Portal Berita Ekonomi Senin, 24 April 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 09:59 WIB. Aljazair - Aljazair memanggil dubes Maroko memprotes tuduhan pengusiran pengungsi Suriah ke Maroko.
  • 09:28 WIB. BMKG - Gempa di Tasikmalaya tidak berdampak kerusakan.
  • 09:56 WIB. DPR - DPR meminta pemerintah serius mengembangkan energi baru dan terbarukan menyusul penurunan kualitas udara di kota besar.
  • 09:31 WIB. Malaysia - Malaysia dan China akan mengukuhkan hubungan diplomatik dan kerja sama pertahanan antara kedua negara.
  • 09:27 WIB. Sukabumi - BMKG sebut gempa di Tasikmalaya tidak berpotensi Tsunami.
  • 09:06 WIB. Monte Carlo - Rafael Nadal meraih gelar kesepuluh di Monte Carlo Masters usai mengalahkan Albert Ramos.
  • 09:05 WIB. Boston - Kalahkan Bulls di game keempat, Boston Celtics menyamakan kedudukan 2-2 atas Chicago Bulls.
  • 09:03 WIB. Jackie Chan - Jackie Chan mengatakan akan membuat film di Hongaria.
  • 09:02 WIB. Pertamina - Pertamina MOR IV Jawa Tengah dan DIY menggelar operasi pasar elpiji tabung 3 kg.
  • 09:01 WIB. Austin - Marc Marquez raih kemenangan perdana musim ini di MotoGP Austin.
  • 09:01 WIB. Jackie Chan - Jackie Chan menghadiri acara pembukaan Chinese Film Festival 2017 di Budapes, Hongaria.

Nah Lho, Wapres Filipina Kecam Kebijakan Perang Narkoba Duterte

Foto Berita Nah Lho, Wapres Filipina Kecam Kebijakan Perang Narkoba Duterte
Warta Ekonomi.co.id, Manila -

Wakil Presiden Filipina Leni Robredo dalam sebuah video yang dikirim kepada PBB, mengecam kebijakan perang terhadap narkoba dari Presiden Rogdrigo Duterte yang membuat ribuan nyawa melayang.

Robredo mengatakan bahwa narkotika dan obat-obatan terlarang adalah persoalan kesehatan publik yang tidak bisa diselesaikan "hanya melalui peluru." Lebih dari 8.000 orang telah tewas sejak Duterte melancarkan perang melawan narkoba saat resmi menjadi presiden pada 30 Juni tahun lalu. Selain itu, sekitar 2.500 tewas di tangan para polisi yang mengaku terpaksa mengeluarkan tembakan untuk membela diri.

Sejumlah organisasi pembela hak asasi manusia mengatakan bahwa ribuan kematian itu merupakan pembunuhan ekstra judisial yang diperintahkan oleh polisi. Pihak kepolisian sendiri membantah tudingan tersebut.

Dalam sebuah video yang akan diperlihatkan pada Kamis dalam pertemuan tahunan Komisi PBB untuk Narkoba di Jenewa, Robredo menentang kebijakan Duterte. Warga Filipina saat ini "tidak punya harapan maupun pertolongan," kata dia.

"Jumlah kematian akibat pembunuhan terkait narkoba terus naik," kata Robredo dalam video yang juga diunggah di media sosial YouTube tersebut.

"Kita sekarang harus menyaksikan statistik yang sungguh memprihatinkan. Sejak Juni tahun lalu, lebih dari 7.000 orang tewas tanpa persidangan yang adil. Rakyat kami sangat membutuhkan lingkungan yang aman," kata Robredo.

Pemerintah hingga kini tidak berkomentar mengenai pernyataan Robredo tersebut.

Robredo adalah salah satu dari sedikit tokoh politik elit yang secara terbuka menentang kebijakan Duterte.

Sebagian besar para pengkritik Duterte harus menghadapi pembunuhan karakter dan didiskreditkan oleh sang presiden sendiri dan orang-orang terdekatnya.

Duterte juga mengaku tidak ragu untuk mempermalukan pemimpin negara asing yang berpendapat berbeda.

Hubungan Robredo dengan Duterte memang sudah sejak lama memanas. Sang wakil presiden tidak pernah diundang dalam rapat kabinet, dan keduanya jarang bertemu.

Robredo berasal dari partai yang berbeda dan bukan merupakan tokoh pilihan Duterte. Keduanya terpilih dalam pemungutan suara yang berbeda--kontras dengan Indonesia di mana presiden dan wakilnya dipilih dalam satu paket.

Robredo sempat meminta agar pemerintah lebih transparan dalam kebijakan narkoba dan meragukan statistik Duterte terkait pengguna obat-obatan terlarang. Duterte pernah mengatakan bahwa empat juta orang Filipina sudah menjadi "budak" narkoba.

Menurut Robredo, persoalan narkoba sangat terkait erat dengan kemiskinan dan ketimpangan sosial. (Ant)

Tag: Filipina, Rodrigo Roa Duterte

Penulis: ***

Editor: Sucipto

Foto: Mb.com.ph

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5664.475 69.169 541
2 Agriculture 1823.242 -21.549 21
3 Mining 1527.258 -9.366 43
4 Basic Industry and Chemicals 604.665 0.747 66
5 Miscellanous Industry 1536.728 81.861 42
6 Consumer Goods 2438.363 10.107 39
7 Cons., Property & Real Estate 508.320 5.827 61
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1144.585 47.100 57
9 Finance 876.611 2.719 89
10 Trade & Service 917.711 9.714 123
No Code Prev Close Change %
1 BBHI 104 140 36 34.62
2 BGTG 88 117 29 32.95
3 ALKA 131 161 30 22.90
4 ASBI 358 426 68 18.99
5 RANC 412 480 68 16.50
6 HITS 650 745 95 14.62
7 ALMI 170 189 19 11.18
8 BAYU 900 1,000 100 11.11
9 SKLT 780 860 80 10.26
10 ARII 304 332 28 9.21
No Code Prev Close Change %
1 ASJT 600 472 -128 -21.33
2 HOME 256 212 -44 -17.19
3 BMAS 420 350 -70 -16.67
4 MFIN 1,350 1,150 -200 -14.81
5 TIRA 268 230 -38 -14.18
6 ERTX 184 160 -24 -13.04
7 JKSW 67 59 -8 -11.94
8 CANI 525 464 -61 -11.62
9 INCI 390 350 -40 -10.26
10 NAGA 180 165 -15 -8.33
No Code Prev Close Change %
1 BNLI 675 695 20 2.96
2 TLKM 4,110 4,420 310 7.54
3 ASII 8,575 9,150 575 6.71
4 SRIL 308 306 -2 -0.65
5 KBLI 645 670 25 3.88
6 RIMO 153 166 13 8.50
7 PRAS 200 198 -2 -1.00
8 KAEF 2,310 2,460 150 6.49
9 BBNI 6,250 6,150 -100 -1.60
10 JSMR 4,510 4,470 -40 -0.89