Portal Berita Ekonomi Kamis, 27 Juli 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 21:38 WIB. Medsos - Jumlah pengguna Facebook capai 2 miliar.
  • 21:35 WIB. Tele - LinkSys ingin hadirkan internet cepat di Indonesia.
  • 21:32 WIB. Apps - YesJob dapat dipakai gratis bagi pelamar kerja.
  • 21:31 WIB. Apps - YesJob menggunakan sistem teknologi algoritma DRIve (Digital Recruitment Disruptive Technology).
  • 21:28 WIB. Apps - YesJob diklaim jadi aplikasi Digital Recruiter pertama.
  • 21:28 WIB. Gerindra- Ketum Gerindra Prabowo Subiyanto hadir di kediaman SBY bersama Waketum Fadli Zon dan Sekjen Ahmad Muzani.
  • 21:25 WIB. Apps - YesJob memudahkan perusahaan dan individu dalam urusan melamar kerja.
  • 21:23 WIB. Gadget - Meizu pastikan pro 7 dan pro 7 plus masuk pasar Indonesia.
  • 21:08 WIB. SIAP - Sekawan Intipratama mencatatkan rugi bruto sebesar Rp196,99 juta pada kuartal II-2017.
  • 21:05 WIB. BNII - Maybank mencatat rasio kredit bermasalah gross sebesar 3,6% per Juni 2017.
  • 21:07 WIB. SIAP - Sekawan Intipratama membukukan penjualan Rp1,46 miliar per Juni 2017.
  • 21:01 WIB. BNII - Maybank membukukan dana pihak ketiga Rp119,8 triliun per Juni 2017.
  • 20:59 WIB. BNII - Maybank mencatatkan laba bersih Rp998,5 miliar pada semester I-2017.
  • 20:57 WIB. PLN - PLN mencatatkan penjualan listrik senilai Rp118,5 triliun selama semester I-2017.
  • 20:55 WIB. TPID - Pemprov DKI Jakarta meraih penghargaan TPID terbaik tingkat provinsi se-Jawa.

Melambat, ULN Indonesia Hanya Tumbuh 2,0 Persen

Foto Berita Melambat, ULN Indonesia Hanya Tumbuh 2,0 Persen
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Utang luar negeri (ULN) Indonesia pada akhir triwulan IV-2016 tercatat sebesar US$317,0 miliar atau tumbuh 2,0% (yoy). Dengan perkembangan tersebut, rasio ULN terhadap produk domestik bruto (PDB) pada akhir triwulan IV-2016 tercatat sebesar 34,0%, turun dari 36,2% pada akhir triwulan III-2016.

Menurut Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo, jika dilihat dari jangka waktu asal posisi ULN Indonesia didominasi oleh ULN jangka panjang. Posisi ULN berjangka panjang pada akhir triwulan IV-2016 mencapai US$274,9 miliar atau sebesar 86,7% dari total ULN. ULN jangka panjang tersebut tumbuh sebesar1,1% (yoy), melambat dibandingkan dengan pertumbuhan triwulan III-2016 sebesar 8,7% (yoy).

Sementara itu, posisi ULN berjangka pendek pada akhir triwulan IV-2016 tercatat US$42,1 miliar atau sebesar 13,3% dari total ULN. ULN jangka pendek ini tumbuh sebesar 8,6% (yoy), meningkat dibandingkan dengan triwulan III-2016 yang tumbuh sebesar 4,6% (yoy).

"Memang utang swasta lebih besar daripada pemerintah. Secara umum, mayoritas itu adalah jangka panjang sehingga menurut saya kondisinya dalam keadaan amanlah," ujar Agus di Gedung BI, Jakarta, Jumat (17/2/2017).

Meski ULN jangka pendek meningkat, kemampuan cadangan devisa untuk menutupi kewajiban jangka pendek membaik. Hal itu tercermin pada rasio utang jangka pendek terhadap cadangan devisa yang turun dari 37,4% pada triwulan III-2016 menjadi 36,1% pada triwulan IV-2016 sejalan dengan meningkatnya posisi cadangan devisa.

Adapun, berdasarkan kelompok peminjam, posisi ULN Indonesia sebagian besar terdiri dari ULN sektor swasta. Pada akhir triwulan IV-2016, posisi ULN sektor swasta mencapai US$158,7 miliar atau sebesar 50,1% dari total ULN. Sementara itu, posisi ULN sektor publik tercatat US$158,3 miliar atau sebesar 49,9% dari total ULN.

ULN sektor swasta turun sebesar 5,6% (yoy) pada triwulan IV-2016, lebih dalam dibandingkan dengan penurunan pada triwulan sebelumnya sebesar 2,0% (yoy). Sementara itu, ULN sektor publik tumbuh 11,0% (yoy) pada triwulan IV-2016, lebih lambat dari triwulan sebelumnya sebesar 20,8% (yoy).

Menurut sektor ekonomi, posisi ULN swasta pada akhir triwulan IV-2016 terkonsentrasi di sektor keuangan, industri pengolahan, pertambangan, serta listrik, gas, dan air bersih.

Pangsa ULN keempat sektor tersebut terhadap total ULN swasta mencapai 76,6%. Pertumbuhan ULN pada sektor keuangan, industri pengolahan, dan pertambangan menurun dibandingkan dengan triwulan III-2016. Sementara itu, pertumbuhan tahunan ULN sektor listrik, gas & air bersih melambat dibandingkan triwulan sebelumnya.

Tag: Bank Indonesia (BI), Agus Dermawan Wintarto Martowardojo

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Fajar Sulaiman

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,568.91 3,532.23
British Pound GBP 1.00 17,578.60 17,390.65
China Yuan CNY 1.00 1,988.20 1,968.29
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,382.00 13,248.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,756.45 10,646.09
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,713.88 1,696.70
Dolar Singapura SGD 1.00 9,868.00 9,767.75
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,709.13 15,550.50
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,130.29 3,096.77
Yen Jepang JPY 100.00 12,062.38 11,938.36

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5819.744 19.538 558
2 Agriculture 1759.212 -13.672 18
3 Mining 1476.315 11.014 44
4 Basic Industry and Chemicals 609.760 -2.435 67
5 Miscellanous Industry 1381.134 -5.283 41
6 Consumer Goods 2489.438 4.981 45
7 Cons., Property & Real Estate 482.613 0.979 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1194.315 -1.733 60
9 Finance 973.967 10.404 89
10 Trade & Service 925.324 2.351 129
No Code Prev Close Change %
1 IBST 2,000 2,500 500 25.00
2 PADI 635 790 155 24.41
3 GEMS 2,300 2,800 500 21.74
4 GAMA 50 60 10 20.00
5 ASBI 362 434 72 19.89
6 SMMA 7,975 9,550 1,575 19.75
7 TRAM 83 99 16 19.28
8 ASJT 505 600 95 18.81
9 HDFA 193 220 27 13.99
10 RBMS 102 116 14 13.73
No Code Prev Close Change %
1 ENRG 300 226 -74 -24.67
2 HDTX 498 382 -116 -23.29
3 MFMI 970 830 -140 -14.43
4 TALF 350 300 -50 -14.29
5 AKPI 900 775 -125 -13.89
6 FINN 350 306 -44 -12.57
7 MABA 2,030 1,800 -230 -11.33
8 UNIT 278 250 -28 -10.07
9 TGKA 2,190 2,000 -190 -8.68
10 KOIN 320 300 -20 -6.25
No Code Prev Close Change %
1 INPC 93 92 -1 -1.08
2 SRIL 370 360 -10 -2.70
3 SCMA 2,170 2,270 100 4.61
4 ASBI 362 434 72 19.89
5 TRAM 83 99 16 19.28
6 TLKM 4,700 4,650 -50 -1.06
7 PBRX 505 505 0 0.00
8 AISA 1,175 1,195 20 1.70
9 CTRA 1,075 1,020 -55 -5.12
10 WSBP 472 476 4 0.85