Portal Berita Ekonomi Selasa, 22 Agustus 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 23:33 WIB. Penipuan - Mhfud MD sebut pemerintah tidak wajib ganti kerugian First Travel.
  • 23:13 WIB. Freeport - Luhut sebut sudah harga mati miliki 51 % saham Freeport.
  • 21:49 WIB. Kemenperin - Kemenperin menolak rencana pengenaan cukai plastik karena dapat menghambat industri kecil dan menengah.
  • 21:49 WIB. Kemendag - Kemendag akan melakukan finalisasi harga eceran tertinggi beras medium dan beras premium.
  • 21:48 WIB. Kementan - Kementan meluncurkan varietas baru benih padi Green Super Rice.
  • 21:47 WIB. Pertani - Pertani optimis realisasi penyaluran benih subsidi ke petani dapat mencapai 80% hingga akhir tahun.
  • 21:47 WIB. Benih - Penyaluran benih unggul ke petani dinilai belum optimal di mana tingkat penyerapan hanya mencapai 57,73%.
  • 21:44 WIB. Kemenhub - Kemenhub mengkaji pengembangan bandara-bandara baru dan yang sudah ada di Jawa bagian selatan.
  • 21:43 WIB. Amitra - Amitra merevisi target pembiayaan pada tahun ini menjadi Rp400 miliar.
  • 21:41 WIB. FIF - FIF Spektra mengatakan pembiayaan elektronik lebih berisiko dan mahal.
  • 21:40 WIB. MTF - Mandiri Tunas Finance memperoleh 2.436 surat pemesanan kendaraan pada ajang GIIAS 2017.
  • 21:38 WIB. Gadget - Smartphone terbaru dari Coolpad ini hadir dengan membawa tombol home fisik serupa tombol iPhone di seri Cool M7.
  • 21:38 WIB. CIMB - Bank CIMB Niaga mengalokasikan anggaran Rp1,248 triliun untuk pengembangan TI pada tahun ini.
  • 21:35 WIB. Gadget - Polaroid menghadirkan smartphone dengan dua varian, yakni Cosmo K dan Cosmo Plus.
  • 21:33 WIB. TLKM - Telkom membantah kabar terkait rencana pembelian saham Solusi Tunas Pratama terkait bisnis menara.

Mau Bisnis Online? Coba Lirik Cara Optimalkan Iklan Lewat Google Adwords Ini

Foto Berita Mau Bisnis Online? Coba Lirik Cara Optimalkan Iklan Lewat Google Adwords Ini
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Beberapa orang mungkin ada yang merasa bingung harus mulai bisnis online dari mana dan adapula yang sudah terjun ke dalam bisnis online, namun tidak mendapatkan hasil apapun. Atas dasar itulah, pada kesempatan ini Warta Ekonomi membahas lima tips promosi lewat Google AdWords yang dirasa mampu mengoptimalkan iklan. Apa saja itu? Berikut paparannya

1. Saat Membuat Daftar Kata Kunci, Berpikirlah Seperti Calon Konsumen
Seandainya Anda adalah calon konsumen yang sedang mencari sebuah produk atau jasa maka apa yang akan Anda ketik di mesin pencarian? Pikirkanlah kira-kira frasa apa yang akan digunakan oleh calon konsumen untuk mencari sebuah produk atau jasa.

"Jangan gunakan frasa yang terlalu umum, tapi gunakanlah frasa yang cukup spesifik sehingga dapat menarik pelanggan yang tepat ke website Anda. Misalnya, Anda adalah penjual tempat tidur bayi, mungkin Anda bisa memilih frasa seperti "tempat tidur bayi laki-laki kayu" atau "tempat tidur bayi perempuan lucu"," demikian informasi yang disampaikan Google kepada Warta Ekonomi di Jakarta, Kamis (16/3/2017).

Anda juga dapat memanfaatkan AdWords Keyword Planner untuk mengetahui frasa apa saja yang digunakan oleh calon konsumen pada umumnya.

2. Membuat Iklan yang Menarik dan Ajak Pelanggan Mengambil Langkah (Call to Action)
Tulislah iklan yang relevan, jelas, menarik, serta mengajak pelanggan mengambil langkah selanjutnya. Iklan yang baik akan membuat pelanggan mengeklik dan kemudian membeli produk Anda. Tulislah keunggulan produk Anda atau tawaran spesial seperti "kualitas terbaik", "gratis pengiriman", dan "diskon 50%".

Ajaklah pelanggan untuk mengambil langkah selanjutnya dengan frasa seperti, "pesan sekarang" atau "daftar sekarang".

3. Menggunakan Negative Keyword
Negative keyword adalah kata kunci yang tidak relevan dengan produk atau iklan yang Anda jalankan. Negative keyword mencegah iklan ditampilkan pada setiap permintaan pencarian yang berisi kata kunci tersebut. Dengan menyaring pencarian yang tidak relevan, negative keyword dapat membantu Anda mencapai calon konsumen yang paling tepat, mengurangi biaya per-klik, dan meningkatkan ROI Anda.

Misalnya, Anda menjual kaos bola maka sebaiknya menambah negative keyword "kaos kaki" dan "kaos basket" untuk memastikan bahwa iklan Anda hanya akan muncul ketika calon pelanggan menulis "kaos bola" bukan ketika calon pelanggan menulis "kaos basket" atau "kaos kaki".

4. Menggunakan Analisis Website (Web Analytics)
Web analytics adalah program yang dapat membantu Anda mengetahui dan menganalisis apa yang dilakukan oleh para pengunjung situs Anda.

Web analytics dapat menganalisis data kunjungan (traffic), kinerja mesin pencari, promosi e-mail, dsb. Dengan memanfaatkan informasi dari web analytics, Anda dapat mengoptimalkan situs dan meningkatkan ROI Anda. Web analytics sepeti Google Analytics dapat diakses secara gratis sehingga tidak memberatkan Anda.

5. Mengunjungi Referensi Online
AdWords Help Center mempunyai banyak informasi berguna bagi Anda yang ingin menambah pengetahuan mengenai Google AdWords.

Tag: Google Indonesia

Penulis: Dina Kusumaningrum

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Vicky Fadil

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,579.10 3,543.18
British Pound GBP 1.00 17,283.51 17,109.63
China Yuan CNY 1.00 2,012.02 1,991.94
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,422.00 13,288.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,649.01 10,536.06
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,715.75 1,698.58
Dolar Singapura SGD 1.00 9,856.07 9,753.38
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,782.93 15,620.04
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,129.77 3,096.35
Yen Jepang JPY 100.00 12,292.33 12,166.27

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5861.004 -32.837 559
2 Agriculture 1736.347 -8.071 18
3 Mining 1506.720 -4.642 44
4 Basic Industry and Chemicals 606.497 -4.760 67
5 Miscellanous Industry 1342.856 -3.844 41
6 Consumer Goods 2458.844 -59.274 45
7 Cons., Property & Real Estate 509.294 0.761 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1239.858 -1.111 60
9 Finance 986.730 4.982 89
10 Trade & Service 917.455 -7.348 130
No Code Prev Close Change %
1 PSDN 170 218 48 28.24
2 ALKA 304 380 76 25.00
3 CMPP 304 380 76 25.00
4 GOLD 580 680 100 17.24
5 PRAS 222 260 38 17.12
6 BBHI 170 186 16 9.41
7 OKAS 78 85 7 8.97
8 HDFA 184 199 15 8.15
9 MKNT 1,320 1,425 105 7.95
10 AMAG 382 410 28 7.33
No Code Prev Close Change %
1 BIMA 116 92 -24 -20.69
2 PUDP 640 545 -95 -14.84
3 DGIK 69 60 -9 -13.04
4 TALF 360 314 -46 -12.78
5 RMBA 450 398 -52 -11.56
6 MLPT 555 500 -55 -9.91
7 LION 975 885 -90 -9.23
8 SQMI 550 500 -50 -9.09
9 VINS 198 180 -18 -9.09
10 ENRG 120 110 -10 -8.33
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 344 352 8 2.33
2 MBSS 366 376 10 2.73
3 PUDP 640 545 -95 -14.84
4 MLPL 218 212 -6 -2.75
5 WAPO 101 95 -6 -5.94
6 INDY 935 990 55 5.88
7 BUMI 288 274 -14 -4.86
8 HMSP 3,740 3,590 -150 -4.01
9 MPPA 750 750 0 0.00
10 KREN 418 426 8 1.91