Portal Berita Ekonomi Sabtu, 19 Agustus 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 19:21 WIB. iOS - Asus akan hadirkan android O untuk zenfone 3 dan 4.
  • 19:07 WIB. Internet - Google tengah menguji coba aplikasi search yang lebih ringan untuk negara berkembang.
  • 17:39 WIB. Teror Barcelona - Kepolisian Spanyol masih mencari tersangka penyerangan di Barcelona.
  • 17:12 WIB. Rusia - Delapan orang terluka akibat penusukan di sebuah kota di Rusia, polisi tembak mati satu penyerang.
  • 16:56 WIB. Pilgub Jabar - PKS yakin bisa menang pilgub Jabar.
  • 16:56 WIB. Politik - PKS: Semoga SBY-Megawati gak ribut lagi.
  • 16:54 WIB. Jokowi - Presiden Jokowi teken UU Pemilu.
  • 16:50 WIB. Finlandia - Dua orang meninggal dunia, enam lainnya terluka dalam insiden penusukan di Finlandia.
  • 16:48 WIB. Teror Barcelona - Polisi Spanyo sebut jika penyerang di Barcelona mempunyai rencana penyerangan yang lebih besar.
  • 16:16 WIB. Gadget - Nokia 8 resmi hadir dengan kamera ganda dan snapdragon 835.
  • 16:13 WIB. Gadget - HMD Global dikabarkan sedang siapkan penerus Nokia 8 dengan layar lebih besar.

Presiden Berpesan Pasokan Gas Pembangkit Diprioritaskan

Foto Berita Presiden Berpesan Pasokan Gas Pembangkit Diprioritaskan
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Presiden Joko Widodo berpesan pasokan gas bumi untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar pembangkit listrik agar diprioritaskan. Siaran pers PT PLN (Persero) di Jakarta, Sabtu, menyebutkan pesan tersebut disampaikan saat Presiden meresmikan delapan pembangkit gas (mobile power plant/MPP) dengan total kapasitas 500 MW di Desa Jungkat, Kecamatan Siantan, Kabupaten Mempawah, Kalbar, Sabtu (18/3/2017).

Turut hadir dalam peresmian antara lain Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri ESDM Ignasius Jonan, Gubernur Kalbar Cornelis, dan Dirut PLN Sofyan Basir. Kedelapan pembangkit tersebut adalah MPP Jeranjang, Lombok dengan kapasitas 2x25 MW yang telah beroperasi sejak 27 Juli 2016.

Lalu, MPP Air Anyir, Bangka 2x25 MW beroperasi 13 September 2016, Tarahan, Lampung 4x25 MW sejak 29 September 2016, dan MPP Nias 1x25 MW pada 31 Oktober 2016.

Kemudian, MPP Balai Pungut, Riau 3x25 MW mulai 13 November 2016, Suge, Belitung 1x25 MW pada 22 November 2016, Paya Pasir, Medan 3x25 MW sejak 9 Desember 2016, dan Mempawah 4x25 MW mulai 8 November 2016.

Pada peresmian tersebut, Jokowi mengatakan PLN telah menempati komitmennya menyelesaikan pembangunan MPP sesuai target. "Saat saya kemari, saya tanyakan kapan MPP ini akan selesai, Pak Dirut PLN menjanjikan kepada saya enam bulan dan beliau berhasil buktikan hal tersebut," katanya.

Keseluruhan pembangkit tersebut diselesaikan melalui penugasan PLN kepada anak perusahaan, Bright Batam, hanya enam bulan sejak peletakan batu pertama (groundbreaking) oleh Presiden pada semester awal 2016.

Kedelapan pembangkit MPP yang menelan biaya lebih dari Rp8 triliun itu merupakan program 35.000 MW. "Ketersediaan listrik sangat strategis karena berdampak pada perkembangan investasi daerah dan perekonomian masyarakat," kata Sofyan.

Pada kesempatan itu, PLN juga menyelesaikan pembangunan infrastruktur kelistrikan di Kalbar, yakni PLTU Ketapang 2x10 MW, saluran udara tegangan tinggi (SUTT) berkapasitas 150 kV ruas Parit Baru-Kota Baru 44 kms, saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET) 275 kV Bengkayang-Jagoibabang 162 kms, dan SUTT 150 kV Singkawang-Bengkayang 140 kms.

Selanjutnya, SUTT 150 kV Singkawang-Sambas 118 kms, gardu induk (GI) 150 kV Kota Baru 30 MVA, GI 150 kV Sambas 30 MVA, gardu induk tegangan ekstra tinggi (GITET) 275 kV Bengkayang 2x250 MVA, dan GI 150 kV Bengkayang 30 MVA.

Tambahan MPP Mempawah 100 MW itu akan meningkatkan daya mampu sistem khatulistiwa menjadi 426 MW dengan beban puncak 300 MW. "Tambahan 100 MW itu artinya bisa memberi peluang penyambungan listrik untuk 120 ribu pelanggan baru," kata Sofyan. (Ant)

Tag: Joko Widodo (Jokowi), PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN), Rini Mariani Soemarno, Sofyan Basir, Ignasius Jonan

Penulis: ***

Editor: Dewi Ispurwanti

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,582.57 3,546.65
British Pound GBP 1.00 17,306.97 17,133.02
China Yuan CNY 1.00 2,012.92 1,992.84
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,435.00 13,301.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,606.93 10,499.81
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,717.22 1,699.98
Dolar Singapura SGD 1.00 9,842.49 9,740.04
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,764.63 15,602.07
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,128.06 3,094.70
Yen Jepang JPY 100.00 12,279.50 12,153.69

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5893.841 1.892 559
2 Agriculture 1744.418 -4.747 18
3 Mining 1511.362 10.536 44
4 Basic Industry and Chemicals 611.257 -6.211 67
5 Miscellanous Industry 1346.700 2.582 41
6 Consumer Goods 2518.118 23.928 45
7 Cons., Property & Real Estate 508.533 -2.509 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1240.969 -0.009 60
9 Finance 981.748 -4.628 89
10 Trade & Service 924.803 1.544 130
No Code Prev Close Change %
1 BIMA 91 116 25 27.47
2 TGRA 400 500 100 25.00
3 FISH 2,400 3,000 600 25.00
4 WAPO 81 101 20 24.69
5 ALKA 244 304 60 24.59
6 CMPP 244 304 60 24.59
7 MLPT 446 555 109 24.44
8 PUDP 515 640 125 24.27
9 LION 820 975 155 18.90
10 PTRO 990 1,125 135 13.64
No Code Prev Close Change %
1 BRAM 13,850 11,100 -2,750 -19.86
2 BPFI 500 450 -50 -10.00
3 WINS 264 242 -22 -8.33
4 KBLV 980 900 -80 -8.16
5 BBHI 183 170 -13 -7.10
6 DGIK 74 69 -5 -6.76
7 PYFA 206 194 -12 -5.83
8 TGKA 2,500 2,370 -130 -5.20
9 TPIA 24,575 23,300 -1,275 -5.19
10 MAMI 78 74 -4 -5.13
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 348 344 -4 -1.15
2 VRNA 98 95 -3 -3.06
3 MPPA 690 750 60 8.70
4 MLPL 214 218 4 1.87
5 GGRM 70,950 74,000 3,050 4.30
6 BBCA 18,900 18,700 -200 -1.06
7 PGAS 2,120 2,160 40 1.89
8 TLKM 4,770 4,780 10 0.21
9 HMSP 3,690 3,740 50 1.36
10 ASII 7,850 7,900 50 0.64