Portal Berita Ekonomi Sabtu, 19 Agustus 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 19:21 WIB. iOS - Asus akan hadirkan android O untuk zenfone 3 dan 4.
  • 19:07 WIB. Internet - Google tengah menguji coba aplikasi search yang lebih ringan untuk negara berkembang.
  • 17:39 WIB. Teror Barcelona - Kepolisian Spanyol masih mencari tersangka penyerangan di Barcelona.
  • 17:12 WIB. Rusia - Delapan orang terluka akibat penusukan di sebuah kota di Rusia, polisi tembak mati satu penyerang.
  • 16:56 WIB. Pilgub Jabar - PKS yakin bisa menang pilgub Jabar.
  • 16:56 WIB. Politik - PKS: Semoga SBY-Megawati gak ribut lagi.
  • 16:54 WIB. Jokowi - Presiden Jokowi teken UU Pemilu.
  • 16:50 WIB. Finlandia - Dua orang meninggal dunia, enam lainnya terluka dalam insiden penusukan di Finlandia.
  • 16:48 WIB. Teror Barcelona - Polisi Spanyo sebut jika penyerang di Barcelona mempunyai rencana penyerangan yang lebih besar.
  • 16:16 WIB. Gadget - Nokia 8 resmi hadir dengan kamera ganda dan snapdragon 835.
  • 16:13 WIB. Gadget - HMD Global dikabarkan sedang siapkan penerus Nokia 8 dengan layar lebih besar.

Ini 6 Urutan Skala Prioritas Perencanaan Keuangan

Foto Berita Ini 6 Urutan Skala Prioritas Perencanaan Keuangan
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Perencanaan keuangan adalah tentang pengelolaan keuangan, kekayaan, atau investasi agar kebutuhan keuangan jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang terpenuhi. Namun, fakta dari riset, sebanyak 70% masyarakat Indonesia tidak memiliki rencana keuangan jangka menengah dan panjang (NFO Consesnsus dan Sun Life Financial Indonesia).

Anda terkadang mengalami dilema, mana yang harus didahulukan antara membayar utang terlebih dahulu, membeli proteksi asuransi, atau berinvestasi. Berikut urutan skala prioritas perencanaan keuangan yang bisa Anda jadikan acuan, yaitu

1. Cek ada atau tidak utang konsumtif, misal kartu kredit, KTA, jika ada maka lunasi terlebih dahulu. Riset pada tahun 2013 oleh Kadence International melaporkan bahwa sebanyak 43,1% masyarakat hidup membayar utang.

2. Cash flow (alur dana) harus positif. Jika dahulu kita diajarkan

pendapatan - (dikurangi) pengeluaran = 0 (nol) atau

pendapatan - pengeluaran = sisa, baru ditabung, maka saat ini:

pendapatan - pengeluaran = ada sisa (positif), atau

pendapatan - investasi = pengeluaran.

Alur dana ini diperlukan karena semakin tinggi penghasilan maka akan diikuti dengan semakin tinggi pengeluaran.

3. Membentuk dana darurat (emergency fund). Dana darurat yang diperlukan setiap keluarga berbeda-beda tergantung dari pengeluaran dan jumlah tanggungan. Fakta riset melaporkan sebanyak 37,7% responden tidak memiliki uang untuk keadaan darurat.

single: 3 kali pengeluaran

menikah 1-2 anak: 4-6 kali pengeluaran

menikah (3 anak atau lebih) : 9-12 kali pengeluaran atau tergantung kenyamanan yang Anda inginkan masing-masing.

Dana darurat ini digunakan untuk kebutuhan yang tidak terduga, misal, tiba-tiba sakit, kecelakaan, mobil menabrak pagar orang, pemutusan hubungan kerja (PHK) atau kehilangan pekerjaan karena sebab lainnya, biaya pernikahan yang direncanakan kurang dari satu tahun, kebutuhan biaya karena kematian anggota keluarga.

4. Selanjutnya adalah membeli asuransi (jiwa dan kesehatan), berdasarkan kebutuhan uang pertanggungan yang bisa dihitung dengan metode human live value (nilai Hidup) berdasarkan kebutuhan hidup, income based value, berdasarkan kebutuhan perbulan atau survival based value, berdasarkan kebutuhan hidup yang Anda tinggalkan, atau berdasarkan faraid. (silakan baca artikel sebelumnya Mengenal Aneka Metode Penghitungan Asuransi Jiwa).

Fakta riset menunjukkan sebanyak 60,0% masyarakat tidak punya asuransi

5. Susun tujuan keuangan dan investasi, misal dana pendidikan, dana haji, dana pensiun, pernikahan anak, dll.

6. Investasikan dana sesuai tujuan (jangka pendek, menengah, atau jangka panjang), dan profil risiko Anda.

Skala prioritas di atas menggambarkan bahwa lebih diutamakan adalah membayar utang konsumtif terlebih dahulu, setelah lunas, baru berasuransi kemudian berinvestasi. Anda dapat melakukan ini sendiri atau baiknya berkonsultasi dengan perencana keuangan independen.

Tag: Ila Abdulrahman, AZ Consulting

Penulis: Ila Abdulrahman, Financial Advisor

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Asuransi Astra

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,582.57 3,546.65
British Pound GBP 1.00 17,306.97 17,133.02
China Yuan CNY 1.00 2,012.92 1,992.84
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,435.00 13,301.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,606.93 10,499.81
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,717.22 1,699.98
Dolar Singapura SGD 1.00 9,842.49 9,740.04
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,764.63 15,602.07
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,128.06 3,094.70
Yen Jepang JPY 100.00 12,279.50 12,153.69

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5893.841 1.892 559
2 Agriculture 1744.418 -4.747 18
3 Mining 1511.362 10.536 44
4 Basic Industry and Chemicals 611.257 -6.211 67
5 Miscellanous Industry 1346.700 2.582 41
6 Consumer Goods 2518.118 23.928 45
7 Cons., Property & Real Estate 508.533 -2.509 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1240.969 -0.009 60
9 Finance 981.748 -4.628 89
10 Trade & Service 924.803 1.544 130
No Code Prev Close Change %
1 BIMA 91 116 25 27.47
2 TGRA 400 500 100 25.00
3 FISH 2,400 3,000 600 25.00
4 WAPO 81 101 20 24.69
5 ALKA 244 304 60 24.59
6 CMPP 244 304 60 24.59
7 MLPT 446 555 109 24.44
8 PUDP 515 640 125 24.27
9 LION 820 975 155 18.90
10 PTRO 990 1,125 135 13.64
No Code Prev Close Change %
1 BRAM 13,850 11,100 -2,750 -19.86
2 BPFI 500 450 -50 -10.00
3 WINS 264 242 -22 -8.33
4 KBLV 980 900 -80 -8.16
5 BBHI 183 170 -13 -7.10
6 DGIK 74 69 -5 -6.76
7 PYFA 206 194 -12 -5.83
8 TGKA 2,500 2,370 -130 -5.20
9 TPIA 24,575 23,300 -1,275 -5.19
10 MAMI 78 74 -4 -5.13
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 348 344 -4 -1.15
2 VRNA 98 95 -3 -3.06
3 MPPA 690 750 60 8.70
4 MLPL 214 218 4 1.87
5 GGRM 70,950 74,000 3,050 4.30
6 BBCA 18,900 18,700 -200 -1.06
7 PGAS 2,120 2,160 40 1.89
8 TLKM 4,770 4,780 10 0.21
9 HMSP 3,690 3,740 50 1.36
10 ASII 7,850 7,900 50 0.64