Portal Berita Ekonomi Selasa, 28 Maret 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 22:22 WIB. Argentina - Messi dihukum larangan bertanding 4 laga akibat menghina hakim garis pada laga melawan Chile pada Kamis (23/3) lalu.
  • 21:44 WIB. China - Militer China melakukan latihan perang di sepanjang jalur perbatasan dengan Myanmar.
  • 21:41 WIB. Sydney - KJRI Sydney akan mengadakan pagelaran busana Second Indonesia Beautiful pada Mei 2017.
  • 20:50 WIB. World Cup AFC Qualification (28/3) - Japan 4 - 0 Thailand
  • 20:49 WIB. World Cup AFC Qualification (28/3) - Australia 2 - 0 U.A.E.
  • 20:49 WIB. World Cup AFC Qualification (28/3) - South Korea 1 - 0 Syria
  • 20:47 WIB. Turin - Juventus siapkan US$ 80 juta untuk mendatangkan Marco Veratti dari PSG.
  • 20:39 WIB. Twitter - Pendapatan iklan menurun, Twitter genjot pendapatan melalui Periscope.
  • 20:36 WIB. Samsung - Samsung tidak akan menjual Galaxy Note 7 refurbished di Amerika Serikat.
  • 19:57 WIB. Jasindo - Jasindo merealisasikan pembayaran klaim asuransi usaha tani padi senilai Rp2,5 miliar di Sulawesi Tengah.
  • 19:43 WIB. GJTL - Gajah Tunggal Tbk membukukan keuntungan bersih sebesar Rp 627 miliar pada 2016.
  • 19:06 WIB. Jateng - Jateng fasilitasi pemasaran online UKM dengan Sadewa Mart.
  • 19:01 WIB. Gas - PT Pertamina bertekad bisa memasok produk Bright Gas segala varian di 28 provinsi.
  • 18:59 WIB. Sumut - Pemprov Sumut mengharapkan Ikatan Motor Indonesia kembali menggelar kejuaraan berskala internasional.
  • 17:59 WIB. London - Barclays in talks to sell Zimbabwe bank to Malawi's First Merchant Bank.
  • 17:54 WIB. BBRI - BRI siap penuhi permintaan data nasabah kartu kredit yang diminta Ditjen Pajak.
  • 17:14 WIB. Cabai - Sejumlah pedagang di Bojonegoro mengatakan harga cabai rawit merah turun menjadi Rp50.000/kilogram.
  • 17:12 WIB. Nigeria - KBRI Abuja mendorong peningkatan ekspor non-minyak bumi dan gas Indonesia ke Nigeria.
  • 17:02 WIB. Russia -  FCA Rus, a Russian unit of Fiat Chrysler Automobiles, had informed a recall of 1,159 Jeep Grand Cherokee and Liberty automobiles due to possible technical problems.
  • 16:51 WIB. Copenhagen -  Uber Technologies will discontinue its services in Denmark due to the country's new taxi law.
  • 13:35 WIB. Bursa - KGI Sekuritas pada perdagangan Rabu (29/3/2017) merekomendasikan saham-saham BBNI, ASII, ADRO, dan ADHI.
  • 13:30 WIB. Bursa - Binaartha Sekuritas rekomendasikan sejumlah saham pada perdagangan Rabu (29/3/2017) adalah AKRA, PPRO, TINS, SMRA, INDF, dan INCO.

Ibu Hamil Konsumsi Sayuran Dapat Cegah Kelainan Bawaan Bayi

Foto Berita Ibu Hamil Konsumsi Sayuran Dapat Cegah Kelainan Bawaan Bayi
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Ahli Gizi Dr dr Tan Shot Yen mengatakan ibu hamil yang rutin mengonsumsi sayuran dan buah dapat mencegah kelainan bawaan pada bayi.

"Pengurangan asupan sayuran dan buah selama kehamilan dapat meningkatkan risiko kelainan bawaan pada bayi, karena sayuran dan buah mengandung folat dan lutein yang berhubungan dengan pembentukan DNA dan fungsi retina," kata Tan Shot Yen, di Jakarta, Senin (20/3/2017).

Dia mengatakan ada lima masalah kehamilan dan cacat pada janin yang terjadi dan dapat dicegah dengan mengonsumsi sayuran dan buah, antara lain retinoblastoma atau kanker mata yang biasanya dialami oleh anak-anak.

Ibu hamil yang rutin mengonsumsi sayuran dan buah juga dapat mencegah kelahiran prematur, bayi lahir dengan berat badan rendah dan PDA (Patent Ductus Arteriosus) atau kondisi ductus arteriosus tetap terbuka setelah bayi lahir.

Ductus arteriosus adalah pembuluh darah yang digunakan bayi sebagai sistem pernapasan selama dalam kandungan, normalnya saat bayi mulai bernapas maka ductus arteriosus akan tertutup.

Jika tidak tertutup maka darah bersih dan darah kotor akan tercampur.

"Mengonsumsi sayuran dan buah dapat mencegah PDA, karena sayuran dan buah mengandung anti-inflammatory atau antiperadangan. Kenapa zat ini penting, karena kalau pembuluh darah meradang akan meningkatkan hormon prostaglandin, sehingga hormon tersebut naik dan menghambat ductus arteriosus," katanya menjelaskan.

Direktur Kesehatan Keluarga Kemenkes Eni Gustina mengatakan kelainan bawaan merupakan salah satu penyebab utama kematian bayi dan balita.

Berdasarkan laporan Riskesdas 2007, kelainan bawaan berkontribusi sebesar 1,4 persen terhadap kematian bayi 0-6 hari, dan sebesar 18,1 persen terhadap kematian bayi 7-28 hari.

Kelainan bawaan turut berkontribusi sebesar 5,7 persen bagi kematian bayi dan 4,9 persen bagi kematian balita.

Di Indonesia sekitar 50 persen kelainan bawaan tidak diketahui penyebabnya, karena banyak masyarakat yang tidak melaporkan ketika bayi meninggal dengan kelainan, bahkan jika anaknya terlahir cacat masih banyak keluarga yang menutup-nutupinya.

"Kami perlu data mengenai frekuensi kelainan dan kontribusinya terhadap kematian dan kesakitan pada periode neonatal sampai dengan tahun pertama kehidupan. Data ini penting untuk penentuan intervensi dan program yang dapat dikembangkan oleh pemerintah pusat sebagai upaya penurunan angka kesakitan dan kematian pada periode neonatal sampai tahun pertama kehidupan," kata dia pula. (Ant)

Tag: Sayuran, kesehatan

Penulis: ***

Editor: Sucipto

Foto: Agus Aryanto

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Mar
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Mar
3 href="MockTestReporting/" />MockTestReporting/ - Feb
4 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Dec
5 href="mock_isuite/" />mock_isuite/ - Dec
6 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10

Recommended Reading

Selasa, 28/03/2017 19:43 WIB

Anies- Sandi Kritik Perubahan Rute MRT

Selasa, 28/03/2017 11:16 WIB

Di Palembang, JK Tinjau Persiapan Asian Games

Selasa, 28/03/2017 09:10 WIB

Jokowi Akan Hadir di Pesta Bolon

Selasa, 28/03/2017 07:50 WIB

Van Gaal Bakal Latih Timnas?