Pudjiastuti berkomitmen menangani dampak sampah plastik di wilayah pesisir dan laut.
  • Cabai - Wagub Jatim Saifullah katakan cabai merah kering impor asal Tiongkok dan India tidak berbahaya.
  • Freeport - Menteri Luhut Katakan Presiden Jokowi telah menyiapkan opsi penyelesaian kisruh perubahan status kontrak Freeport.
  • Pacuan Kuda - Ahok menargetkan pembangunan arena pacuan kuda di Pulomas, Jakarta Timur, rampung pada November 2017.
  • La Liga (25/2) - Palmas 0 - 1 Real Sociedad
  • Bundesliga Jerman (25/2) - Wolfsburg 1 - 2 Werder Bremen
  • Ligue 1 Perancis (25/2) - Nice 2 - 1 Montpellier
  • Eredivisie Belanda (25/2) - ADO Den Haag 1 - 1 FC Twente
  • Scotland Premiership (25/2) - Inverness CT 2 - 1 Rangers
  • Malaysia - Malaysia berikan akses KBRI untuk menemui tersangka pembunuhan Kim Jong-Nam, Siti Aisyah

Sainsbury's Laporkan Rekor Penjualan Periode Natal

Foto Berita Sainsbury's Laporkan Rekor Penjualan Periode Natal
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Jaringan supermarket Inggris, Sainsbury's, melaporkan rekor penjualan selama periode Natal mencapai lebih dari  £ 1 miliar.  Raksasa supermarket tersebut mengatakan penjualan like-for-like naik 0,1 persen dalam 15 minggu yang berakhir hingga 7 Januari.  
 
Pencapaian ini mengalahkan prediksi analis yang sebelumnya memperkirakan penurunan penjualan sebesar 0,8 persen. Hal tersebut mendorong saham Sainsbury's melonjak hampir 5 persen pada awal perdagangan.
 
Kendati demikian, CEO Mike Coupe mengatakan "pasar masih sangat kompetitif dan dampak devaluasi poundsterling masih belum jelas", demikian seperti dikutip dari laman BBC di Jakarta, Rabu (11/1/2017).
 
Pound telah jatuh terhadap dolar dan euro sejak referendum Uni Eropa dan telah ada peringatan bahwa hal tersebut akan mengakibatkan harga yang lebih tinggi tahun ini karena biaya impor yang meningkat.
Sainsbury's mengatakan pencapaian selama periode Natal "sangat menggembirakan" dan merupakan "periode perdagangan yang paling sukses dan meriah" di sebuah pasar yang kompetitif.
 
Argos, jaringan toko perlengkapan rumah tangga yang dibeli Sainsbury's tahun lalu, memiliki penjualan yang kuat selama periode Natal dan Black Friday. Perusahaan melaporkan kenaikan penjualan like-for-like sebesar 4 persen pada kuartal ketiga. Sainsbury telah meluncurkan outlet Argos di supermarket-nya.
 
Coupe mengatakan konsesi Argos telah berkinerja baik, dimana pelanggan merasakan kemudahan berbelanja di Sainsbury's dan Argos di bawah satu atap. Jaringan supermarket tersebut mengatakan bisnis pakaian dan barang-barang umum memiliki kinerja yang kuat di sepanjang kuartal, dengan kenaikan masing-masing 10 persen dan 3 persen.
 
Selain itu, kinerja toko online dan toko convenience juga kuat, dengan penjualan lebih dari 9 persen dan 6 persen. Penjualan online berkontribusi sebesar 18 persen dari total penjualan grup di kuartal ini.
 
Sementara itu pesaingnya, toko diskon Lidl, melaporkan peningkatan 10 persen dalam penjualan selama periode Natal. Sedangkan Morrisons melaporkan penjualan terkuat selama periode Natal sejak tujuh tahun terakhir pada Selasa.

Tag: Sainsbury's, internasional

Penulis: Gregor Samsa

Editor: Sucipto

Foto: Marketingweek.com

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5385.906 13.158 539
2 Agriculture 1841.223 10.982 21
3 Mining 1419.623 -11.021 43
4 Basic Industry and Chemicals 565.553 5.187 66
5 Miscellanous Industry 1365.621 14.073 42
6 Consumer Goods 2374.993 14.543 39
7 Cons., Property & Real Estate 517.048 -2.460 61
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1062.681 -2.767 56
9 Finance 829.581 -0.573 89
10 Trade & Service 871.468 6.466 122
No Code Prev Close Change %
1 VRNA 95 117 22 23.16
2 DGIK 129 153 24 18.60
3 JAWA 133 149 16 12.03
4 MGNA 102 114 12 11.76
5 IKBI 350 386 36 10.29
6 ARII 338 370 32 9.47
7 KRAH 2,680 2,900 220 8.21
8 KBLI 318 344 26 8.18
9 SRIL 280 302 22 7.86
10 ASJT 580 625 45 7.76
No Code Prev Close Change %
1 TRAM 190 125 -65 -34.21
2 ICON 494 376 -118 -23.89
3 KOIN 320 250 -70 -21.88
4 CMPP 113 100 -13 -11.50
5 BIPP 97 89 -8 -8.25
6 BUMI 360 332 -28 -7.78
7 FREN 54 50 -4 -7.41
8 MAMI 73 68 -5 -6.85
9 CTBN 5,200 4,850 -350 -6.73
10 BCIP 182 170 -12 -6.59
No Code Prev Close Change %
1 TRAM 190 125 -65 -34.21
2 BUMI 360 332 -28 -7.78
3 BABP 67 67 0 0.00
4 DGIK 129 153 24 18.60
5 ELTY 52 50 -2 -3.85
6 BRPT 2,310 2,250 -60 -2.60
7 MCOR 328 336 8 2.44
8 SRIL 280 302 22 7.86
9 SMDM 87 84 -3 -3.45
10 AGRO 975 980 5 0.51