Portal Berita Ekonomi Kamis, 23 Maret 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 08:51 WIB. Politik - Golkar tetap solid dukung kepemimpinan Setya Novanto.
  • 08:50 WIB. BMKG - Waspadai hujan petir di wilayah Jaksel, Depok, Bogor, Tangerang dan Bekasi antara siang hingga malam hari.
  • 08:47 WIB. Permenhub - Pengemudi angkutan dan ojek online di Kota Bogor, dikabarkan akan melakukan aksi mogok, Kamis (23/3).
  • 08:03 WIB. KAI - KAI Daop VI Yogyakarta akan memberlakukan aturan khusus untuk penumpang hamil.
  • 08:02 WIB. OJK - OJK mengatakan BPR milik Pemkab Mukomuko akan beroperasi pada 2017.
  • 08:00 WIB. Turki - Turki mengirim surat ke AS untuk menuntut penghapusan Turki dari daftar negara terlarang bawa alat elektronik di pesawat.
  • 07:58 WIB. Suriah - Militer Suriah menewaskan lebih dari 150 gerilyawan selama tiga hari bentrokan militer di Damaskus.
  • 06:02 WIB. New York - China's ZTE Corp pleads guilty in US court in sanctions case by  illegally shipping U.S. goods and technology to Iran.
  • 06:00 WIB. Google Ads - U.S. wireless carriers Verizon Communications Inc and AT&T Inc said on Wednesday they have suspended digital advertising on Google's YouTube.
  • 05:58 WIB. International Friendly (23/3) - Cyprus 3 - 1 Kazakhstan
  • 05:58 WIB. International Friendly (23/3) - Scotland 1 - 1 Canada
  • 05:58 WIB. International Friendly (23/3) - Czech Republic 3 - 0 Lithuania
  • 05:58 WIB. International Friendly (22/3) - Philippines 0 - 0 Malaysia
  • 05:57 WIB. New York -  The tech-rich Nasdaq Composite Index gained 27.82 points (0.48 per cent to 5,821.64 on Wed (22/3).
  • 05:56 WIB. International Friendly (23/3) - Germany 1 - 0 England.
  • 05:56 WIB. New York -  broad-based S&P 500 added 4.43 points (0.19 per cent) to end at 2,348.45 on Wed (22/3).
  • 05:55 WIB. New York - The Dow Jones Industrial Average dipped 6.71 points (0.03 per cent) to close the day at 20,661.30. on Wed (22/3).
  • 17:07 WIB. Kurs Rupiah - Sore ini  (22/3) Rupiah ditutup menguat 15.51 poin (0.11%) ke 14,380.49 per Euro dibanding pada pembukaan pagi tadi di 14,396.00. (Data Bloomberg).
  • 17:06 WIB. Kurs Rupiah - Sore ini (22/3) Rupiah ditutup menetap di Rp 13,329.00 per dolar AS (Data Bloomberg).
  • 10:10 WIB. Kurs Rupiah - Hari Ini (22/3) kurs rupiah referensi Bank Indonesia Rp 13,335.00 per dolar AS.
  • 10:08 WIB. Harga Emas - Harga buyback emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini (22/3) Rp 526.000 per gram.

Kemenperin Pacu Kawasan Industri di Luar Jawa Berbasis Smelter

Foto Berita Kemenperin Pacu Kawasan Industri di Luar Jawa Berbasis Smelter
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Kementerian Perindustrian memacu percepatan pembangunan Kawasan Industri Konawe di Sulawesi Tenggara dan Kawasan Industri Morowali di Sulawesi Tengah yang merupakan salah satu prioritas dalam program pengembangan basis industri pengolahan logam atau smelter.

"Kami terus memacu pembangunan kawasan industri di luar Pulau Jawa, termasuk di Morowali, sebagai wujud implementasi arahan Bapak Presiden Joko Widodo," kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto melalui keterangan tertulis diterima di Jakarta, Rabu (11/1/2017).

Airlangga menyampaikan hal itu ketika kunjungan kerja meninjau Kawasan Industri Morowali di Sulawesi Tengah. Kawasan industri terpadu dengan lahan seluas 2.000 hektare tersebut akan menarik investasi sebesar Rp78 triliun dan menciptakan tenaga kerja langsung sebanyak 20 ribu orang, dan tidak langsung mencapai 80 ribu orang.

Menurut Airlangga, Kemenperin memfasilitasi pengembangan 14 kawasan industri di luar Pulau Jawa dalam upaya mengakselerasi cita-cita pemerintah untuk pemerataan industri dan melakukan pembangunan yang Indonesia sentris. "Keberadaan industri-industri di kawasan ini akan memberikan multiplier effect bagi perekonomian daerah dan nasional sehingga mampu menyejahterakan masyarakat," tuturnya.

Airlangga menambahkan, Kawasan Industri Morowali turut mendorong langkah pemerintah dalam program hilirisasi yang bertujuan meningkatkan nilai tambah bahan baku mineral di dalam negeri. "Oleh karena itu, di kawasan ini difokuskan pada pembangunan industri pengolahan dan pemurnian mineral logam atau smelter dengan bahan dasar nikel," jelasnya.

Sejauh ini, perkembangan pembangunan industri smelter nikel dan fasilitas pendukung lainnya di Kawasan Industri Morowali, antara lain telah beroperasinya industri smelter feronikel PT Sulawesi Mining Investment yang berkapasitas 300 ribu ton per tahun sejak Januari 2015. "Pabrik ini didukung oleh satu unit PLTU dengan kapasitas 2x65 MW. Pada tahun 2015, perusahaan telah menghasilkan nickel pig iron (NPI) sebanyak 215.784,11 ton per tahun," ujar Airlangga.

Selanjutnya, sejak Januari 2016, telah beroperasi industri smelter feronikel PT Indonesia Guang Ching Nickel and Stainless Steel Industry dengan kapasitas 600 ribu ton per tahun dan didukung oleh satu unit PLTU berkapasitas 2x150 MW. Pada awal 2016, perusahaan mencatatkan produksi sebanyak 193.806 ton.

"Sebagai tahap lanjutan dari PT Indonesia Guang Ching Nickel and Stainless Steel Industry, saat ini juga telah dilakukan commissioning test pabrik stainless steel dengan kapasitas 1 juta ton per tahun," ungkapnya Selain itu, terdapat pula industri smelter feronikel PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel dengan target kapasitas 600.000 ton per tahun dan stainless steel sebanyak 1 juta ton per tahun yang tahap pembangunannya saat ini mencapai 60 persen.

"PT Indonesia Ruipu Nickel and Chrome yang merupakan smelter Chrome juga masih dalam tahap pembangunan dengan progres 60 persen dan diharapkan pada awal tahun 2018 pabrik ini dapat mulai berproduksi," ujarnya.

Industri smelter lainnya, yakni PT Broly Nickel Industry Pabrik Hidrometalurgi dengan kapasitas 2.000 ton per tahun, yang akan dikembangkan menjadi 8 ribu ton per tahun nikel murni sedang dalam uji coba produksi. (Ant)

Tag: kawasan industri

Penulis: ***

Editor: Sucipto

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5534.093 -9.000 540
2 Agriculture 1828.663 -12.992 21
3 Mining 1460.610 -3.491 43
4 Basic Industry and Chemicals 578.892 1.444 66
5 Miscellanous Industry 1423.066 -6.070 42
6 Consumer Goods 2408.706 -23.310 39
7 Cons., Property & Real Estate 502.518 0.913 61
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1091.554 -4.042 57
9 Finance 871.937 2.378 89
10 Trade & Service 903.160 4.252 122
No Code Prev Close Change %
1 VICO 89 120 31 34.83
2 STAR 56 75 19 33.93
3 EPMT 2,250 2,810 560 24.89
4 BRAM 8,800 10,550 1,750 19.89
5 TPMA 250 294 44 17.60
6 CANI 442 515 73 16.52
7 NELY 81 94 13 16.05
8 AIMS 127 146 19 14.96
9 KBLM 450 515 65 14.44
10 CKRA 58 66 8 13.79
No Code Prev Close Change %
1 TALF 420 318 -102 -24.29
2 FORU 218 200 -18 -8.26
3 MDIA 2,050 1,900 -150 -7.32
4 SDMU 386 358 -28 -7.25
5 BSIM 860 800 -60 -6.98
6 MLPT 1,650 1,540 -110 -6.67
7 JKSW 75 70 -5 -6.67
8 VOKS 1,500 1,400 -100 -6.67
9 PGLI 64 60 -4 -6.25
10 TIRT 224 210 -14 -6.25
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 294 308 14 4.76
2 MYRX 123 121 -2 -1.63
3 BUMI 366 362 -4 -1.09
4 BBTN 2,250 2,240 -10 -0.44
5 RIMO 101 101 0 0.00
6 BMTR 505 510 5 0.99
7 BAPA 103 105 2 1.94
8 TLKM 4,090 4,070 -20 -0.49
9 KREN 406 404 -2 -0.49
10 PBRX 505 525 20 3.96