Portal Berita Ekonomi Sabtu, 24 Juni 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 22:05 WIB. New York - Harga minyak dunia mulai menguat.
  • 22:03 WIB. Bursa - Dua langkah BEI permudah perusahaan Asing jalani IPO.
  • 22:00 WIB. Jasa Marga - Pengguna e-Toll masih rendah.
  • 21:59 WIB. Mudik Lebaran - Anies minta pemudik tak main HP selama perjalanan.
  • 21:57 WIB. Lebaran - Gereja Katedral sediakan lahan parkir untuk jamaah yang akan solat Id di Istiqlal.
  • 21:57 WIB. Jawa tengah - Masa panen, harga kopi di temanggung naik.
  • 21:55 WIB. Lebaran - Kapolda sebut Jakarta aman.
  • 21:54 WIB. Teror Arab - MUI: Bom di Masjidil Haram sama saja mengebom umat islam.
  • 21:54 WIB. Jogjakarta : Bea Cukai Siaga Sepanjang Libur Lebaran, kondisi bandara saat Lebaran justru tetap ramai.
  • 21:38 WIB. CPO - Harga crude palm oil berpotensi menuju level 2.500-2.600 ringgit per ton pada paruh kedua tahun ini.
  • 21:32 WIB. Google - Alphabet Inc akan menghentikan pemindaian konten Gmail untuk membuat personalisasi iklan mulai akhir tahun 2017.
  • 20:13 WIB. Sri Mulyani - Menkeu Sri Mulyani menulis dan melukis sebuah ucapan hari raya Idul Fitri kepada seluruh umat muslim.
  • 20:10 WIB. Raffi Ahmad -  Raffi Ahmad akan berziarah ke makam Jupe dan Olga Syahputra pada hari kedua perayaan Idul Fitri.
  • 18:51 WIB. Lebaran - Kementerian Agama mengucapkan selamat hari raya Idul fitri 1 Syawal 1438 H
  • 18:49 WIB. Sidang Isbat - Pemerintah tetapkan Idul fitri pada Minggu (25/6).

Tren Penurunan Suku Bunga Kredit Terhambat di April 2017

Foto Berita Tren Penurunan Suku Bunga Kredit Terhambat di April 2017
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Bank Indonesia (BI) menyatakan tren penurunan bunga kredit di perbankan mengalami hambatan pada April 2017. Hal ini terlihat dari adanya sedikit kenaikan suku bunga kredit di bulan tersebut.

Berdasarkan catatan BI, suku bunga kredit pada Maret 2017 turun sebesar 93 bps (yoy). Namun pada April 2017, suku bunga kredit mengalami kenaikan sebesar 2 bps sehingga hanya turun 91 bps.

"Tadinya sudah 93 bps di Maret tapi di April 91 bps. Jadi ada kenaikan sebesar 2 bps. Itu kita amati betul karena suku bunga acuan kita sudah turunkan 150 bps," ujar Gubernur BI Agus D.W. Martowardojo di gedung BI, Jakarta, Kamis (18/5/2017).

Menurut Agus, hal ini bertolak belakang dengan suku bunga deposito. Pada April 2017 suku deposito terus melanjutkan tren penurunannya. Adapun, besaran penurunannya mencapai‎ 138 bps hingga April 2017 dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 133 bps.

"Secara year on year, Maret suku bunga kredit bisa turun tapi di April terlihat ada sedikit kenaikan dan itu berbeda dengan deposit yang terus turun bahkan sampai April," ungkapnya.

Di tempat yang sama, Deputi Gubernur Bank Indonesia Erwin Rijanto mengungkapkan kenaikan bunga kredit tersebut diperkirakan akan membuat pertumbuhan kredit pada bulan ini tidak mencapai double digit.

Meski begitu, tren pertumbuhan kredit terus menunjuk peningkatan yang positif. Pada Desember 2016 tercatat pertumbuhan kredit hanya 7,86%, kemudian naik menjadi 9,2% pada Maret 2017 dan terus berlanjut menjadi 9,47% di April 2017.

"Sebenarnya kredit 9,47% tadi disumbangkan kredit rupiah yang sudah tumbuh 9,67% dan valas 7,25%. Inilah yang sebabkan terjadinya kenaikan. Coba bandingkan untuk tahun ini dibandingkan tahun lalu, valas YTD masih negatif 0,76% dibanding tahun lalu (yoy) tumbuhnya negatif 4,12%," jelasnya.

Sementara, kalau dilihat dari sisi sektornya, pertumbuhan kredit pada April 2017 disumbangkan dari kredit sektor pertanian, pembangkit listrik dan konstruksi.

Sedangkan dari sisi segmentasinya, segmen korporasi menjadi yang paling dominan. Meningkatnya kredit korporasi ini didorong dengan telah selesainya masa konsolidasi yang dilakukan sejak 2016.

Tag: Bank Indonesia (BI), Agus Dermawan Wintarto Martowardojo, Erwin Rijanto

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: Fajar Sulaiman

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,569.89 3,533.49
British Pound GBP 1.00 16,954.71 16,781.01
China Yuan CNY 1.00 1,962.84 1,943.19
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,386.00 13,252.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,105.09 9,997.31
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,716.31 1,699.04
Dolar Singapura SGD 1.00 9,640.62 9,540.68
EURO Spot Rate EUR 1.00 14,950.82 14,798.51
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,126.84 3,092.65
Yen Jepang JPY 100.00 12,062.72 11,938.74

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Mar
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Mar
3 href="MockTestReporting/" />MockTestReporting/ - Feb
4 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Jun
5 href="mock_isuite/" />mock_isuite/ - Dec
6 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10