Portal Berita Ekonomi Minggu, 23 Juli 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 22:52 WIB. AIA -¬†AIA Financial Cervices menyerahkan dana CSR¬†sebesar Rp300 juta ke Badan Amil Zakat Nasional.
  • 21:50 WIB. e-KTP - DPD Golkar se-Indonesia solid dukung Setnov.
  • 21:49 WIB. Pilpres - PKB harap pilpres 2019 digandeng Jokowi.
  • 21:49 WIB. e-KTP - Golkar harap KPK berpegang pada fakta hukum.
  • 21:48 WIB. Pilpres - PKB: Presidential Threshold bukan untuk hasilkan capres tunggal.
  • 21:46 WIB. Narkotika - BNN sebut Pretty Asmara tak pernah jadi duta antinarkoba.
  • 21:45 WIB. Jakarta - Mantan Gubernur DKI Jakarta Soerjadi Soedirdja pesan kepada Sandiaga tunduk kepada pemerintah pusat.
  • 21:44 WIB. Jakarta - Sandiaga dapat pesan dari mantan Gubernur DKI.
  • 21:43 WIB. Jokowi - Presiden Jokowi usul program sosial jadi PR untuk pelajar.
  • 21:43 WIB. SMS Ancaman - HM: Berkas Hary Tanoe masih di Polri.
  • 21:42 WIB. Makassar - Dishub Makassar akui macet karena kelebihan kendaraan.

LSM Sebut Sejumlah Produsen Rokok Targetkan Konsumen Remaja

Foto Berita LSM Sebut Sejumlah Produsen Rokok Targetkan Konsumen Remaja
Warta Ekonomi.co.id, Padang -

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Ruang Anak Dunia (Ruandu) Foundation menyatakan produsen rokok secara sengaja dan konsisten membidik remaja dan pelajar sebagai target pasar utama untuk menjamin keberlangsungan bisnisnya.

"Ini terlihat dari gencarnya produsen rokok beriklan di sekitar lingkungan sekolah, bahkan berdasarkan temuan di Padang 85 persen sekolah dikepung oleh iklan rokok," kata Ketua LSM Ruandu Foundation Muharman di Padang, Jumat (17/3/2017).

Menurut dia, produsen rokok menggunakan dua strategi khusus untuk membidik remaja yaitu beriklan secara gencar di tempat anak muda berkegiatan dan menjual rokok dengan harga murah kepada pelajar.

Ia melihat beriklan secara masif di sekitar sekolah dilakukan perusahaan rokok dengan agresif karena dari pengamatan hampir semua area sekolah mulai dari tembok, jalan depan sekolah hingga warung dibombardir iklan rokok.

Padahal berdasarkan Permendikbud nomor 64 tahun 2015 tentang Sekolah Sebagai Kawasan Tanpa Rokok telah dinyatakan tidak boleh ada iklan dan promosi rokok di sekitar sekolah, bahkan menurut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendi dalam radius 300 meter harus bebas dari promosi rokok, ujarnya.

Jika tidak diantisipasi maka anak-anak dan remaja yang terpapar iklan rokok terus-menerus akan berpotensi jadi perokok.

Ia juga menilai produsen rokok sengaja menjebak anak muda menjadi perokok dengan cara menjual murah.

"Lihat saja di spanduk rokok akan ditemukan tulisan Rp1.000 per batang, bahkan ada pemilik warung yang menerima uang dari industri rokok untuk memasang spanduk tersebut," katanya.

Oleh sebab itu ia mendesak agar pelarangan iklan rokok diberlakukan di Padang untuk melindungi generasi muda dari bahaya rokok.

Sebelumnya, pelajar yang tergabung dalam duta anti rokok bersama Ruandu Foundation telah menggelar aksi pembongkaran spanduk iklan rokok di warung sekitar sekolah pada lima sekolah yang ada di Padang yaitu SMP Negeri 20 dan SMP Negeri 5 , SMP Negeri 11 dan SMA Negeri 9 dan SMA Negeri 8 Padang.

Kegiatan tersebut merupakan upaya untuk melawan industri rokok yang menyasar generasi muda sebagai target.

Sementara pemerintah Kota Padang akan menerapkan pelarangan iklan rokok pada 2018 terutama di ruang publik sebagai upaya menyelamatkan generasi muda dari bahaya rokok. (Ant)

Tag: cukai rokok

Penulis: ***

Editor: Vicky Fadil

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,571.05 3,534.37
British Pound GBP 1.00 17,368.17 17,186.40
China Yuan CNY 1.00 1,986.20 1,966.33
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,390.00 13,256.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,627.64 10,514.66
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,715.13 1,697.64
Dolar Singapura SGD 1.00 9,799.47 9,697.86
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,579.27 15,420.70
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,124.13 3,090.70
Yen Jepang JPY 100.00 11,971.39 11,848.41

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5765.424 -59.784 558
2 Agriculture 1793.082 4.345 18
3 Mining 1466.837 -10.053 44
4 Basic Industry and Chemicals 618.059 -4.488 67
5 Miscellanous Industry 1398.521 -49.715 41
6 Consumer Goods 2489.161 -28.855 45
7 Cons., Property & Real Estate 483.095 -1.806 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1174.047 -13.703 60
9 Finance 945.670 -11.217 89
10 Trade & Service 918.198 2.093 129
No Code Prev Close Change %
1 HDFA 193 260 67 34.72
2 BIPP 78 100 22 28.21
3 MABA 1,215 1,515 300 24.69
4 DPNS 336 408 72 21.43
5 KOIN 286 340 54 18.88
6 FORU 191 222 31 16.23
7 PADI 340 390 50 14.71
8 TIRA 242 270 28 11.57
9 LPGI 5,350 5,950 600 11.21
10 TRAM 81 90 9 11.11
No Code Prev Close Change %
1 AISA 1,605 1,205 -400 -24.92
2 UNIT 286 220 -66 -23.08
3 TGKA 2,700 2,090 -610 -22.59
4 ASJT 775 640 -135 -17.42
5 SIMA 690 570 -120 -17.39
6 PALM 420 370 -50 -11.90
7 BBLD 685 605 -80 -11.68
8 SDRA 900 815 -85 -9.44
9 LION 930 855 -75 -8.06
10 GPRA 154 142 -12 -7.79
No Code Prev Close Change %
1 AISA 1,605 1,205 -400 -24.92
2 SRIL 356 358 2 0.56
3 LEAD 64 65 1 1.56
4 ASII 8,550 8,200 -350 -4.09
5 HOKI 404 414 10 2.48
6 ERTX 187 189 2 1.07
7 TLKM 4,630 4,560 -70 -1.51
8 TRAM 81 90 9 11.11
9 WSBP 430 430 0 0.00
10 PBRX 540 525 -15 -2.78