Portal Berita Ekonomi Kamis, 24 Agustus 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 09:58 WIB. e-KTP - KPK telah periksa 80 orang saksi terkait kasus e-KTP.
  • 09:58 WIB. BUMN - Menteri Rini janji akan terus pangkas harga Semen di Papua.
  • 09:57 WIB. OTT - KPK sita mata uang asing dari OTT Kemenhub.
  • 09:56 WIB. OTT - Kemenhub benarkan ada orangnya yang kena OTT KPK.
  • 07:50 WIB. Friendly Match (24/8) - Real Madrid 2 - 1 Fiorentina
  • 06:30 WIB. F1 - Mclaren mempertahankan Stoffel Vandoorne sebagai pembalap mereka untuk musim 2018.
  • 06:24 WIB. Bursa Transfer - Jelang ditutupnya bursa transfer, Tottenham Hotspurs rekrut kiper Paulo Gazzaniga dan pemain bertahan Davinson Sanchez.
  • 06:17 WIB. Inggris - Wayne Rooney menyatakan pensiun dari timnas Inggris.
  • 06:05 WIB. Kemenhub - KPK amankan pejabat Kemenhub dalam operasi tangkap tangan.
  • 06:00 WIB. Kualifikasi Liga Champions (24/8) - Slavia Prague 0 - 0 APOEL Nicosia

Potensi Pemberian Kredit Melalui PKBL BUMN Mencapai Rp5 Triliun

Foto Berita Potensi Pemberian Kredit Melalui PKBL BUMN Mencapai Rp5 Triliun
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Selama rentang waktu 5 tahun (2011-2015), empat Bank BUMN di Indonesia yakni PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk memiliki amunisi dana sejumlah Rp4,958 triliun atau sekitar 2% dari total laba bersih setelah pajak untuk disalurkan melalui program kemitraan. Hal itu menjadi gula-gula tersendiri bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk menunjang bisnisnya.

"Potensi pemberian kredit modal usaha yang disalurkan melalui Program Kemitraan BUMN mencapai hampir Rp5 triliun. Angka itu didapatkan hanya dari sektor usaha perbankan saja," kata Sociak and Suistanable Development Program Officer Perkumpulan Prakarsa Rotua Tampubolon di Jakarta, Jumat (17/3/2017).

Lebih lanjut dirinya mengatakan dari angka tersebut tercermin bahwa terdapat 66.105 pelaku UMKM yang bisa menikmati kredit dengan plafon maksimal Rp75 juta. Hal tersebut tentu akan berbuah manis terhadap bisnis pelaku usaha UMKM, mengingat besaran dana murah yang berpotensi didapat jika program kemitraan yang dilakukan berjalan optimal.

"Kami melihat dampak yang sangat signifikan dari Program Kemitraan dalam mengatasi kemiskinan. Hal ini terbukti dari temuan studi ResponsiBank Indonesia tentang Kampoeng BNI Batik Tulis Lasem, Rembang, Jawa Tengah. Mayoritas warga yang dulunya hanya bekerja sebagai buruh batik sekarang mampu jadi pengusaha batik," tambah Rotua

Bahkan ditambahkannya, ada mitra binaan yang telah membuka lapangan kerja untuk masyarakat sekitar dari usaha pembuatan batik tulis itu. Selain itu, pemberian akses modal kredit dari perbankan untuk sektor-sektor usaha kecil juga merupakan upaya menciptakan inklusi keuangan di Indonesia.

Deputi Akses Permodalan, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Fadjar Hutomo menambahkan inklusi keuangan adalah proses memaksimalkan capacity building pada penerima modal usaha agar tercipta peningkatan kemampuan. Di samping itu, penerima modal usaha juga diharapkan dapat diterima di lembaga keuangan.

"Kredit literasi bukan soal tahu cara meminjam modal kreditnya saja, tetapi juga bagaimana mengelola keuangannya," tutur Fadjar pada kesempatan yang sama.

Direktur Direktorat Pengembangan Inklusi Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Eko Ariantoro mengatakan pada tahun 2025 pemerintah menargetkan inklusi keuangan sudah mencapai 84%
dari seluruh penduduk Indonesia. "Maka ada target capaian sebesar 2%, dengan tuntutan peningkatan mencapai 5% setiap tahunnya. Ini adalah target yang ambisius," tutup Eko.

Tag: PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

Penulis: Gito Adiputro Wiratno

Editor: Dewi Ispurwanti

Foto: Gito Adiputro Wiratno

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,575.64 3,539.72
British Pound GBP 1.00 17,193.02 17,018.55
China Yuan CNY 1.00 2,012.37 1,992.26
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,409.00 13,275.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,591.77 10,477.96
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,713.33 1,696.18
Dolar Singapura SGD 1.00 9,846.53 9,744.55
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,770.32 15,611.40
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,132.21 3,098.74
Yen Jepang JPY 100.00 12,234.49 12,106.70

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5914.024 33.727 559
2 Agriculture 1749.119 -1.495 18
3 Mining 1548.199 28.971 44
4 Basic Industry and Chemicals 608.159 -3.067 67
5 Miscellanous Industry 1350.370 5.613 41
6 Consumer Goods 2496.745 27.019 45
7 Cons., Property & Real Estate 508.032 -0.290 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1252.484 7.329 60
9 Finance 993.787 5.533 89
10 Trade & Service 921.814 2.030 130
No Code Prev Close Change %
1 TRAM 110 148 38 34.55
2 OKAS 102 137 35 34.31
3 PGLI 90 110 20 22.22
4 BMAS 360 438 78 21.67
5 PEGE 240 280 40 16.67
6 INDY 1,030 1,200 170 16.50
7 LEAD 61 71 10 16.39
8 MFMI 700 800 100 14.29
9 GOLD 570 650 80 14.04
10 MREI 3,120 3,500 380 12.18
No Code Prev Close Change %
1 TALF 334 274 -60 -17.96
2 IKBI 426 364 -62 -14.55
3 GMTD 7,900 7,000 -900 -11.39
4 PSDN 230 206 -24 -10.43
5 SDPC 118 110 -8 -6.78
6 BRAM 9,100 8,525 -575 -6.32
7 CARS 1,475 1,385 -90 -6.10
8 ARTA 284 268 -16 -5.63
9 BTEK 167 159 -8 -4.79
10 BVIC 238 228 -10 -4.20
No Code Prev Close Change %
1 LEAD 61 71 10 16.39
2 TRAM 110 148 38 34.55
3 IKBI 426 364 -62 -14.55
4 MBSS 380 398 18 4.74
5 DGIK 58 63 5 8.62
6 INDY 1,030 1,200 170 16.50
7 BUMI 268 284 16 5.97
8 MAMI 84 86 2 2.38
9 PBRX 440 444 4 0.91
10 ADRO 1,860 1,955 95 5.11