Portal Berita Ekonomi Kamis, 24 Agustus 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 10:07 WIB. First Travel - Din Syamsuddin minta Kemenag tidak lepas tangan.
  • 10:06 WIB. Pilpres - Hanura sebut daripada PAN kalah lebih baik usung Jokowi.
  • 10:00 WIB. Lawan Narkoba - BNN akui ingin berantas narkoba seperti di Filipina.
  • 09:58 WIB. e-KTP - KPK telah periksa 80 orang saksi terkait kasus e-KTP.
  • 09:58 WIB. BUMN - Menteri Rini janji akan terus pangkas harga Semen di Papua.
  • 09:57 WIB. OTT - KPK sita mata uang asing dari OTT Kemenhub.
  • 09:56 WIB. OTT - Kemenhub benarkan ada orangnya yang kena OTT KPK.
  • 07:50 WIB. Friendly Match (24/8) - Real Madrid 2 - 1 Fiorentina
  • 06:30 WIB. F1 - Mclaren mempertahankan Stoffel Vandoorne sebagai pembalap mereka untuk musim 2018.
  • 06:24 WIB. Bursa Transfer - Jelang ditutupnya bursa transfer, Tottenham Hotspurs rekrut kiper Paulo Gazzaniga dan pemain bertahan Davinson Sanchez.

Wah, Qantas Luncurkan Kursi Kelas Ekonomi Premium Terbaru

Foto Berita Wah, Qantas Luncurkan Kursi Kelas Ekonomi Premium Terbaru
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Maskapai penerbangan asal Australia, Qantas, meluncurkan generasi terbaru kursi kelas ekonomi premium yang dapat dinikmati penumpang maskapai tersebut dalam penerbangan Boeing 787-9 Dreamliner pada Oktober 2017.

"Qantas Dreamliner akan melayani beberapa rute penerbangan terpanjang di dunia, termasuk penerbangan tanpa henti dari Perth menuju London. Oleh karenanya, fokus utama kami adalah memberikan kenyamanan yang terbaik di kelasnya," kata CEO Qantas Group Alan Joyce dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Kamis (23/2/2017).

Menurut dia, keunggulan kursi kelas ekonomi premium terbaru maskapainya dapat dirasakan dengan sandaran yang mampu menopang tubuh penumpang ketika direbahkan, serta dengan tingkat kelembaban dalam kabin yang lebih baik, serta teknologi pada Dreamliner yang mampu mengurangi efek turbulensi.

Kursi ekonomi premium dibuat berdasarkan prototipe dari Thompson Aeroseating dan dirancang khusus untuk Qantas oleh desainer industri terkenal asal Australia, David Caon.

"Mengembangkan sebuah kursi pesawat baru memang mendatangkan tantangan dan peluang tersendiri. Melalui kerja sama dengan Thomson dan Qantas, saya rasa kami telah menciptakan sebuah standar baru untuk kelas Ekonomi Premium," ujar Caon.

Caon sudah memastikan bahwa kursi ini akan menawarkan kenyamanan yang mumpuni, dengan menambahkan elemen-elemen desain yang belum pernah digunakan pada pesawat lain sebelumnya.

Qantas memperkenalkan kelas ekonomi premium perdananya pada pesawat A380 di tahun 2008 dan selanjutnya pada Boeing 747. Qantas akan terus mengevaluasi pengembangan dari kabin Ekonomi Premium tersebut.

Qantas Dreamliner yang berkapasitas 236 penumpang ini terdiri dari kelas bisnis, ekonomi premium dan ekonomi, dengan tingkat kepadatan kursi ini jauh lebih rendah dibandingkan dengan banyak kompetitor lainnya.

Dreamliner pertama dari total delapan unit yang dipesan akan tiba pada bulan Oktober tahun ini. Layanan internasional 787 pertama Qantas akan mengudara pada bulan Desember mendatang untuk perjalanan dari Melbourne ke Los Angeles.

Sementara, penerbangan dari Perth menuju London, yang akan menghubungkan Australia dan Eropa secara langsung untuk pertama kalinya, akan dimulai pada Maret 2018. (Ant)

Tag: Qantas Airways Limited, Penerbangan

Penulis: ***

Editor: Sucipto

Foto: Theguardian.com

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,575.64 3,539.72
British Pound GBP 1.00 17,193.02 17,018.55
China Yuan CNY 1.00 2,012.37 1,992.26
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,409.00 13,275.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,591.77 10,477.96
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,713.33 1,696.18
Dolar Singapura SGD 1.00 9,846.53 9,744.55
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,770.32 15,611.40
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,132.21 3,098.74
Yen Jepang JPY 100.00 12,234.49 12,106.70

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5914.024 33.727 559
2 Agriculture 1749.119 -1.495 18
3 Mining 1548.199 28.971 44
4 Basic Industry and Chemicals 608.159 -3.067 67
5 Miscellanous Industry 1350.370 5.613 41
6 Consumer Goods 2496.745 27.019 45
7 Cons., Property & Real Estate 508.032 -0.290 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1252.484 7.329 60
9 Finance 993.787 5.533 89
10 Trade & Service 921.814 2.030 130
No Code Prev Close Change %
1 TRAM 110 148 38 34.55
2 OKAS 102 137 35 34.31
3 PGLI 90 110 20 22.22
4 BMAS 360 438 78 21.67
5 PEGE 240 280 40 16.67
6 INDY 1,030 1,200 170 16.50
7 LEAD 61 71 10 16.39
8 MFMI 700 800 100 14.29
9 GOLD 570 650 80 14.04
10 MREI 3,120 3,500 380 12.18
No Code Prev Close Change %
1 TALF 334 274 -60 -17.96
2 IKBI 426 364 -62 -14.55
3 GMTD 7,900 7,000 -900 -11.39
4 PSDN 230 206 -24 -10.43
5 SDPC 118 110 -8 -6.78
6 BRAM 9,100 8,525 -575 -6.32
7 CARS 1,475 1,385 -90 -6.10
8 ARTA 284 268 -16 -5.63
9 BTEK 167 159 -8 -4.79
10 BVIC 238 228 -10 -4.20
No Code Prev Close Change %
1 LEAD 61 71 10 16.39
2 TRAM 110 148 38 34.55
3 IKBI 426 364 -62 -14.55
4 MBSS 380 398 18 4.74
5 DGIK 58 63 5 8.62
6 INDY 1,030 1,200 170 16.50
7 BUMI 268 284 16 5.97
8 MAMI 84 86 2 2.38
9 PBRX 440 444 4 0.91
10 ADRO 1,860 1,955 95 5.11