Portal Berita Ekonomi Jum'at, 21 Juli 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 15:18 WIB. Provider - Indosat: Perang tarif data, operator bisa masuk jurang.
  • 15:01 WIB. FIF - Federal International Finance menargetkan penyaluran pembiayaan sebesar Rp33 triliun hingga akhir 2017.
  • 14:59 WIB. FIF - Federal International Finance membukukan penyaluran pembiayaan hingga Rp17 triliun per Juni 2017.
  • 14:42 WIB. Provider - KPPU tolak permohonan tarif bawah Indosat.
  • 14:40 WIB. Amazon - Amazon sematkan Alexa pada smartphone.
  • 14:35 WIB. Acer - Acer gelar Acer Day serentak di 12 negara di Asia Pasifik, termasuk Indonesia.
  • 14:34 WIB. HMETD - Verena Multi Finance meraih dana senilai Rp177,3 miliar melalui rights issue I.
  • 14:34 WIB. Kemendag - Kemendag mempertimbangkan pencabutan izin Indo Beras Unggul karena diduga melakukan penipuan isi beras.
  • 13:52 WIB. Piala Emas - Kosta Rika akan menghadapi Amerika Serikat dalam semifinal Piala Emas pada 23 Juli mendatang.
  • 13:49 WIB. London - Chelsea akan segera merampungkan transfer Alvaro Morata dengan nilai transfer mencapai US$80 juta.
  • 13:48 WIB. Monaco - AS Monaco ancam akan menuntut klub yang melakukan pendekatan ilegal kepada Kylian Mbappe.
  • 13:01 WIB. BBRI - Bank Rakyat Indonesia mengatakan prospek kredit tambang masih positif.
  • 12:58 WIB. RALS - Ramayana Lestari Sentosa berencana membuka gerai baru di Jatinegara pada September mendatang.

Jadilah Pekerja yang Cerdas Finansial

Foto Berita Jadilah Pekerja yang Cerdas Finansial
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Sebelumnya sudah pernah kita ulas kenapa pekerja perlu mengatur keuangan dari gaji yang diterima rutin setiap bulan. Yes, tepat sekali, agar kita bisa merencanakan masa depan yang jauh lebih baik.

Mari kita kupas satu persatu

1. Atur Pola Pengeluaran Gaji

Berapapun gaji yang kita terima tidak akan pernah cukup jika kita tidak mengaturnya dengan baik dan terpola. Bisa saja sebagai pedoman kita menggunakan pola 40:30:20:10. Maksudnya, kita membagi gaji untuk

40% digunakan untuk biaya hidup dan pengeluaran rutin;

30% digunakan untuk bayar cicilan, tabungan, dan pembentukan dana darurat;

20% digunakan untuk dana yang sifatnya sosial, seperti untuk sedekah, amal, hiburan, serta rekreasi;

10% digunakan untuk investasi.

2. Jangan Tergoda dengan Tren dan Merek

Kekinian boleh-boleh saja, tapi lihat dulu isi kantong jangan sampai besar pasak daripada tiang. Apalagi, sampai utang agar tidak mati gaya atau pakai kartu kredit untuk memenuhi keinginan. Jangan, please deh. Yakinlah gaya hidup yang mengikuti tren akan membuat kita boros. Pekerja pintar itu akan fokus dengan tujuan keuangannya.

3. Prioritaskan Kebutuhan, Bukan Keinginan

Kebutuhan hidup itu wajib bagi kita penuhi karena jika tidak so pasti akan berpengaruh dengan aktivitas hidup kita. Misalnya makan, inikan kebutuhan.

Bagaimana kalau kita tidak makan, pastinya kondisi dan daya tahan tubuh kita akan menurun. Tapi, kalau makannya harus selalu pakai daging, makan di restoran, fastfood, nah hati-hati ini sudah ranahnya keinginan. Jangan diikuti ya, harus bijak dalam mengelola pengeluaran, utamakan kebutuhan bukan keinginan.

4. Miliki Satu Tabungan Tanpa ATM

Ini penting agar kita tidak gampangan untuk membobol rekening sendiri. Maklum sih kalau merasa uang masih ada di bank, inginnya digesek terus. Apalagi sewaktu jalan-jalan di mall, lihat barang diskon sudah gelap saja tuh mata. Padahal, dana tabungan itu seharusnya sudah disiapkan untuk pos yang lain.

Untuk menghindari ini tidak ada salahnya memiliki tabungan lain tanpa ATM agar dana kita aman dan bisa digunakan sesuai dengan rencana sebelumnya.

5. Lindungi Diri dengan Proteksi

Proteksi itu penting untuk menjamin diri kita apabila suatu saat terjadi hal yang tidak diinginkan pada diri dan jiwa kita, terutama bagi kepala keluarga. Minimal miliki proteksi untuk kesehatan dan jiwa. Bersyukur buat pekerja yang sudah dilindungi asuransi oleh pemberi kerja, misalnya dengan mengikuti program BPJS Ketenagakerjaan.

Tinggal kita hitung berapa asuransi jiwa yang kita perlukan sebagai proteksi, tapi jangan salah dalam memilih ya, pelajari sebelum membeli agar tidak menyesal dikemudian hari.

6. Berinvestasilah dengan Segera

Jangan menunda-nunda investasi, segera lakukan sekarang. Jangan mau tergilas oleh waktu lagi dong. Kan di poin satu sudah dicadangkan 10% untuk investasi. Segera cari produk investasi dan buatlah portfolionya. Semakin cepat kita berinvestasi akan semakin kecil dana yang dibutuhkan karena waktu pembaginya akan semakin panjang/lama.

7. Kalau Bisa Dapat Penghasilan Tambahan, Kenapa Tidak?

Coba dilihat kembali, apakah masih banyak waktu kita yang terbuang sia-sia? Kalau jawabannya ya, aduh kasihan deh Anda termasuk orang yang merugi. Gunakan kemampuan dan waktu luang untuk memperoleh penghasilan tambahan. Cari side job yang tidak mengganggu pekerjaan utama. Lumayan kan dengan penghasilan tambahan akan meningkatkan nilai investasi masa depan kita.

Tidak ada yang tidak mungkin jika kita punya tujuan, yang terpenting realisasikan rencana yang kita buat bukan hanya dicatat dalam rangkaian kata-kata indah. Akhirnya, segera buat perencanaan keuangan untuk masa depan yang jauh lebih baik.

Tag: Agus Sudiyar Tanjung, AZ Consulting

Penulis: Agus Sudiyar Tanjung, Independent Financial Planner, Inspirator Motifinance Optimizer

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,571.05 3,534.37
British Pound GBP 1.00 17,368.17 17,186.40
China Yuan CNY 1.00 1,986.20 1,966.33
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,390.00 13,256.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,627.64 10,514.66
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,715.13 1,697.64
Dolar Singapura SGD 1.00 9,799.47 9,697.86
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,579.27 15,420.70
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,124.13 3,090.70
Yen Jepang JPY 100.00 11,971.39 11,848.41

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5825.208 18.518 558
2 Agriculture 1788.737 13.505 18
3 Mining 1476.890 7.291 44
4 Basic Industry and Chemicals 622.547 -0.749 67
5 Miscellanous Industry 1448.236 10.992 41
6 Consumer Goods 2518.016 15.644 45
7 Cons., Property & Real Estate 484.901 2.296 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1187.750 3.619 60
9 Finance 956.887 1.979 89
10 Trade & Service 916.105 -1.985 129
No Code Prev Close Change %
1 MABA 975 1,215 240 24.62
2 PALM 352 420 68 19.32
3 SIMA 580 690 110 18.97
4 TBMS 1,070 1,250 180 16.82
5 SQMI 510 585 75 14.71
6 BINA 1,100 1,250 150 13.64
7 AGRS 334 378 44 13.17
8 WICO 386 436 50 12.95
9 ARII 545 615 70 12.84
10 BBHI 222 250 28 12.61
No Code Prev Close Change %
1 HOME 298 224 -74 -24.83
2 IBST 2,600 2,000 -600 -23.08
3 MFMI 900 770 -130 -14.44
4 CNTX 700 600 -100 -14.29
5 MLPT 795 695 -100 -12.58
6 MREI 3,500 3,130 -370 -10.57
7 OKAS 83 75 -8 -9.64
8 SAFE 388 352 -36 -9.28
9 BMSR 130 119 -11 -8.46
10 GPRA 166 154 -12 -7.23
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 352 356 4 1.14
2 ADHI 1,955 2,180 225 11.51
3 INDY 885 945 60 6.78
4 WSBP 440 430 -10 -2.27
5 LEAD 65 64 -1 -1.54
6 PBRX 535 540 5 0.93
7 TLKM 4,600 4,630 30 0.65
8 ADRO 1,765 1,820 55 3.12
9 WIKA 1,975 2,010 35 1.77
10 BUMI 350 344 -6 -1.71