Portal Berita Ekonomi Selasa, 24 Januari 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • Split - Pekan ini Film Split berhasil merajai Box Office dengan penghasilan US$ 40 Juta
  • Melbourne - Rafael Nadal melaju ke semifinal Australia Open usai menang atas Monfils 6-3, 6-3, 4-6, 6-4,
  • Rod Laver Arena - Milos Raonic meraih tiket semifinal Australia Open usai mengalahkan Roberto Bautista Agut empat set 7-6 (6), 3-6, 6-4, 6-1.
  • Riau - Satu unit rulo alami kebakaran di Riau.

Ahok Nilai Konsep Tata Ruang Jakarta Masih Terdapat Kelemahan

Foto Berita Ahok Nilai Konsep Tata Ruang Jakarta Masih Terdapat Kelemahan
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan memperbaiki konsep tata ruang Jakarta yang dinilainya masih terdapat kelemahan. "Seharusnya orang kan tinggal di satu lokasi yang sama. Masa ada peraturan tidak boleh membuat klinik di dalam gang, kan ini tidak benar," kata Ahok usai menerima aspirasi warga di posko pemenangan, Rumah Lembang, Jakarta, Rabu (11/1/2017).

Ahok menginginkan semua kebutuhan dapat diperoleh dari tempat terdekat sehingga warga tidak perlu bepergian jauh menggunakan kendaraan dan menyebabkan kemacetan. Mantan Bupati Belitung Timur itu juga bersyukur atas kerja Pemprov DKI selama dua tahun terakhir karena ibu kota relatif terbebas dari banjir. Menurut dia, tata ruang merupakan persoalan mendasar yang harus diselesaikan dan disempurnakan sampai 2019.

Oleh karena itu, ia meminta kepada warga Jakarta untuk memperpanjang kontraknya menjadi gubernur bersama pasangan Cawagubnya Djarot Saiful Hidayat pada Pilkada 2017. "Tolong perpanjang kontrak kami lima tahun lagi untuk menyelesaikan berbagai program yang sedang berjalan, dan kami akan menambah di berbagai sektor untuk pembangunan sumber daya manusia Jakarta," kata Ahok.

Ia menegaskan semua visi, misi dan program 2012-2017 bersama Joko Widodo sudah diselesaikan sesuai janji kampanyenya, dan akan diselesaikan serta ditingkatkan untuk Jakarta baru lebih baik di periode 2017-2022. Menurut Ahok, lima tahun lalu ia bersama Joko Widodo membuat visi menjadikan Jakarta sebagai Jakarta Baru, Kota Modern yang tertata rapi dan manusiawi dengan kepemimpinan pemerintahan yang bersih dan melayani.

Misi pertama menjadikan Jakarta sebagai kota modern yang tertata rapi serta konsisten dengan membuat rencana tata ruang wilayah banyak diprotes akibat adanya oknum pegawai Pemda yang bertindak sewenang-wenang. "Sebelum ada Perda (Peraturan Daerah), Gubernur dengan semaunya menentukan satu waktu wilayah itu (zona) merah, kuning atau hijau. Waduk tiba-tiba jadi mal, bebas. Bersama Pak Jokowi, kami buat Perdanya," ujarnya.

Dalam rencana perbaikan tata ruang lainnya, Ahok berjanji menuntaskan penambahan Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA) di tingkat RW di 188 titik dan akan ditambah lagi pada 2018 di 200 lokasi.
Taman berstandar internasional akan dibangun untuk menumbuhkan kreativitas anak, salah satu contoh yang selesai dibangun ialah taman di Kalijodo. (Ant)

Tag: Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Daerah Khusus Ibukota Jakarta (DKI Jakarta)

Penulis: ***

Editor: Sucipto

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5250.968 -3.343 539
2 Agriculture 1896.077 1.496 21
3 Mining 1384.941 3.035 43
4 Basic Industry and Chemicals 532.183 -2.193 66
5 Miscellanous Industry 1332.032 2.763 42
6 Consumer Goods 2343.505 10.738 39
7 Cons., Property & Real Estate 516.292 -5.304 61
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1028.087 -1.536 56
9 Finance 799.166 -1.216 89
10 Trade & Service 855.133 -2.594 122
No Code Prev Close Change %
1 WICO 62 83 21 33.87
2 HOTL 145 180 35 24.14
3 HDFA 210 260 50 23.81
4 WAPO 57 70 13 22.81
5 UNIC 2,230 2,690 460 20.63
6 DNAR 256 296 40 15.62
7 LMAS 66 76 10 15.15
8 DGIK 76 87 11 14.47
9 TBMS 680 745 65 9.56
10 KDSI 330 358 28 8.48
No Code Prev Close Change %
1 INAF 3,400 2,550 -850 -25.00
2 IKBI 344 262 -82 -23.84
3 MLIA 555 424 -131 -23.60
4 DPNS 396 314 -82 -20.71
5 BINA 456 384 -72 -15.79
6 PLAS 206 180 -26 -12.62
7 BCIP 176 157 -19 -10.80
8 NAGA 218 196 -22 -10.09
9 MGNA 110 100 -10 -9.09
10 PTSN 76 70 -6 -7.89
No Code Prev Close Change %
1 ENRG 50 54 4 8.00
2 BRMS 89 90 1 1.12
3 BUMI 416 446 30 7.21
4 DYAN 66 69 3 4.55
5 DEWA 72 71 -1 -1.39
6 DGIK 76 87 11 14.47
7 TLKM 3,830 3,840 10 0.26
8 BWPT 304 326 22 7.24
9 PBRX 442 444 2 0.45
10 LMAS 66 76 10 15.15