Portal Berita Ekonomi Selasa, 23 Mei 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 17:09 WIB. Jakarta - Luhut minta Anies konsisten soal kebijakan reklamasi.
  • 17:06 WIB. Justice League -┬áSutradara film Justice League, Zack Snyder mengundurkan diri karena anaknya meninggal akibat bunuh diri.
  • 17:04 WIB. HTI - Yusril yakin HTI akan menang melawan pemerintah.
  • 16:42 WIB. Ahok - Kejagung akan kaji soal banding Ahok.
  • 16:41 WIB. Bogor - Presiden Jokowi kembali panggil tokoh lintas agama di Bogor.
  • 16:40 WIB. Ariana Grande - Trump sebut pelaku teror di konser sebagai pecundang.
  • 16:39 WIB. Ariana Grande - Kedubes catat tidak ada WNI pascaledakan konser.
  • 16:20 WIB. Kemkominfo - Kemkominfo siap luncurkan aplikasi khusus mudik, rencananya aplikasi tersebut diluncurkan 2 minggu sebelum hari raya.
  • 16:18 WIB. Israel -┬áProtes untuk menolak kedatangan Donald Trump terjadi di kota Israel, Yerusalem.
  • 16:07 WIB. Manchester - Antoine Griezman semakin dekat merapat ke Manchester United, Griezman akan dipinang MU seharga US$ 80 juta.
  • 14:50 WIB. KAI - PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) akan menambah 186 unit alat penjualan tiket otomatis atau vending machine.
  • 14:47 WIB. Wiko - Wiko akan merilis 3 ponsel untuk pasar Indonesia tahun ini.
  • 14:46 WIB. New York - New York memutuskan memperketat pengaman pasca teror bom di Manchester.
  • 14:44 WIB. Nissan -┬áNissan dilaporkan sedang mengerjakan sebuah crossover listrik yang akan diperkenalkan tahun ini.
  • 14:29 WIB. Medan - Gubernur Sumut imbau jadikan momen ramadan untuk perkuat iman dan takwa.

Pemerhati Desak Jakarta dan Canberra Batalkan Perjanjian di Laut Timor

Foto Berita Pemerhati Desak Jakarta dan Canberra Batalkan Perjanjian di Laut Timor
Warta Ekonomi.co.id, Kupang -

Pemerhati masalah Laut Timor Ferdi Tanoni mendesak Jakarta dan Canberra untuk segera membatalkan seluruh perjanjian kerja sama di Laut Timor, karena sudah tidak sesuai lagi dengan kondisi geopolotik setelah lahirnya Timor Leste sebagai negara merdeka.

"Seluruh perjanjian kerja sama antara Indonesia-Australia harus dibatalkan dan dirundingkan kembali secara trilateral dengan Timor Leste," kata Tanoni yang juga pemegang mandat hak ulayat masyarakat adat di Laut Timor itu kepada pers di Kupang, Selasa (21/3/2017).

Desakan Ketua Yayasan Peduli Timor Barat (YPTB) ini seiring dengan kesepekatan Timor Leste dan Australia yang akan membatalkan perjanjian perbatasan maritim yang membagi wilayah ladang minyak dan gas bumi bernilai miliaran dolar di Laut Timor pada Januari 2017.

Sebagaimana diketahui bahwa masalah perbatasan ini telah dipersengketakan Dili dan Canberra selama satu dekade, dan telah dibawa ke Mahkamah Tetap Arbitrase (Permanent Court of Arbitration) di Den Haag, Belanda.

Pembatalan batas maritim kedua negara mengemuka setelah Timor Leste secara resmi memberi tahu Australia bahwa mereka ingin mengakhiri perjanjian "Certain Maritime Arrangements in the Timor Sea (CMATS)".

Pemerintah Australia akhirnya menerima keinginan tersebut dan mengakui bahwa Timor Leste berhak memprakarsai pembatalan kesepakatan kedua negara.

Sehubungan dengan itu, Tanoni tetap terus mendesak Indonesia dan Australia untuk segera membatalkan seluruh perjanjian perbatasan di Laut Timor, baik yang sudah diratifikasi pada 1976 maupun yang belum seperti Perjanjian Indonesia-Australia tahun 1997 tentang Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) dan Batas-Batas Dasar Laut Tertentu.

Penulis buku "Skandal Laut Timor, Sebuah Barter Politik Ekonomi Canberra-Jakarta" itu tanpa mengenal lelah terus menyuarakan pembatalan seluruh perjanjian perbatasan Indonesia-Australia di Laut Timor sejak 2000, dan meminta kedua negara untuk merundingkan kembali secara trilateral dengan Timor Leste.

Ia berpendapat Jakarta-Canberra-Dili perlu menetapkan sebuah garis perbatasan baru dengan menggunakan prinsip internasional "median line" atau garis tengah yang bisa diterima oleh semua pihak.

Tanoni begitu getol mendesak Jakarta untuk membatalkan seluruh perjanjian kerja sama perbatasan dengan Australia di Laut Timor, karena telah terjadi perubahan geopolitik yang sangat signifikan di kawasan Laut Timor dengan lahirnya sebuah negara baru bernama Timor Leste.

Ia menegaskan jika Timor Leste sebagai sebuah negara baru yang baru saja lahir mampu mendesak Australia untuk membatalkan sebuah perjanjian perbatasan di Laut Timor, kenapa Indonesia tidak bisa melakukan hal serupa? "Saya optimistis Indonesia akan jauh lebih mampu lagi dalam membatalkan perjanjian kerja sama kedua negara di Laut Timor, namun sangat bergantung pada "political will" Jakarta," ujarnya.

Atas dasar itu, Tanoni berharap agar momentum kesepakatan Timor Leste-Australia tersebut dapat pula melibatkan Indonesia dalam menentukan sebuah garis perbatasan baru yang permanen di Laut Timor untuk Indonesia-Australia-Timor Leste. (Ant)

Tag: Jakarta, Australia

Penulis: ***

Editor: Sucipto

Foto: Sbs.com

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5730.613 -18.832 547
2 Agriculture 1797.715 -11.949 21
3 Mining 1361.890 -0.764 43
4 Basic Industry and Chemicals 618.541 -7.806 66
5 Miscellanous Industry 1471.438 -10.826 42
6 Consumer Goods 2543.201 26.985 40
7 Cons., Property & Real Estate 496.473 -0.022 63
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1140.329 -14.178 59
9 Finance 921.462 -7.184 89
10 Trade & Service 903.367 -3.587 124
No Code Prev Close Change %
1 GREN 154 193 39 25.32
2 ESTI 114 136 22 19.30
3 MDRN 55 63 8 14.55
4 CEKA 1,700 1,930 230 13.53
5 BKDP 72 80 8 11.11
6 SQMI 550 600 50 9.09
7 AGRO 765 830 65 8.50
8 WICO 472 510 38 8.05
9 BMAS 350 378 28 8.00
10 SULI 220 236 16 7.27
No Code Prev Close Change %
1 UNIT 288 218 -70 -24.31
2 DNAR 286 244 -42 -14.69
3 CMPP 173 150 -23 -13.29
4 INCF 200 175 -25 -12.50
5 INCI 398 356 -42 -10.55
6 YULE 67 60 -7 -10.45
7 PALM 450 404 -46 -10.22
8 VRNA 108 98 -10 -9.26
9 BBHI 220 200 -20 -9.09
10 LRNA 167 153 -14 -8.38
No Code Prev Close Change %
1 BUMI 398 380 -18 -4.52
2 BBCA 17,650 17,700 50 0.28
3 PBRX 505 498 -7 -1.39
4 MDRN 55 63 8 14.55
5 TLKM 4,470 4,400 -70 -1.57
6 BNLI 665 650 -15 -2.26
7 BBRI 14,625 14,475 -150 -1.03
8 GPRA 84 85 1 1.19
9 KBLI 525 525 0 0.00
10 AGRO 765 830 65 8.50