Portal Berita Ekonomi Jum'at, 23 Juni 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 12:45 WIB. Mudik Lebaran - Menhub pantau arus mudik H-2.
  • 12:44 WIB. Mudik Lebaran - Arus mudik di Ajibarang alami peningkatan.
  • 12:43 WIB. Pascamudik - Wali Kota Jakpus minta jangan ke Jakarta jika tidak punya keterampilan.
  • 12:20 WIB. Obama - Diperkirakan tiba di Bali Jumat sore, Barack Obama minta tidak ada pengawalan khusus.
  • 12:18 WIB. Timor Leste - Dua napi asing yang kabur dari penjara Kerobokan Bali, ditangkap di Timor Leste.
  • 12:16 WIB. India - India buka penerbangan tambahan ke Doha jelang lebaran.
  • 12:14 WIB. Korut - Korea Utara uji mesin roket balistik.
  • 11:26 WIB. Adira Insurance - Asuransi Adira Dinamika menawarkan produk Home Insurance untuk pemudik selama lebaran 2017.
  • 11:24 WIB. Maybank - Bank Maybank menyediakan layanan operasional secara terbatas pada 30 Juni 2017.
  • 11:22 WIB. SMF - Sarana Multigriya Finansial menyalurkan pinjaman KPR senilai Rp32,64 triliun pada Juni 2017.
  • 11:18 WIB. SNP - Sunprima Nusantara Pembiayaan mencatatkan pendapatan per April 2017 mencapai Rp31,62 triliun.
  • 11:16 WIB. Obligasi - Sunprima Nusantara Pembiayaan menerbitkan MTN senilai Rp400 miliar dengan kupon hingga 10,75% pertahun.
  • 10:58 WIB. Brazil - Terjadi kecelakaan lalu lintas di Negara Bagian Espirito Santo, Brazil, 21 orang tewas dan 22 orang luka-luka.
  • 10:56 WIB. Thailand - Raja Thailand, Raja Maha Vajiralongkorn, terkena tembakan senapan angin dari dua orang remaja di Jerman.

Indonesia mulai Berpaling dari Saudi, Raja Salman pun Turun Gunung

Foto Berita Indonesia mulai Berpaling dari Saudi, Raja Salman pun Turun Gunung
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz al- Saud, akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia pada 1-9 Maret 2017. Kehebohan kunjungan sang raja sudah mulai terasa, mulai dari banyaknya jumlah rombongan yang dibawanya hingga pesawat yang akan membawa rombongan tersebut. Dalam kunjungannya ke Indonesia, Raja Salman akan membawa rombongan terbesar kurang lebih 1.500 orang yang di antaranya 10 menteri dan 25 pangeran.

Menanggapi hal itu Pengamat Timur Tengah Tia Mariatul Kibtiah mengungkapkan ada tiga agenda besar kedatangan Raja Salman ke Indonesia.

Tia memaparkan kunjungan raja Arab Saudi kali ini adalah pertama kalinya setelah tahun 1970 silam dan membawa agenda politik besar yakni terkait moratorium TKI, penambahan kuota haji, dan investasi kerjasama minyak bumi.

"Ini ada beberapa tujuan yaitu tentang TKI/TKW sudah ada moratorium atau pemutusan kerjasama pada tahun 2011 kemudian disambung lagi pada tahun 2014 tapi mereka mendengar kabar bahwa tahun 2017 Jokowi sudah pindah haluan kebijakan Luar Negerinya dan akan diputus kembali hubungan kerjasama pengadaan atau pengiriman TKI/TKW pada tahun 2017 sementara Saudi sangat butuh, karena tenaga kerja dari Indonesia dikenal manut dan dari kesejahteraan tidak menuntut banyak ini yang jadi kekhawatiran pertama" kata Tia di Jakarta, Senin (27/2/2017).

Tia menambahkan kekhawatiran kedua adalah masalah kuota haji dimana jamaah haji asal Indonesia sebanyak 221.000 orang pertahun ini cukup signifikan menambah devisa bagi Arab Saudi.

"Yang ketiga ini ada isu bahwa sekarang kebijakan Jokowi terhadap timur tengah itu bukan ke arah saudi lagi tapi ada kerjasama kontrak oil company dengan Iran, jadi selama ini koalisinya Saudi itu adalah Amerika, dan Eropa, nah oil company dari Eropa sudah melakukan approach dengan pemerintah dari zaman Presiden SBY, tapi semenjak Jokowi ini deal oil company justru kepada Iran, ini mengagetkan," pungkasnya.

Tia mengatakan sejak pemerintahan Indonesia dipegang oleh Presiden Jokowi, Indonesia tidak lagi menjadikan Arab Saudi sebagai barometer utama kerjasama luar negeri sehingga adanya suatu kekhawatiran bagi kerajaan Arab Saudi apabila Indonesia berpaling dari mereka.

"Saya berpendapat itu hanya kekhawatiran Saudi karena akhir-akhir ini di masa pemerintah Jokowi sudah tidak menjadikan Saudi prioritas, terlihat sektor infrastruktur investornya dari China kemudian oil company tender dari Iran ini sangat berbahaya sekali. Dan kalo Indonesia sudah lepas dari hegemoni US, Saudi dan Eropa kemudian berbalik menjadi dekat dengan Russia, China dan Iran ini tentu akan berimbas pada kuota haji, pengiriman TKI TKW, ini sangat berbahaya untuk Saudi. Makanya tidak tanggung-tanggung, mereka membawa pasukan sebanyak 1500 orang untuk meredam gejolak di Indonesia" tutupnya.

Tag: Salman bin Abdul Aziz Al-Saud, Arab Saudi

Penulis: Ferry Hidayat

Editor: Sucipto

Foto: Guest.gov.sa

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,569.89 3,533.49
British Pound GBP 1.00 16,954.71 16,781.01
China Yuan CNY 1.00 1,962.84 1,943.19
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,386.00 13,252.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,105.09 9,997.31
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,716.31 1,699.04
Dolar Singapura SGD 1.00 9,640.62 9,540.68
EURO Spot Rate EUR 1.00 14,950.82 14,798.51
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,126.84 3,092.65
Yen Jepang JPY 100.00 12,062.72 11,938.74

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5829.708 11.156 557
2 Agriculture 1801.653 46.187 21
3 Mining 1404.809 -2.273 44
4 Basic Industry and Chemicals 618.663 6.333 67
5 Miscellanous Industry 1498.263 8.474 42
6 Consumer Goods 2554.375 -3.199 43
7 Cons., Property & Real Estate 493.718 3.540 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1174.064 -4.697 59
9 Finance 949.728 -0.565 90
10 Trade & Service 919.994 6.912 126
No Code Prev Close Change %
1 MABA 112 190 78 69.64
2 MYTX 145 195 50 34.48
3 YULE 136 172 36 26.47
4 SIMA 360 450 90 25.00
5 MAPB 2,520 3,150 630 25.00
6 JGLE 202 250 48 23.76
7 NAGA 306 378 72 23.53
8 IIKP 246 300 54 21.95
9 SMRU 466 560 94 20.17
10 INCF 179 212 33 18.44
No Code Prev Close Change %
1 KMTR 655 535 -120 -18.32
2 ALKA 163 135 -28 -17.18
3 ETWA 75 63 -12 -16.00
4 POWR 1,415 1,200 -215 -15.19
5 ITMA 1,150 1,010 -140 -12.17
6 JTPE 342 310 -32 -9.36
7 HDFA 182 165 -17 -9.34
8 FPNI 374 350 -24 -6.42
9 WOOD 280 264 -16 -5.71
10 LPLI 185 175 -10 -5.41
No Code Prev Close Change %
1 HOKI 310 342 32 10.32
2 PGAS 2,290 2,250 -40 -1.75
3 PBRX 494 496 2 0.40
4 HRTA 332 320 -12 -3.61
5 BBCA 18,200 18,150 -50 -0.27
6 BBRI 15,300 15,250 -50 -0.33
7 BUMI 352 340 -12 -3.41
8 TLKM 4,520 4,520 0 0.00
9 ARMY 450 478 28 6.22
10 BMTR 610 580 -30 -4.92