Portal Berita Ekonomi Selasa, 23 Mei 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 14:50 WIB. KAI - PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) akan menambah 186 unit alat penjualan tiket otomatis atau vending machine.
  • 14:47 WIB. Wiko - Wiko akan merilis 3 ponsel untuk pasar Indonesia tahun ini.
  • 14:46 WIB. New York - New York memutuskan memperketat pengaman pasca teror bom di Manchester.
  • 14:44 WIB. Nissan - Nissan dilaporkan sedang mengerjakan sebuah crossover listrik yang akan diperkenalkan tahun ini.
  • 14:30 WIB. Jokowi - Presiden Jokowi harap banyak lembaga yang raih WTP.
  • 14:29 WIB. Medan - Gubernur Sumut imbau jadikan momen ramadan untuk perkuat iman dan takwa.
  • 14:29 WIB. Ahok - Veronica Tan: Keputusan ini yang terbaik untuk semua.
  • 14:28 WIB. Ariana Grande - Korban tewas dalam ledakan konser Ariana Grande menjadi 22 orang.
  • 14:27 WIB. KPK - Sandiaga penuhi panggilan KPK untuk dua kasus berbeda.
  • 13:29 WIB. Facebook - Bos Facebook bantah kabar calonkan diri sebagai Presiden AS.
  • 13:15 WIB. Brussels - EU warns France and Spain on deficits, clears Portugal.

PGN Salurkan Gas ke Pabrik Sari Roti di Semarang

Foto Berita PGN Salurkan Gas ke Pabrik Sari Roti di Semarang
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) makin memperluas pasokan gas bumi ke berbagai daerah. Penyaluran gas tidak hanya secara konvensional, yakni melalui jaringan pipa gas, melainkan dalam bentuk gas alam terkompresi atau compressed natural gas (CNG), salah satunya pabrik roti di Semarang, Jawa Tengah.

"Hari ini PGN baru saja memasok gas bumi ke PT Nippon Indosari Corporindo. Pabrik ini memproduksi roti dengan merek Sari Roti," kata Sales Area Head Semarang PGN, Edy Sukamto, dalam keterangan resminya, di Jakarta, Senin (20/3/2017).

Untuk tahap awal, Nippon Indosari Corporindo akan menggunakan gas bumi PGN untuk peralatan boiler. Kemudian di tahun berikutnya gas bumi akan digunakan untuk peralatan oven untuk produksi roti.

"Untuk tahap awal diperkirakan konsumsi gas bumi di pabrik roti ini sekitar 8.000 meter kubik (m3) per bulan. Untuk tahun selanjutnya karena gas buminya akan digunakan untuk oven diperkirakan konsumsi gas buminya naik sekitar 30.000-40.000 m3 per bulan," ungkap Edy.

Edy menambahkan, PGN memasok gas bumi ke Nippon Indosari Corporindo dalam bentuk CNG. Ini merupakan salah satu inovasi dari PGN untuk menyalurkan gas bumi yang efisien dan ramah lingkungan ke daerah-daerah yang belum terbangun pipa gas bumi. Nippon Indosari Corporindo berada di kawasan industri Wijaya Kusuma, Semarang, Jawa Tengah.

"Gas bumi kami olah menjadi CNG, lalu oleh PGN diangkut ke Wijaya Kusuma menggunakan armada truk CNG. Sehingga industri-industri di Semarang bisa segera menikmati atau menggunakan gas bumi yang efisien ini lebih cepat sambil menunggu pembangunan jaringan pipa gas di wilayah Semarang," ungkap Edy.

Vice President Corporate Communication PGN Irwan Andri Atmanto menambahkan, sebelum menggunakan gas bumi PGN pabrik ini menggunakan liquefied petroleum gas (LPG) dengan konsumsi sekitar 7.000-10.000 m3 per bulan.

Dengan mengganti bahan bakar dari LPG ke gas bumi CNG, pabrik roti Sari Roti di Semarang ini dapat menghemat pengeluaran bahan bakar cukup besar. Karena gas CNG dari PGN harganya lebih hemat hampir 50%.

"Salah satu alasan utama Sari Roti beralih ke gas bumi PGN karena efisiensi dan bersih serta aman. Gas bumi merupakan bahan bakar efisien dan bersih dibanding bahan bakar lainnya," ungkap Irwan. Seperti diketahui, PGN adalah pemain utama gas bumi di Indonesia. Infrastruktur pipa gas bumi PGN mencapai 7.278 km atau setara dengan 80% pipa gas bumi hilir di Indonesia, dengan volume gas yang disalurkan sebesar 1.599 million standard cubic feet per day (MMSCFD).

Saat ini, PGN menyalurkan gas bumi ke lebih dari 165.392 pelanggan rumah tangga; 1.929 pelanggan sektor UMKM, mal, hotel, rumah sakit, restoran, hingga rumah makan; serta 1.652 industri manufaktur berskala besar dan pembangkit listrik.

Tag: PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), PT Nippon Indosari Corpindo Tbk

Penulis: Annisa Nurfitriyani

Editor: Dewi Ispurwanti

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5749.445 -42.439 547
2 Agriculture 1809.664 -4.061 21
3 Mining 1362.654 -16.097 43
4 Basic Industry and Chemicals 626.347 3.165 66
5 Miscellanous Industry 1482.264 3.201 42
6 Consumer Goods 2516.216 -64.821 40
7 Cons., Property & Real Estate 496.495 5.527 63
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1154.507 -9.863 59
9 Finance 928.646 -5.579 89
10 Trade & Service 906.954 3.184 124
No Code Prev Close Change %
1 HDFA 123 166 43 34.96
2 ESTI 85 114 29 34.12
3 BIMA 82 101 19 23.17
4 WICO 402 472 70 17.41
5 CMPP 148 173 25 16.89
6 PALM 390 450 60 15.38
7 ERTX 130 150 20 15.38
8 INAF 3,420 3,910 490 14.33
9 CEKA 1,495 1,700 205 13.71
10 BULL 138 155 17 12.32
No Code Prev Close Change %
1 TALF 396 300 -96 -24.24
2 AHAP 228 190 -38 -16.67
3 DART 388 324 -64 -16.49
4 FISH 3,030 2,700 -330 -10.89
5 LMSH 710 640 -70 -9.86
6 VICO 330 300 -30 -9.09
7 MDKA 2,500 2,300 -200 -8.00
8 CANI 500 462 -38 -7.60
9 ESSA 2,720 2,540 -180 -6.62
10 BNBA 250 234 -16 -6.40
No Code Prev Close Change %
1 KOBX 129 121 -8 -6.20
2 PGAS 2,350 2,370 20 0.85
3 BNLI 685 665 -20 -2.92
4 TLKM 4,530 4,470 -60 -1.32
5 BBRI 14,500 14,625 125 0.86
6 BBCA 17,900 17,650 -250 -1.40
7 HMSP 3,970 3,810 -160 -4.03
8 BUMI 396 398 2 0.51
9 STAR 74 78 4 5.41
10 BMRI 12,900 12,525 -375 -2.91