Portal Berita Ekonomi Minggu, 28 Mei 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 16:48 WIB. Arab Saudi - Paul Pogba jalani hari pertama Ramadan di Mekah.
  • 15:56 WIB. Lion Air - DPR desak maskapai Lion Air pecat pilot yang bawa keluarga masuk dalam kokpit.
  • 15:54 WIB. Bom Jakarta - Jenazah pelaku bom di Kampung Melayu Ahmad Sukri ditolak di desanya.
  • 15:49 WIB. DPR - Agung Laksono nilai tujuh pimpinan DPR tidak berfungsi.
  • 15:15 WIB. G7 - Para pemimpin G7 terbelah mengenai isu perubahan iklim.
  • 15:11 WIB. Korea Utara - Kim Jong-Un pimpin pengujian sistem senjata anti-pesawat terbang terbaru mereka.
  • 15:08 WIB. Virus Zika - India telah melaporkan beberapa kasus infeksi virus zika menurut WHO.
  • 15:05 WIB. Islamic State - Pasukan Irak berusaha rebut kantung terakhir Islamic State atau ISIS di Mosul.
  • 14:59 WIB. Sri Lanka - Sri Lanka harapkan bantuan internasional untuk atasi dampak banjir di dalam negeri.
  • 14:39 WIB. Jakarta - Djarot minta halte Transjakarta Kampung Melayu beroperasi lagi besok sore.
  • 14:10 WIB. Pemilu - Partai Demokrat: Presidential threshold sudah tidak dibutuhkan lagi.
  • 14:08 WIB. Medsos - Polda Jatim tangkap pemilik akun Instagram penghina Kapolri.
  • 13:07 WIB. Beijing - China's reforms not enough to arrest mounting debt: Moody's.

Revisi MD3, Baleg Harap Fraksi Taati Kesepakatan

Foto Berita Revisi MD3, Baleg Harap Fraksi Taati Kesepakatan
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Badan Legislasi DPR siap membahas revisi UU nomor 17 tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD sesuai penugasan Badan Musyawarah DPR dan berharap semua fraksi menaati kesepakatan awal revisi, kata Wakil Ketua Baleg Firman Soebagyo.

"Saya tidak ikut Rapat Bamus tadi, namun tentu kalau Baleg ditugasi membahas di Tingkat I RUU MD3 maka kami siap," kata Firman saat dihubungi di Jakarta, Senin (20/3/2017).

Dia berharap proses pembahasannya tidak berlarut-larut sehingga seharusnya semua fraksi di DPR konsisten dengan kesepakatan awal yaitu penambahan satu kursi Pimpinan DPR dan Pimpinan MPR.

Firman mengingatkan pada pandangan mini fraksi tidak ada usulan lain selain terkait penambahan satu unsur Pimpinan DPR dan Pimpinan MPR.

"Selain itu tentunya pemerintah sudah mengirimkan Daftar Inventarisasi Masalah, kami akan baca dahulu," ujarnya.

Politisi Partai Golkar itu menilai kalau dalam DIM pemerintah tidak ada tambahan lain maka Baleg tidak bisa membahas di luar itu sehingga kalau tetap dipaksakan permintaan baru akan terjadi "deadlock".

Dia menilai pemerintah pasti memiliki konsekuensi terkait adanya penambahan unsur pimpinan misalnya harus menyiapkan rumah jabatan dan mobil dinas baru.

"Sementara itu kalau dari sisi kelembagaan DPR, harus dipersiapkan ruangan baru sehingga konsekuensinya di anggaran," katanya.

Selain itu dia menjelaskan setelah Bamus menugaskan Baleg membahas revisi UU MD3, hasilnya akan dibawa ke Rapat Paripurna untuk dimintai persetujuan anggota DPR. Setelah itu Baleg akan membahas revisi UU MD3 bersama pemerintah.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengatakan rapat konsultasi pengganti Badan Musyawarah pada Senin (20/3) menugaskan kepada Badan Legislasi untuk membahas poin revisi UU nomor 17 tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD.

"Jadi misalnya MD3 kita serahkan kepada Baleg, kemudian beberapa surat-surat yang lain juga termasuk inisiatif-inisiatof dari anggota juga," kata Fadli di Gedung Nusantara III, Jakarta, Senin.

Dia menjelaskan Baleg DPR akan ditugaskan untuk membahas poin revisi menyangkut penambahan satu jatah kursi pimpinan DPR untuk PDI Perjuangan.

Fadli menyerahkan permintaan lain dari Fraksi PKB dan Gerindra terkait penambahan satu kursi di DPR dan MPR di Baleg termasuk soal target pembahasan UU MD3 akan diserahkan menjadi domain Baleg. (Ant)

Tag: Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), politik

Penulis: ***

Editor: Sucipto

Foto: Ferry Hidayat

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,563.12 3,526.98
British Pound GBP 1.00 17,216.98 17,042.92
China Yuan CNY 1.00 1,944.89 1,925.67
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,361.00 13,229.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,932.57 9,827.82
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,714.53 1,697.57
Dolar Singapura SGD 1.00 9,640.67 9,544.04
EURO Spot Rate EUR 1.00 14,957.64 14,808.54
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,125.38 3,090.89
Yen Jepang JPY 100.00 11,971.15 11,847.57

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5716.815 13.382 547
2 Agriculture 1803.514 0.219 21
3 Mining 1365.142 8.539 43
4 Basic Industry and Chemicals 617.827 0.932 66
5 Miscellanous Industry 1478.993 4.609 42
6 Consumer Goods 2523.638 -9.955 40
7 Cons., Property & Real Estate 495.589 0.371 63
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1156.860 19.515 59
9 Finance 913.941 0.109 89
10 Trade & Service 898.255 3.266 124
No Code Prev Close Change %
1 UNIC 4,030 4,990 960 23.82
2 BMSR 119 146 27 22.69
3 MTSM 304 358 54 17.76
4 HOME 262 300 38 14.50
5 BJBR 1,960 2,240 280 14.29
6 UNIT 246 278 32 13.01
7 NIPS 416 470 54 12.98
8 RANC 426 478 52 12.21
9 AGRS 195 218 23 11.79
10 CASS 770 860 90 11.69
No Code Prev Close Change %
1 HDFA 198 156 -42 -21.21
2 BSWD 2,340 1,890 -450 -19.23
3 CMPP 139 120 -19 -13.67
4 VICO 320 278 -42 -13.12
5 GSMF 118 104 -14 -11.86
6 DART 388 352 -36 -9.28
7 BVIC 316 292 -24 -7.59
8 GMTD 7,500 7,000 -500 -6.67
9 IDPR 1,330 1,250 -80 -6.02
10 LPIN 1,200 1,130 -70 -5.83
No Code Prev Close Change %
1 INPC 103 99 -4 -3.88
2 SRIL 314 340 26 8.28
3 PGAS 2,460 2,540 80 3.25
4 BUMI 354 366 12 3.39
5 TLKM 4,360 4,470 110 2.52
6 MLPL 246 238 -8 -3.25
7 PBRX 496 498 2 0.40
8 UNTR 24,100 24,575 475 1.97
9 BBCA 17,475 17,575 100 0.57
10 MNCN 1,825 1,880 55 3.01