Portal Berita Ekonomi Kamis, 19 Januari 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • KPK - KemenPAN RB akan berkoordinasi dengan KPK untuk mencegah jual beli jabatan di daerah
  • F35 - Departemen Pertahanan AS menyepakati kontrak senilai US$ 9 Miliar dengan Lockheed Martin Corp untuk pemelian pesawat F35.
  • Australia Open - Wozniacki lolos ke babak ketiga Australia Open usai mengalahkan Vekic dengan skor 6-1, 6-3.
  • JK - Wapres JK terima kunjungan Menlu India Vijay Kumar Singh di Kantor Wapres, Jakarta.
  • Gorontalo - Kabupaten Gorontalo dapat bantuan hibah 180 lampu LED dari Kementerian ESDM.
  • NTT - ASITA minta pemerintah tertibkan guide yang tidak berlisensi di NTT.
  • Mali - PBB kutuk serangan bom bunuh diri di satu kamp militer di Mali.
  • Gorontalo - Pemkab Gorontalo nyatakan siap dukung program prioritas dari Kemensos.

WNA China Penjual Perhiasan Palsu di Sulsel Dideportasi

Foto Berita WNA China Penjual Perhiasan Palsu di Sulsel Dideportasi
Warta Ekonomi.co.id, Makassar -

Kepala Divisi Imigrasi Kanwil Kemenkumham Sulsel Ramli HS menyatakan Huang Huayin (50) warga China yang kedapatan berjualan perhiasan palsu di Pasar Palopo sudah dideportasi.

"Tadi pagi dibawa ke Jakarta dengan pengawalan ketat untuk dipulangkan ke negara asalnya," kata Ramli saat dihubungi Warta Ekonomi di Makassar, Kamis (12/1/2017).

Menurut Ramli, pihaknya mendeportasi Huang Huayin setelah berkas pemeriksaannya dirampungkan oleh pihak Imigrasi Parepare dan Imigrasi Palopo. Perempuan paruh baya tersebut terbukti melakukan pelanggaran izin tinggal. Huang Huayin hanya mengantongi visa kunjungan dan tidak memiliki izin kerja di Indonesia.

Ramli menyebut Huang Huayin sebatas dideportasi dan tidak diproses hukum lantaran tidak ada unsur perbuatan pidana yang dilakoninya. Warga China itu terungkap baru pertama kali ke Indonesia dan masuk melalui Bandara Soekarno-Hatta di Jakarta. Setelah itu, ia masuk ke Sulsel melalui Bandara Sultan Hasanuddin terhitung 16 Desember 2016.

Selama di Indonesia, Huang Huayin menetap di sebuah rumah kos di Masamba, Kabupaten Luwu Utara. Ia kerap berjualan aksesoris berupa perhiasan palsu di Pasar Masamba dan sesekali menjual di Pasar Palopo. Kedoknya terungkap berkat laporan warga saat dirinya berjualan di Pasar Palopo, Ahad, 8 Januari.

Tidak hanya Huang Huayin yang dideportasi pihaknya sepanjang pekan ini. Ramli menyebut empat dari sembilan warga Nepal yang overstay di Makassar juga telah dideportasi.

"Sisanya lima warga Nepal lainnya akan kita usir dalam waktu dekat. Untuk saat ini, kita masih periksa dulu," tutur Ramli.

Berdasarkan data Kemenkumham Sulsel, sepanjang 2016 paling tidak ada tiga warga Tiongkok yang dideportasi karena kedapatan berjualan di pasar maupun mal. Secara keseluruhan, tercatat 34 warga asing yang diusir karena pelanggaran izin tinggal. Rinciannya yakni 10 warga Bangladesh, 10 warga India, lima warga Perancis, lima warga Tiongkok, dua warga Malaysia, dan masing-masing satu warga Jerman dan Pakistan.

Ramli menyebut bahwa untuk warga asing yang memiliki izin bekerja di Sulsel tercatat hanya 391 orang. Mayoritas diakuinya berasal dari Tiongkok yakni 227 orang. Mayoritas pekerja asing itu bekerja di sektor konstruksi. Sisanya mencari nafkah di sektor perdagangan dan jasa.

Tag: China (Tiongkok), Sulawesi Selatan, Makassar

Penulis: Tri Yari Kurniawan

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Tri Yari Kurniawan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5294.784 27.846 541
2 Agriculture 1919.455 33.515 21
3 Mining 1403.235 7.104 43
4 Basic Industry and Chemicals 536.483 2.143 66
5 Miscellanous Industry 1347.813 12.896 42
6 Consumer Goods 2352.629 17.077 39
7 Cons., Property & Real Estate 521.724 3.122 63
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1055.541 2.528 56
9 Finance 806.133 4.369 89
10 Trade & Service 846.283 -0.890 122
No Code Prev Close Change %
1 DGIK 68 85 17 25.00
2 UNIC 1,755 2,190 435 24.79
3 OASA 364 454 90 24.73
4 GZCO 83 103 20 24.10
5 MTSM 374 456 82 21.93
6 SKLT 695 795 100 14.39
7 ADMG 138 155 17 12.32
8 BWPT 286 320 34 11.89
9 SRIL 230 256 26 11.30
10 IKBI 316 350 34 10.76
No Code Prev Close Change %
1 MAYA 3,200 2,400 -800 -25.00
2 ARII 486 366 -120 -24.69
3 HOTL 180 145 -35 -19.44
4 VINS 84 75 -9 -10.71
5 CNTX 865 800 -65 -7.51
6 PICO 216 200 -16 -7.41
7 PGLI 59 55 -4 -6.78
8 SMDM 95 89 -6 -6.32
9 SAFE 80 75 -5 -6.25
10 RMBA 450 422 -28 -6.22
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 230 256 26 11.30
2 BIPI 137 136 -1 -0.73
3 BWPT 286 320 34 11.89
4 DGIK 68 85 17 25.00
5 GZCO 83 103 20 24.10
6 BUMI 420 426 6 1.43
7 BABP 73 76 3 4.11
8 DYAN 64 65 1 1.56
9 SMDM 95 89 -6 -6.32
10 MCOR 193 210 17 8.81