Portal Berita Ekonomi Minggu, 23 Juli 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 22:52 WIB. AIA -¬†AIA Financial Cervices menyerahkan dana CSR¬†sebesar Rp300 juta ke Badan Amil Zakat Nasional.
  • 21:50 WIB. e-KTP - DPD Golkar se-Indonesia solid dukung Setnov.
  • 21:49 WIB. Pilpres - PKB harap pilpres 2019 digandeng Jokowi.
  • 21:49 WIB. e-KTP - Golkar harap KPK berpegang pada fakta hukum.
  • 21:48 WIB. Pilpres - PKB: Presidential Threshold bukan untuk hasilkan capres tunggal.
  • 21:46 WIB. Narkotika - BNN sebut Pretty Asmara tak pernah jadi duta antinarkoba.
  • 21:45 WIB. Jakarta - Mantan Gubernur DKI Jakarta Soerjadi Soedirdja pesan kepada Sandiaga tunduk kepada pemerintah pusat.
  • 21:44 WIB. Jakarta - Sandiaga dapat pesan dari mantan Gubernur DKI.
  • 21:43 WIB. Jokowi - Presiden Jokowi usul program sosial jadi PR untuk pelajar.
  • 21:43 WIB. SMS Ancaman - HM: Berkas Hary Tanoe masih di Polri.
  • 21:42 WIB. Makassar - Dishub Makassar akui macet karena kelebihan kendaraan.

Mentan Sebut Anggaran Teknologi Pertanian Tembus Rp7 Triliun

Foto Berita Mentan Sebut Anggaran Teknologi Pertanian Tembus Rp7 Triliun
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengungkapkan pihaknya menaruh atensi pada penerapan teknologi untuk meningkatkan produksi pertanian. Tidak heran, porsi anggaran buat penerapan teknologi pertanian menembus Rp7 triliun.

"Anggaran teknologi pertanian untuk alatnya saja berkisar Rp2-3 triliun. Secara keseluruhan untuk teknologi sekitar Rp7 triliun," kata Amran seusai kegiatan Temu Informasi Inovasi Teknologi Pertanian yang digelar di Kampus UMI Makassar, Jumat (17/3/2017).

Menurut Amran, penerapan teknologi dalam mendukung program ketahanan pangan merupakan keniscayaan. Tidak mungkin mengejar target swasembada pangan tanpa didukung teknologi tepat guna. Karena itu, Kementerian Pertanian (Kementan) menggandeng Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) dalam upaya peningkatan produksi pertanian. Kementan juga mendorong perguruan tinggi terlibat dalam inovasi pertanian.

"Tidak mungkin pertanian Indonesia berubah tanpa teknologi dan teknologi itu gudangnya ada di kampus atau perguruan tinggi. Yang bisa angkat produksi, ya teknologi. Makanya, saya minta para guru besar untuk turut membantu," ucap Amran di hadapan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi M Nasir beserta sejumlah rektor perguruan tinggi negeri maupun swasta lingkup kawasan timur Indonesia.

Kerja sama Kementan dan Kemristekdikti, menurut Amran, akan diupayakan implementasinya di seluruh pelosok Indonesia. Saat ini kerja sama inovasi pertanian diakuinya masih terbatas di beberapa daerah, semisal Indramayu.

Mentan menginginkan seluruh daerah di Tanah Air bisa meniru inovasi pertanian di Indramayu di mana hasil produksi bisa naik sampai dua kali lipat. Dengan begitu, target Indonesia menuju lumbung pangan dunia bisa segera terealisasi.

Menristekdikti M Nasir menyambut baik beragam langkah Menteri Amran yang terus menggenjot penerapan teknologi dalam peningkatan produksi pertanian. Pihaknya juga terus mendorong lahirnya riset-riset yang bisa diimplementasikan untuk peningkatan produksi pertanian. Pihak kampus memang dituntut tidak hanya melakukan riset, tapi juga inovasi yang hasilnya bisa langsung dirasakan untuk kepentingan rakyat.

Menurut Nasir, sudah ada beragam riset dan inovasi pelbagai komoditas pertanian yang dilakukan dan berhasil. Tidak hanya berfokus pada padi, jagung, dan kedelai, Kemristekdikti juga melakukan inovasi pada komoditas kakao dan kopi.

Bahkan, saat ini Indonesia diklaimnya memiliki pusat riset kopi terbaik di dunia yang berada di Jember. Hasil riset kopi di Jember, lanjut dia, yang digunakan untuk budidaya kopi, baik di dalam maupun di luar negeri.

Sementara itu, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo mengungkapkan sinergitas Kementan dan Kemristekdikti akan menjadi kunci untuk pembangunan Indonesia yang lebih baik. Laju pembangunan dan pertumbuhan ekonomi diprediksi bisa lebih pesat bila negara ini berdaulat atas pangan. Namun, tentunya Syahrul menyebut sektor pertanian yang kuat itu mesti ditopang industri sehingga hasil produksinya akan memiliki nilai tambah.

Rektor UMI Makassar Prof Masrurah Mochtar menyebut pihak kampus senantiasa siap mendukung program pemerintah menuju swasembada pangan.

Saat ini, pihaknya maupun perguruan tinggi lain di Indonesia sudah banyak yang memiliki program-program pendampingan untuk peningkatan produksi pertanian. Masrurah menyebut tidak sedikit pihak perguruan tinggi yang juga melakukan inovasi dan pengembangan pertanian di kampusnya masing-masing.

Tag: Andi Amran Sulaiman, Muhammad Nasir, Kementerian Pertanian (Kementan)

Penulis: Tri Yari Kurniawan

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Tri Yari Kurniawan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,571.05 3,534.37
British Pound GBP 1.00 17,368.17 17,186.40
China Yuan CNY 1.00 1,986.20 1,966.33
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,390.00 13,256.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,627.64 10,514.66
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,715.13 1,697.64
Dolar Singapura SGD 1.00 9,799.47 9,697.86
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,579.27 15,420.70
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,124.13 3,090.70
Yen Jepang JPY 100.00 11,971.39 11,848.41

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5765.424 -59.784 558
2 Agriculture 1793.082 4.345 18
3 Mining 1466.837 -10.053 44
4 Basic Industry and Chemicals 618.059 -4.488 67
5 Miscellanous Industry 1398.521 -49.715 41
6 Consumer Goods 2489.161 -28.855 45
7 Cons., Property & Real Estate 483.095 -1.806 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1174.047 -13.703 60
9 Finance 945.670 -11.217 89
10 Trade & Service 918.198 2.093 129
No Code Prev Close Change %
1 HDFA 193 260 67 34.72
2 BIPP 78 100 22 28.21
3 MABA 1,215 1,515 300 24.69
4 DPNS 336 408 72 21.43
5 KOIN 286 340 54 18.88
6 FORU 191 222 31 16.23
7 PADI 340 390 50 14.71
8 TIRA 242 270 28 11.57
9 LPGI 5,350 5,950 600 11.21
10 TRAM 81 90 9 11.11
No Code Prev Close Change %
1 AISA 1,605 1,205 -400 -24.92
2 UNIT 286 220 -66 -23.08
3 TGKA 2,700 2,090 -610 -22.59
4 ASJT 775 640 -135 -17.42
5 SIMA 690 570 -120 -17.39
6 PALM 420 370 -50 -11.90
7 BBLD 685 605 -80 -11.68
8 SDRA 900 815 -85 -9.44
9 LION 930 855 -75 -8.06
10 GPRA 154 142 -12 -7.79
No Code Prev Close Change %
1 AISA 1,605 1,205 -400 -24.92
2 SRIL 356 358 2 0.56
3 LEAD 64 65 1 1.56
4 ASII 8,550 8,200 -350 -4.09
5 HOKI 404 414 10 2.48
6 ERTX 187 189 2 1.07
7 TLKM 4,630 4,560 -70 -1.51
8 TRAM 81 90 9 11.11
9 WSBP 430 430 0 0.00
10 PBRX 540 525 -15 -2.78