Portal Berita Ekonomi Senin, 27 Februari 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • BP Batam - BP Batam pastikan akan bongkar peternakan babi di kawasan hutan resapan air Dam Duriangkang.
  • LRT - PT Kereta Api Indonesia mengakui tugas sebagai Investor LRT Jabodebek cukup berat
  • Jakarta - Pemprov DKI akan melarang pemasangan Baliho di pinggir jalan dan menggantinya dengan light emitting diode (LED) di gedung-gedung
  • Pilkada - Mahkamah Konstitusi (MK) menegaskan hanya akan menangani sengketa hasil perhitungan suara pilkada serentak 2017
  • Bogor - Upacara Kenegaraan Penyambutan Raja Salman akan dilaksanakan di Istana Bogor
  • Bandung - Terduga tersangka teroris di Bandung bernama Yayat Cahdiyat resedivis kasus teroris
  • KPK - KPK meminta kewenangan untuk dapat mengusut sektor swasta
  • Pekalongan - Harga beras dan daging di Pekalongan mulai turun.
  • Militer - Usai kunjungan kerja Presiden Jokowi ke Australia, kerjasama Militer antara Indonesia dan Australia akan kembali diaktifkan
  • Cabai - Harga cabai di Bangkalan, Jatim, naik hingga Rp160.000/kg.

Snapchat Buka Kantor Pusat Internasional di London

Foto Berita Snapchat Buka Kantor Pusat Internasional di London
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Snap Inc, perusahaan di balik aplikasi messaging yang populer, Snapchat, mengumumkan bahwa mereka telah mendirikan kantor pusat internasional di London. Hal itu menunjukkan kepercayaan Snapchat terhadap kemajuan teknologi Inggris meski telah keluar dari Uni Eropa setelah referendum Juni tahun lalu.

Snap mengatakan industri kreatif Inggris yang kuat telah membuat negara tersebut ideal untuk membangun bisnis global.

"Kami percaya dengan industri kreatif Inggris. Inggris adalah di mana terdapat banyak klien iklan kami, di mana terdapat lebih dari 10 juta Snapchatters harian, dan di mana kita mulai mempekerjakan orang-orang berbakat," kata Claire Valoti, general manager dari Snap Group di Inggris, seperti dikutip dari laman BBC di Jakarta, Kamis (11/1/2016).

Perusahaan yang berkantor pusat di California tersebut akan membayar pajak di Inggris dan beberapa penjualan internasional melalui markas barunya tersebut.

Langkah itu terbilang tidak biasa untuk sebuah perusahaan teknologi AS. Biasanya, banyak perusahaan yang mendirikan kantor pusat internasional di Irlandia atau negara-negara Eropa lainnya karena pajak yang ringan.

Namun, Komisi Eropa telah menindak beberapa kesepakatan pajak beberapa  perusahaan teknologi tersebut.

Selain itu, OECD juga telah mendorong langkah-langkah G20 terhadap penghindaran pajak yang dilakukan perusahaan-perusahaan multinasional di seluruh dunia.

Perusahaan induk snapchat sudah memiliki kantor cabang di London, namun hanya sampai Selasa mendatang, setelah itu kantor akan beroperasi sebagai hub internasional.

Pendapatan dari penjualan oleh pelanggan Inggris akan dipesan di Inggris. Staf penjualan di Inggris juga akan menangani klien di negara-negara di luar AS yang tidak memiliki tenaga penjualan Snap, dan pendapatan tersebut juga akan disimpan di Inggris.

Tag: Snapchat

Penulis: Gregor Samsa

Editor: Vicky Fadil

Foto: Cahyo Prayogo

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5385.906 13.158 539
2 Agriculture 1841.223 10.982 21
3 Mining 1419.623 -11.021 43
4 Basic Industry and Chemicals 565.553 5.187 66
5 Miscellanous Industry 1365.621 14.073 42
6 Consumer Goods 2374.993 14.543 39
7 Cons., Property & Real Estate 517.048 -2.460 61
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1062.681 -2.767 56
9 Finance 829.581 -0.573 89
10 Trade & Service 871.468 6.466 122
No Code Prev Close Change %
1 VRNA 95 117 22 23.16
2 DGIK 129 153 24 18.60
3 JAWA 133 149 16 12.03
4 MGNA 102 114 12 11.76
5 IKBI 350 386 36 10.29
6 ARII 338 370 32 9.47
7 KRAH 2,680 2,900 220 8.21
8 KBLI 318 344 26 8.18
9 SRIL 280 302 22 7.86
10 ASJT 580 625 45 7.76
No Code Prev Close Change %
1 TRAM 190 125 -65 -34.21
2 ICON 494 376 -118 -23.89
3 KOIN 320 250 -70 -21.88
4 CMPP 113 100 -13 -11.50
5 BIPP 97 89 -8 -8.25
6 BUMI 360 332 -28 -7.78
7 FREN 54 50 -4 -7.41
8 MAMI 73 68 -5 -6.85
9 CTBN 5,200 4,850 -350 -6.73
10 BCIP 182 170 -12 -6.59
No Code Prev Close Change %
1 TRAM 190 125 -65 -34.21
2 BUMI 360 332 -28 -7.78
3 BABP 67 67 0 0.00
4 DGIK 129 153 24 18.60
5 ELTY 52 50 -2 -3.85
6 BRPT 2,310 2,250 -60 -2.60
7 MCOR 328 336 8 2.44
8 SRIL 280 302 22 7.86
9 SMDM 87 84 -3 -3.45
10 AGRO 975 980 5 0.51