Portal Berita Ekonomi Minggu, 28 Mei 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 09:54 WIB. North Korea - Kim Jong Un has supervised the test of a new anti-aircraft weapon system and ordered its mass production.
  • 09:50 WIB. Bunaken - PLN akan segera membangun listrik bawah laut di Bunaken.
  • 09:49 WIB. Geneva - Stan Wawrinka berhasil menjadi juara Geneva Open mengalahkan Zverev.
  • 09:48 WIB. Uji Coba Tol - Hanya 40 Menit dari Solo menuju Ngawi melalui tol Solo-Kertosono.
  • 09:47 WIB. Lyon - Tsonga menjuarai Lyon Open mengalahkan Thomas Berdych.
  • 09:42 WIB. California - The mother of ride-hailing firm Uber's chief executive has died in a boating accident near Fresno, California on Friday.
  • 09:30 WIB. Aceh Utara - Hukuman cambuk 20 kali menanti pedagang yang menjual makanan berbuka puasa sebelum jam 4 sore.
  • 09:28 WIB. Manchester - City siap salip MU dalam mendapatkan pemain Monaco, Benjamin Mendy.
  • 09:27 WIB. Suap BPK - KPK terus dalami kasus suap di Kemendes PDTT terkait predikat WTP.
  • 08:18 WIB. Justin Trudeau - Perdana Menteri Justin Trudeau ikut sambut bulan Ramadan.
  • 08:15 WIB. Schapelle Corby - Schapelle Corby alias "Ratu Ganja" dideportasi dari Bali menuju ke negara asalnya yakni Australia.
  • 08:10 WIB. G7 - Para pemimpin G7 alamatkan kegagalan kesepakatan perubahan iklim kepada Donald Trump.
  • 08:06 WIB. Inggris - Inggris turunkan status keamanan setelah merilis foto tersangka bom bunuh diri di Manchester.
  • 08:05 WIB. Trump - Trump akhiri lawatan perdananya ke luar negeri pada Sabtu (27/5).
  • 08:02 WIB. Amerika Serikat - Zbigniew Brzezinski, penasehat semasa presiden AS Jimmy Carter meninggal dunia di usia 89 tahun.

Pelatihan IFFAI Tingkatkan Sinergi Antarinstansi Terkait Perikanan

Foto Berita Pelatihan IFFAI Tingkatkan Sinergi Antarinstansi Terkait Perikanan
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan, pelatihan The International Fishforce Academy of Indonesia (IFFAI) bakal dapat meningkatkan sinergi dan koordinasi yang jauh lebih baik dalam rangka menangani kejahatan yang terkait sektor perikanan.

"Gunakan semua kapasitas yang kita punya, kita punya TNI, kepolisian, kementerian," kata Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dalam acara peresmian dan pembukaan pelatihan IFFAI di Gedung Mina Bahari (GMB) III KKP, Jakarta, Kamis (16/3/2017).

Menurut Menteri Susi, persoalan koordinasi juga kerap menjadi masalah sehingga berbagai pihak juga harus bekerja keras untuk menjaga misi menjadikan lautan Indonesia sebagai masa depan.

Menteri Kelautan dan Perikanan mengingatkan bahwa pelaku illegal fishing sudah mulai menggunakan metode penangkapan tidak ramah lingkungan, sehingga harga ikan juga menjadi lebih mahal serta aktivitas sektor perikanan tidak berkontribusi kepada perpajakan dan pertumbuhan perekonomian di Tanah Air.

"Kami juga menyadari bagian dari masalah adalah kita juga. Kita butuh melestarikan sumber daya laut untuk generasi mendatang," katanya dan mengatakan, langkah ini mendapatkan apresiasi dukungan dari dunia internasional seperti dari negara Australia, Norwegia, dan Afrika Selatan.

Dia menyatakan, Republik Indonesia tidak sendirian karena telah banyak negara yang menyadari bahwa kejahatan perikanan tidak hanya terkait perikanan tetapi juga tindak pidana lainnya seperti perbudakan dan penyelundupan narkoba, hingga imigran Selain itu, ujar dia, pihak korporasi yang terlibat aktivitas penangkapan ikan secara ilegal juga melibatkan kegiatan bisnis di banyak negara sehingga setiap negara juga harus mau berbagi informasi secara bersama-sama.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengapresiasi berbagai terobosan yang kerap dilakukan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan dalam memberantas kasus perikanan dan tindak pidana terkait lainnya.

"Ibu Susi tahu bagaimana bagaimana melindungi sumber daya laut dan langsung menggebrak. Strateginya pukul dulu untuk memberikan efek jera. Kita mendapatkan apresiasi baik dari dalam negeri maupun dunia internasional," kata Kapolri.

Menurut Kapolri, kata-kata koordinasi dan sinergi itu seperti barang langka, yang mudah diucapkan tetapi kerap sulit untuk diwujudkan di Indonesia.

Menteri Susi, ujar Kapolri, paham betul banyak sekali pemangku kepentingan sehingga upaya untuk membawa semua menjadi satu persepsi dan pikiran yang sama.

Kapolri mengingatkan, setiap instansi punya dasar rezim hukum kewenangan yang berbeda-beda, serta belum lagi bila membicarakan kendala operasional, di mana masing-masing terkadang bergerak sendiri serta menimbulkan egosektoral.

"Solusinya duduk bersama bukan hanya tingkat strategis tetapi dalam tahap yang lebih operasional dan taktis," katanya.

Kapolri mengatakan, hal yang terpenting adalah hubungan personal yang dapat terbentuk melalui kebersamaan, karena bila hubungan personal terbentuk, semua menjadi serba mudah.

Selain itu, ujar dia, penting pula memiliki kemampuan deteksi intelijen yang kuat, penyelidikan yang ilmiah, serta kesatuan yang memadai dalam memberantas penangkapan ikan secara ilegal.

"Semua punya informasi, kalau shared informasi syarat terpenting, adalah satu, trust. Karena sharing informasi yang mulus hanya bisa bila percaya satu sama lain," katanya.

Dia mengingatkan bila tidak ada kepercayaan maka semuanya dapat hanya berkutat kepada rezim hukum masing-masing padahal semua instansi harus bekerja sama secara penuh untuk menjaga kedaulatan sumber daya laut nasional. (Ant)

Tag: Perikanan, Susi Pudjiastuti

Penulis: ***

Editor: Sucipto

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,563.12 3,526.98
British Pound GBP 1.00 17,216.98 17,042.92
China Yuan CNY 1.00 1,944.89 1,925.67
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,361.00 13,229.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,932.57 9,827.82
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,714.53 1,697.57
Dolar Singapura SGD 1.00 9,640.67 9,544.04
EURO Spot Rate EUR 1.00 14,957.64 14,808.54
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,125.38 3,090.89
Yen Jepang JPY 100.00 11,971.15 11,847.57

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5716.815 13.382 547
2 Agriculture 1803.514 0.219 21
3 Mining 1365.142 8.539 43
4 Basic Industry and Chemicals 617.827 0.932 66
5 Miscellanous Industry 1478.993 4.609 42
6 Consumer Goods 2523.638 -9.955 40
7 Cons., Property & Real Estate 495.589 0.371 63
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1156.860 19.515 59
9 Finance 913.941 0.109 89
10 Trade & Service 898.255 3.266 124
No Code Prev Close Change %
1 UNIC 4,030 4,990 960 23.82
2 BMSR 119 146 27 22.69
3 MTSM 304 358 54 17.76
4 HOME 262 300 38 14.50
5 BJBR 1,960 2,240 280 14.29
6 UNIT 246 278 32 13.01
7 NIPS 416 470 54 12.98
8 RANC 426 478 52 12.21
9 AGRS 195 218 23 11.79
10 CASS 770 860 90 11.69
No Code Prev Close Change %
1 HDFA 198 156 -42 -21.21
2 BSWD 2,340 1,890 -450 -19.23
3 CMPP 139 120 -19 -13.67
4 VICO 320 278 -42 -13.12
5 GSMF 118 104 -14 -11.86
6 DART 388 352 -36 -9.28
7 BVIC 316 292 -24 -7.59
8 GMTD 7,500 7,000 -500 -6.67
9 IDPR 1,330 1,250 -80 -6.02
10 LPIN 1,200 1,130 -70 -5.83
No Code Prev Close Change %
1 INPC 103 99 -4 -3.88
2 SRIL 314 340 26 8.28
3 PGAS 2,460 2,540 80 3.25
4 BUMI 354 366 12 3.39
5 TLKM 4,360 4,470 110 2.52
6 MLPL 246 238 -8 -3.25
7 PBRX 496 498 2 0.40
8 UNTR 24,100 24,575 475 1.97
9 BBCA 17,475 17,575 100 0.57
10 MNCN 1,825 1,880 55 3.01