Portal Berita Ekonomi Selasa, 28 Maret 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 17:02 WIB. Russia -  FCA Rus, a Russian unit of Fiat Chrysler Automobiles, had informed it of a recall of 1,159 Jeep Grand Cherokee and Liberty automobiles due to possible technical problems.
  • 16:51 WIB. Copenhagen -  Uber Technologies will discontinue its services in Denmark due to the country's new taxi law.
  • 16:48 WIB. Dubai - Citigroup has formally applied for a license to conduct capital markets business in Saudi Arabia.
  • 16:12 WIB. Phnom Penh - Cambodia officially banned selling and exporting locally-pumped human breast milk on Tuesday (28/3).
  • 16:08 WIB. Dubai -  Amazom.com has agreed to acquire Middle East online retailer Souq.com.
  • 15:02 WIB. Asuransi - David Beckham ditunjuk sebagai duta asuransi AIA.
  • 14:56 WIB. Banjir - Sebanyak 45.447 korban banjir Bima masih mengungsi.
  • 14:56 WIB. Cianjur - Polres Cianjur sosialisasi anti hoax di Sekolah dasar.
  • 14:33 WIB. Jambi - Pemprov Jambi menggandeng OJK untuk melakukan pembinaan dan pelatihan UMKM.
  • 14:29 WIB. CIMB - CIMB Niaga Syariah memacu pembiayaan perumahan melalui program Hijrah KPR Syariah dengan menggandeng Daarul Qur’an.
  • 13:58 WIB. Bank Mega - Bank Mega menargetkan pertumbuhan kredit 16,61 persen pada 2017.
  • 13:37 WIB. Palestina - KBRI Amman mempromosikan pariwisata Palestina dan Yordania di Indonesia.
  • 13:35 WIB. Bursa - KGI Sekuritas pada perdagangan Rabu (29/3/2017) merekomendasikan saham-saham BBNI, ASII, ADRO, dan ADHI.
  • 13:32 WIB. e-KTP - Jaksa KPK: Mulai pekan ini sidang e-KTP seminggu dua kali.
  • 13:30 WIB. Bursa - Binaartha Sekuritas rekomendasikan sejumlah saham pada perdagangan Rabu (29/3/2017) adalah AKRA, PPRO, TINS, SMRA, INDF, dan INCO.
  • 13:15 WIB. Nasional - Jokowi sebut Indonesia pada 2045 akan berada di posisi 4 terbesar ekonomi dunia.
  • 13:11 WIB. Pilgub DKI - Bawaslu: Istri Ahok tidak terbukti lakukan pelanggaran.
  • 13:10 WIB. Pilgub DKI - KPU nilai debat soal tiru meniru program kerja dianggap sehat.
  • 13:08 WIB. e-KTP - Jaksa KPK akan panggil seluruh anggota DPR yang bahas e-KTP.
  • 13:07 WIB. Permenhub - Menhub: Seluruh perusahaan angkutan online sudah setuju tentang peraturan baru.
  • 12:27 WIB. Berlin - Koin emas senilai Rp 58 miliar dicuri dari sebuah museum di Berlin.
  • 12:25 WIB. Barcelona - Messi terancam absen bela Barcelona di laga el classico akibat kasus pajak.
  • 10:03 WIB. USA - National Association for Business Economics: the US economy will grow a solid 2.3 percent this year and 2.5 percent in 2018.
  • 10:00 WIB. Seoul - The central Bank of Korea raised its figure for the 2016 Korea economic growth rate by 0.1 percentage points to 2.8 per cent.

Menperin: Industri Keramik Nasional Prospektif Jangka Panjang

Foto Berita Menperin: Industri Keramik Nasional Prospektif Jangka Panjang
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan industri keramik nasional masih cukup prospektif dalam jangka panjang seiring dengan pertumbuhan pasar domestik yang terus meningkat.

Peluang pengembangan sektor ini didukung pula dengan adanya program pemerintah dalam meningkatkan infrastruktur serta pembangunan properti dan perumahan, dan diharapkan akan menggenjot konsumsi keramik nasional.
 
“Industri keramik menjadi salah satu sektor unggulan karena ditopang oleh ketersediaan bahan baku berupa sumber daya alam yang tersebar di wilayah Indonesia,” kata Airlangga  pada Pembukaan Pameran Keramika 2017 di Jakarta, Kamis (16/3/2017).
 
Airlangga, melalui keterangan tertulis Kemenperin menyebutkan, kapasitas produksi terpasang ubin keramik nasional tahun 2016 sebesar 580 juta meter persegi dengan realisasi mencapai 350 juta meter persegi.
 
“Utilisasinya sekarang 65 persen, jadi harus ditingkatkan lagi. Kalau sudah mampu produksi 100 persen, kita bisa menjadi produsen keramik nomor empat di dunia,” tuturnya. 
 
Dengan jumlah kapasitas produksi saat ini, sekitar 87 persen untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri, dan sisanya diekspor ke negara-negara di kawasan Asia, Eropa dan Amerika.
 
Sementara itu, produksi untuk jenis tableware mencapai 290 juta keping, sanitari sekitar 5,4 juta keping, dan genteng (rooftile) sebanyak 120 juta keping.
 
“Prospek industri keramik nasional juga dapat dilihat dari pemakaian konsumsi keramik di Indonesia yang masih lebih rendah dibandingkan di negara ASEAN lainnya,” ungkapnya.
 
Untuk itu, produsen keramik diminta melakukan diversifikasi produk dengan berbagai desain serta menggunakan motif khas Indonesia untuk meningkatkan permintaan dari konsumen.
 
Bahkan, lanjut Airlangga, yang juga tidak kalah penting adalah industri keramik perlu melakukan pembaruan sarana dan prasarana penunjang produksi.
 
"Misalnya, memodernisasi pabrik dengan teknologi digital printing serta menggunakan peralatan yang mampu memproduksi keramik dengan ukuran besar sesuai tren pasar luar negeri dan domestik," imbuhnya. 
 
Menperin meyakini industri keramik Indonesia mampu berkompetisi di era perdagangan bebas dan berekspansi ke mancanegara.
 
“Langkah strategis yang harus dijalankan, antara lain penguatan struktur industri, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), inovasi teknologi melalui research and development, serta pembangunan infrastruktur," paparnya.
 
Oleh karena itu, Kementerian Perindustrian terus memacu kinerja industri keramik dalam negeri melalui pemberian berbagai insentif serta mengusulkan sebagai sektor yang harus mendapatkan harga gas kompetitif.
 
“Industri ini membutuhan gas sebagai sumber energi yang tidak tergantikan dan tidak boleh terhenti selama 15 tahun dengan proporsi mencapai 20-26 persen dari struktur biaya produksi,” ungkap Airlangga.
 
Apalagi, menurutnya, industri keramik merupakan salah satu kelompok manufaktur yang menjadi penggerak pertumbuhan industri nasional selama 25 tahun terakhir.
 
Sektor yang diandalkan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan industri tahun ini yang ditargetkan bisa melampaui lima persen sehingga menambah sumbangan pada perekonomian nasional.
 
Potensi industri keramik nasional juga ditopang dengan SDM yang kompeten, di mana jumlah serapan tenaga kerja di sektor padat karya ini sebanyak 100 ribu orang.
 
Untuk memenuhi kebutuhan SDM yang sesuai permintaan dunia kerja, Kemenperin telah mengembangkan program pendidikan vokasi yang link and match antara Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan industri. 
 
“Kami harapkan industri bekerja sama dengan SMK untuk menghasilkan tenaga kerja yang terampil dan terdidik, sehingga dapat langsung bekerja di industri,” tegas Airlangga.
 
Langkah ini sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 9 tahun 2016 tentang Revitalisasi SMK untuk Peningkatan Kualitas dan Daya Saing SDM Indonesia.
 
“Kami akan memfasilitasi kerja sama dengan Italia untuk vocational training di bidang pelatihan dan pengembangan desain keramik,” tambahnya.
 
Ketua Umum Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (Asaki) Elisa Sinaga mengatakan, melalui Pameran Keramika, menjadi ajang para pelaku industri domestik menampilkan beragam produk-produk unggulannya dari penerapan teknologi terkini.
 
"Melalui pameran ini, kami ingin juga menumbuhkan kembali minat msyarakat untuk mencintai dan menggunakan produk keramik lokal yang telah banyak berkualitas, kreatif, dan inovatif," tuturnya.
 
Dengan dipamerkannya produk berstandar internasional, Elisa berharap dapat mendorong pasar dalam negeri untuk menggunakan produk lokal di berbagai proyek pembangunan gedung perkantoran, fasiltas umum, hingga sarana dan prasarana seperti Mass Rapid Transit (MRT) dan Light Rail Transit (LRT).
 
“Diperkirakan hingga tahun 2025, angka kebutuhan rumah di Indonesia mencapai 30 juta unit, sehingga permintaan untuk berbagai produk keramik juga akan meningkat,” ujarnya.
 
Pameran ini diikuti 48 peserta dari berbagai negara, antara lain Tiongkok, India, Italia, Amerika Serikat, dan Turki. Kegiatan ini ditargetkan mampu menarik pengunjung hingga 50 ribu orang.  (Ant)

Tag: Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Airlangga Hartarto

Penulis: ***

Editor: Vicky Fadil

Foto: Ferry Hidayat

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5567.134 3.375 540
2 Agriculture 1824.655 -14.401 21
3 Mining 1492.425 9.624 43
4 Basic Industry and Chemicals 580.406 1.919 66
5 Miscellanous Industry 1442.324 10.727 42
6 Consumer Goods 2417.761 8.829 39
7 Cons., Property & Real Estate 506.470 2.079 61
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1091.616 -5.792 57
9 Finance 878.990 -2.246 89
10 Trade & Service 905.716 -0.379 122
No Code Prev Close Change %
1 PORT 464 580 116 25.00
2 AHAP 200 238 38 19.00
3 APLI 105 124 19 18.10
4 PLIN 3,490 4,100 610 17.48
5 MYOH 710 805 95 13.38
6 JRPT 860 970 110 12.79
7 HOME 258 290 32 12.40
8 SMBR 2,640 2,950 310 11.74
9 FAST 1,355 1,495 140 10.33
10 SRIL 314 338 24 7.64
No Code Prev Close Change %
1 MAMI 132 86 -46 -34.85
2 MKNT 448 352 -96 -21.43
3 MTSM 478 378 -100 -20.92
4 ASBI 350 282 -68 -19.43
5 IBST 1,800 1,500 -300 -16.67
6 STAR 101 86 -15 -14.85
7 JECC 6,975 6,000 -975 -13.98
8 RMBA 450 404 -46 -10.22
9 PSDN 162 146 -16 -9.88
10 NIPS 380 350 -30 -7.89
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 314 338 24 7.64
2 MAMI 132 86 -46 -34.85
3 STAR 101 86 -15 -14.85
4 BMTR 510 525 15 2.94
5 PGLI 62 65 3 4.84
6 PBRX 535 535 0 0.00
7 TLKM 4,090 4,080 -10 -0.24
8 PSDN 162 146 -16 -9.88
9 KREN 402 398 -4 -1.00
10 BRPT 2,790 2,960 170 6.09

Recommended Reading