Portal Berita Ekonomi Minggu, 28 Mei 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 16:48 WIB. Arab Saudi - Paul Pogba jalani hari pertama Ramadan di Mekah.
  • 15:56 WIB. Lion Air - DPR desak maskapai Lion Air pecat pilot yang bawa keluarga masuk dalam kokpit.
  • 15:54 WIB. Bom Jakarta - Jenazah pelaku bom di Kampung Melayu Ahmad Sukri ditolak di desanya.
  • 15:49 WIB. DPR - Agung Laksono nilai tujuh pimpinan DPR tidak berfungsi.
  • 15:15 WIB. G7 - Para pemimpin G7 terbelah mengenai isu perubahan iklim.
  • 15:11 WIB. Korea Utara - Kim Jong-Un pimpin pengujian sistem senjata anti-pesawat terbang terbaru mereka.
  • 15:08 WIB. Virus Zika - India telah melaporkan beberapa kasus infeksi virus zika menurut WHO.
  • 15:05 WIB. Islamic State - Pasukan Irak berusaha rebut kantung terakhir Islamic State atau ISIS di Mosul.
  • 14:59 WIB. Sri Lanka - Sri Lanka harapkan bantuan internasional untuk atasi dampak banjir di dalam negeri.
  • 14:39 WIB. Jakarta - Djarot minta halte Transjakarta Kampung Melayu beroperasi lagi besok sore.
  • 14:10 WIB. Pemilu - Partai Demokrat: Presidential threshold sudah tidak dibutuhkan lagi.
  • 14:08 WIB. Medsos - Polda Jatim tangkap pemilik akun Instagram penghina Kapolri.
  • 13:07 WIB. Beijing - China's reforms not enough to arrest mounting debt: Moody's.

Volkswagen Jalin Kerja Sama dengan Tata Motors

Foto Berita Volkswagen Jalin Kerja Sama dengan Tata Motors
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Produsen otomotif ternama asal Jerman, Volkswagen, sepakat untuk membentuk kemitraan strategis dengan produsen otomotif terbesar di India, Tata Motors, sebagai upaya kedua perusahaan untuk meningkatkan penjualan mobil di pasar India dan negara berkembang lainnya.

Kesepakatan kedua perusahaan tersebut telah ditandatangani dan akan diumumkan di pameran otomotif bergengsi dunia Geneva Motor Show yang berlangsung di Jenewa. Dari kesepakatan tersebut, Tata Motors berharap dapat meluncurkan kendaraan baru pada tahun 2019.

Dalam kerja sama tersebut, Skoda, yang menjadi salah satu unit bisnis VW, akan memimpin proyek terkait pengembangan komponen, layanan, dan servis. VW yang dinobatkan sebagai produsen otomotif paling laris tahun lalu, saat ini tengah mencari pasar baru, sementara masih berurusan dengan skandal dieselgate yang tidak berkesudahan.

Sementara itu, Tata Motors, yang merupakan perusahaan kendaraan terbesar di India dan memiliki Jaguar Land Rover, juga berharap dapat menguasai kembali pangsa pasar domestik.

"Kami sangat percaya bahwa kedua perusahaan, dengan bekerja sama, dapat memanfaatkan kekuatan satu sama lain untuk menciptakan sinergi dan mengembangkan solusi inovatif yang baik untuk pasar India dan pasar global," kata CEO Tata Motors, Guenter Butschek, seperti dikutip dari laman BBC di Jakarta, Selasa (14/3/2017).

Butschek telah menempatkan program restrukturisasi untuk membantu mendorong penjualan Tata yang merosot dengan meningkatkan efisiensi, mengurangi penundaan produksi, dan mencapai skala ekonomi. Bagi Tata, kerja sama ini akan menjadi peluang untuk meningkatkan pasarnya di kancah global. Fiat Chrysler sendiri juga telah membidik pasar potensial di India.

Sementara itu, bagi VW kerja sama ini merupakan langkah strategis bagi raksasa otomotif Jerman tersebut karena telah lama VW berupaya merebut pasar otomotif di negara terpadat kedua di dunia itu dari para kompetitornya. Sebelumnya VW telah berupaya bermitra dengan Suzuki Motor Corp, namun tidak berlanjut sebelum VW terlibat skandal emisi tahun 2015.

"Kami bersama Tata Motors telah meletakkan strategi untuk melayani kebutuhan konsumen di pasar yang terus berkembang ini. Dengan menawarkan produk yang tepat, kami berniat untuk mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan dan menguntungkan," kata CEO VW Mathias Mueller dalam sebuah pernyataan.

Volkswagen memang tengah berjuang selama bertahun-tahun dalam mengembangkan kendaraan murah untuk dipasarkan di negara-negara berkembang. Namun terkendala dengan mahalnya teknologi yang dimiliki sehingga kerja sama tersebut dapat memberikan Tata Motors akses terhadap teknologi VW tersebut sehingga dapat memangkas biaya yang tinggi.

Pada November tahun lalu Volkswagen mengumumkan rencana untuk memangkas 30.000 pekerjaan di seluruh dunia dengan sekitar 23.000 di antaranya berdampak di Jerman.

Tag: Volkswagen, Tata Motors Limited

Penulis: Gregor Samsa

Editor: Dewi Ispurwanti

Foto: Theguardian.com

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,563.12 3,526.98
British Pound GBP 1.00 17,216.98 17,042.92
China Yuan CNY 1.00 1,944.89 1,925.67
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,361.00 13,229.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,932.57 9,827.82
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,714.53 1,697.57
Dolar Singapura SGD 1.00 9,640.67 9,544.04
EURO Spot Rate EUR 1.00 14,957.64 14,808.54
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,125.38 3,090.89
Yen Jepang JPY 100.00 11,971.15 11,847.57

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5716.815 13.382 547
2 Agriculture 1803.514 0.219 21
3 Mining 1365.142 8.539 43
4 Basic Industry and Chemicals 617.827 0.932 66
5 Miscellanous Industry 1478.993 4.609 42
6 Consumer Goods 2523.638 -9.955 40
7 Cons., Property & Real Estate 495.589 0.371 63
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1156.860 19.515 59
9 Finance 913.941 0.109 89
10 Trade & Service 898.255 3.266 124
No Code Prev Close Change %
1 UNIC 4,030 4,990 960 23.82
2 BMSR 119 146 27 22.69
3 MTSM 304 358 54 17.76
4 HOME 262 300 38 14.50
5 BJBR 1,960 2,240 280 14.29
6 UNIT 246 278 32 13.01
7 NIPS 416 470 54 12.98
8 RANC 426 478 52 12.21
9 AGRS 195 218 23 11.79
10 CASS 770 860 90 11.69
No Code Prev Close Change %
1 HDFA 198 156 -42 -21.21
2 BSWD 2,340 1,890 -450 -19.23
3 CMPP 139 120 -19 -13.67
4 VICO 320 278 -42 -13.12
5 GSMF 118 104 -14 -11.86
6 DART 388 352 -36 -9.28
7 BVIC 316 292 -24 -7.59
8 GMTD 7,500 7,000 -500 -6.67
9 IDPR 1,330 1,250 -80 -6.02
10 LPIN 1,200 1,130 -70 -5.83
No Code Prev Close Change %
1 INPC 103 99 -4 -3.88
2 SRIL 314 340 26 8.28
3 PGAS 2,460 2,540 80 3.25
4 BUMI 354 366 12 3.39
5 TLKM 4,360 4,470 110 2.52
6 MLPL 246 238 -8 -3.25
7 PBRX 496 498 2 0.40
8 UNTR 24,100 24,575 475 1.97
9 BBCA 17,475 17,575 100 0.57
10 MNCN 1,825 1,880 55 3.01