Portal Berita Ekonomi Kamis, 19 Januari 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • KPK - KemenPAN RB akan berkoordinasi dengan KPK untuk mencegah jual beli jabatan di daerah
  • F35 - Departemen Pertahanan AS menyepakati kontrak senilai US$ 9 Miliar dengan Lockheed Martin Corp untuk pemelian pesawat F35.
  • Australia Open - Wozniacki lolos ke babak ketiga Australia Open usai mengalahkan Vekic dengan skor 6-1, 6-3.
  • JK - Wapres JK terima kunjungan Menlu India Vijay Kumar Singh di Kantor Wapres, Jakarta.
  • Gorontalo - Kabupaten Gorontalo dapat bantuan hibah 180 lampu LED dari Kementerian ESDM.
  • NTT - ASITA minta pemerintah tertibkan guide yang tidak berlisensi di NTT.
  • Mali - PBB kutuk serangan bom bunuh diri di satu kamp militer di Mali.
  • Gorontalo - Pemkab Gorontalo nyatakan siap dukung program prioritas dari Kemensos.

Dubes Asing Pandang Indonesia Sebagai Pemain Penting

Foto Berita Dubes Asing Pandang Indonesia Sebagai Pemain Penting
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengungkapkan delapan duta besar baru negara sahabat yang telah menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden Joko Widodo menyampaikan apresiasi peran Indonesia di dunia internasional.

"Semua dubes yang baru saja menyerahkan surat kepercayaan menilai peran Indonesia yang sangat penting bagi kawasan dan dunia internasional," kata Retno di Istana Merdeka Jakarta, Kamis (12/1/2017).

Dia mengngkapkan beberapa dubes secara khusus mengungkapkan apresiasi tinggi mereka untuk peran Indonesia di ASEAN dan isu-isu kemanusiaan.

"Terkait dengan isu di Rakhine State (Myanmar) sangat dicermati dan diapresiasi oleh hampir semua dubes yang tadi berbicara dengan Presiden," kata Retno.

Para dubes juga memuji pertumbuhan ekonomi Indonesia yang relatif lebih tinggi dari rata-rata pertumbuhan ekonomi dunia.

"Dan mereka ingin meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi di Indonesia, misalnya Bangladesh secara spesifik terdapat keinginan yang sangat kuat untuk meningkatkan kerjasama ekonomi dengan Indonesia," kata Retno.

Menlu mengungkapkan Bangladesh yang berpendudak hampir 170 juta telah mengimpor 150 gerbong kereta api dari Indonesia tahun lalu. "Tahun ini kita sedang berusaha untuk meningkatkan ekspor gerbong kereta api kita di sana," kata Retno.

Bangladesh juga memerlukan batu bara untuk mendukung industrinya. Sedangkan Prancis membicarakan kolaboarsi untuk proses perdamaian Palestina dan Indonesia mendukung inisiatif Prancis untuk menggelar konferensi perdamaian internasional.

"Saya sendiri hadir pada bulan Juni yang lalu dan Januari ini tanggal 15 akan ada pertemuan yang kedua, namun saya tidak bisa hadir karena PM (Jepang) Shinzo Abe ada di sini sehingga wakil menlu yang akan hadir," kata Retno.

Retno menegaskan Indonesia bersama Prancis dan banyak negara lainnya berusaha mendukung proses perdamaian internasional di Palestina dan Israel.

Sedangkan dengan Maroko, Indonesia membahas kerja sama kontraterorisme dan bekerja sama mempromosikan Islam yang moderat. "Itu yang menjadi fokus dengan Maroko," kata Retno.

Sedangkan dengan Portugal, kata Retno, Presiden Jokowi membicarakan hubungan budaya Indonesia dengan Portugal cukup bagus, dan mereka ingin juga meningkatkan kerjasama ekonomi.

Dengan Dubes AS, Presiden mengaku sudah menelpon Presiden terplih Donald Trump dan AS juga bicara mengenai komitmen meneruskan kemitraan komprehensif dengan Indoensia.

"Juga secara spesifik, ambassdor (AS) mengapareasi peran-peran yang dimainkan oleh Indonesia, baik di kawasan maupun di dunia internasional," kata Retno.

Dengan Rwanda, lanjut Menlu, Presiden membicarakan perdagangan karena pada 2016 perdagangan Indonesia ke Rwanda naik 12 kali lipat.

"Penduduknya memang tidak begitu banyak, 12 juta, tetapi kalau kita lihat tren pendagangannya sangat promoising (menjanjikan) karena itu kita ingin terus meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi," kata Retno sembari menyatakan Rwanda ingin membuka kedutaan besar di Indonesia.

Sementara dengan Kepulauan Marshall, kedua negara menyampaikan keinginan untuk terus mendukung Indonesia di berbagai isu internasional dan kepulauan itu ingin membuka dewan kehormatan di Indonesia.

Lima dubes dari delapan dubes itu berkedudukan di Jakarta, sedangkan tiga dubes lainnya berkedudukan di luar Indonesia.

"Untuk lima dubes yang berkedudukan di Jakarta adalah Prancis, Maroko, Portugal, AS, dan Bangladesh. Sementara untuk Mauritius, Rwanda, dan Marshall Island berkedudukan di luar jakarta," kata Retno.

Berikut daftar delapan Duta Besar LBBP itu:

1. Jean-Charles Berthonnet, Duta Besar LBPP Republik Prancis untuk Indonesia, di Jakarta.

2. Benabdellah Ouadia, Duta Besar LBPP Kerajaan Maroko untuk Indonesia, di Jakarta.

3. Rui Fernando Sucena Do Carmo, Duta Besar LBPP Republik Portugal untuk Indonesia, di Jakarta.

4. Joseph R. Donovan, Duta Besar LBPP Amerika Serikat untuk Indonesia, di Jakarta.

5. Mayor Jenderal Azmal Kabir, Duta Besar LBPP Republik Rakyat Bangladesh untuk Indonesia, di Jakarta.

6. Isop Patel, Duta Besar LBPP Designate Republik Mauritius untuk Indonesia, berkedudukan di Kuala Lumpur

7. Guillaume Kavuruganda, Duta Besar LBPP Republik Rwanda untuk Indonesia, berkedudukan di Singapura.

8. Tom D. Kijiner, Duta Besar LBPP Republik Kepulauan Marshall untuk Indonesia, berkedudukan di Tokyo, Jepang.

Tag: Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Retno Lestari Priansari Marsudi, Duta Besar (Dubes)

Penulis: ***

Editor: Vicky Fadil

Foto: Kemenlu

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5294.784 27.846 541
2 Agriculture 1919.455 33.515 21
3 Mining 1403.235 7.104 43
4 Basic Industry and Chemicals 536.483 2.143 66
5 Miscellanous Industry 1347.813 12.896 42
6 Consumer Goods 2352.629 17.077 39
7 Cons., Property & Real Estate 521.724 3.122 63
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1055.541 2.528 56
9 Finance 806.133 4.369 89
10 Trade & Service 846.283 -0.890 122
No Code Prev Close Change %
1 DGIK 68 85 17 25.00
2 UNIC 1,755 2,190 435 24.79
3 OASA 364 454 90 24.73
4 GZCO 83 103 20 24.10
5 MTSM 374 456 82 21.93
6 SKLT 695 795 100 14.39
7 ADMG 138 155 17 12.32
8 BWPT 286 320 34 11.89
9 SRIL 230 256 26 11.30
10 IKBI 316 350 34 10.76
No Code Prev Close Change %
1 MAYA 3,200 2,400 -800 -25.00
2 ARII 486 366 -120 -24.69
3 HOTL 180 145 -35 -19.44
4 VINS 84 75 -9 -10.71
5 CNTX 865 800 -65 -7.51
6 PICO 216 200 -16 -7.41
7 PGLI 59 55 -4 -6.78
8 SMDM 95 89 -6 -6.32
9 SAFE 80 75 -5 -6.25
10 RMBA 450 422 -28 -6.22
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 230 256 26 11.30
2 BIPI 137 136 -1 -0.73
3 BWPT 286 320 34 11.89
4 DGIK 68 85 17 25.00
5 GZCO 83 103 20 24.10
6 BUMI 420 426 6 1.43
7 BABP 73 76 3 4.11
8 DYAN 64 65 1 1.56
9 SMDM 95 89 -6 -6.32
10 MCOR 193 210 17 8.81