Portal Berita Ekonomi Kamis, 25 Mei 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 08:01 WIB. London - Benchmark Brent crude oil was down 22 cents a barrel at $53.93 by 2:36 p.m. ET (1836 GMT) on Wednesday (24/5).
  • 08:00 WIB. New York - U.S. light crude oil ended Wednesday (24/5)'s session 11 cents lower at $51.36.
  • 07:59 WIB. New York - The broader S&P 500 gained 0.3 per cent, reaching 2,404.39 on Wednesday (24/5).
  • 07:57 WIB. New York - The tech-heavy Nasdaq added 0.4 per cent, rising to 6,163.02 on Wednesday (24/5).
  • 07:56 WIB. New York - The blue-chip Dow Jones Industrial Average added 0.4 per cent, rising to 21,012.42 on Wednesday (24/5).
  • 07:45 WIB. Supreme Energy - Supreme Energy memulai pengeboran perdana sumur eksploitasi di Muara Laboh.
  • 07:31 WIB. Catalunya - Marc Marquez menjadi yang tercepat dalam tes private di Catalunya.
  • 07:26 WIB. Freeport - Karyawan Freeport yang terkena PHK mendapatkan kompensasi sebesar Rp2 miliar.
  • 07:22 WIB. Jakarta - Ketua KADIN Rosan Perkasa Roslani jadi presiden komisaris Visi Media Asia Tbk.
  • 07:19 WIB. Prancis - Del Potro akan absen dari turnamen Prancis Terbuka akibat cedera.
  • 07:18 WIB. E-Money - Bank Indonesia mengupayakan agar integrasi pembayaran dengan uang elektronik bisa diterapkan saat mudik Lebaran tahun ini.
  • 07:16 WIB. Bom Bunuh Diri - Polisi: Total korban 11 orang, 2 meninggal di tempat yakni polisi dan pelaku bom bunuh diri.
  • 07:11 WIB. Washington - Trump minta Netanyahu dan Abbas berkompromi untuk perdamaian.
  • 07:05 WIB. Impor - Importir dan pedagang ban mengeluh pasokan yang terbatas karena pembatasan impor.
  • 07:01 WIB. Manchester - Britain, Libya make terror arrests after Manchester attack.

DPR Enggan Poin Pemilu Diputuskan Via Voting

Foto Berita DPR Enggan Poin Pemilu Diputuskan Via Voting
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan enggan poin-poin krusial dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang Penyelenggaraan Pemilu diputuskan melalui mekanisme pemungutan suara atau "voting" namun merasa lebih baik dikomunikasikan antara pimpinan partai politik.

"Sebaiknya poin-poin krusial dalam RUU Pemilu jangan diputuskan melalui 'voting' namun perlu dikomunikasikan dengan pimpinan partai politik," kata Taufik Kurniawan di Gedung Nusantara III, Jakarta, Jumat (19/5/2017).

Dia mengatakan perlu dikonsolidasikan dahulu karena Pemilu Presiden sangat penting sehingga perlu semakin banyak pertimbangan menuju kesempurnaan.

Selain itu dia menilai beberapa poin pembahasannya bisa dikompromikan dalam konteks positif yaitu jalan keluar dari perbedaan karena dalam Pilpres ada ruang abu-abu yang harus diselesaikan.

"Dalam Pilpres ada ruang abu-abu manakala ada faktor keinginan dan partisipasi politik untuk menyukseskan proses demokrasi," ujarnya.

Dia juga menilai ada juga usulan agar "presidential treshold" ditiadakan atau 0 persen dengan alasan untuk memakmurkan demokrasi.

Karena itu menurut dia perlu dicari titik temu terkait perbedaan tersebut salah satunya komunikasi antar pimpinan parpol.

Sebelumnya Panitia Khusus (Pansus) RUU Penyelenggaraan Pemilu akan melakukan mekanisme pemungutan suara terkait isu-isu krusial yang belum menemui kesepakatan.

Isu-isu tersebut seperti sistem pemilu, ambang batas parlemen, ambang batas parpol mengajukan capres, dan metode konversi suara.

"Kemudian ada isu-isu tambahan yang berkaitan dengan undang-undang, ada sekitar 15. Semua fraksi sudah dikasih, lengkap dengan matriksnya," kata Ketua Pansus Pemilu Lukman Edy di Jakarta, Rabu (17/5).

Dia menjelaskan "voting" itu merupakan jalan akhir untuk mengejar target pengesahan RUU Pemilu yang dijadwalkan akhir Mei 2017.

Menurut dia, Pansus sudah siapkan sistem voting yang paling efektif yaitu bikin satu lembar kertas suara yang ada 4 isu yang harus dipilih lalu para anggota Pansus ceklis atau coblos lalu direkap. (Ant)

Tag: Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Taufik Kurniawan, pemilu

Penulis: ***

Editor: Vicky Fadil

Foto: Ferry Hidayat

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,568.99 3,532.31
British Pound GBP 1.00 17,363.10 17,187.93
China Yuan CNY 1.00 1,946.39 1,926.90
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,383.00 13,249.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,993.09 9,886.40
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,718.48 1,701.21
Dolar Singapura SGD 1.00 9,628.75 9,530.97
EURO Spot Rate EUR 1.00 14,975.58 14,824.31
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,110.88 3,077.58
Yen Jepang JPY 100.00 11,972.62 11,849.57

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5703.433 -27.180 547
2 Agriculture 1803.295 5.580 21
3 Mining 1356.603 -5.287 43
4 Basic Industry and Chemicals 616.895 -1.646 66
5 Miscellanous Industry 1474.384 2.946 42
6 Consumer Goods 2533.593 -9.608 40
7 Cons., Property & Real Estate 495.218 -1.255 63
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1137.345 -2.984 59
9 Finance 913.832 -7.630 89
10 Trade & Service 894.989 -8.378 124
No Code Prev Close Change %
1 AGRS 146 195 49 33.56
2 GREN 193 256 63 32.64
3 TALF 302 368 66 21.85
4 DART 324 388 64 19.75
5 FISH 2,700 3,200 500 18.52
6 HDFA 168 198 30 17.86
7 LMSH 640 730 90 14.06
8 YULE 60 68 8 13.33
9 RBMS 108 122 14 12.96
10 UNIT 218 246 28 12.84
No Code Prev Close Change %
1 RODA 208 161 -47 -22.60
2 BMSR 150 119 -31 -20.67
3 ESTI 136 115 -21 -15.44
4 NIPS 476 416 -60 -12.61
5 NAGA 176 155 -21 -11.93
6 LPIN 1,350 1,200 -150 -11.11
7 MDRN 63 57 -6 -9.52
8 CMPP 150 139 -11 -7.33
9 DGIK 112 104 -8 -7.14
10 ALKA 159 148 -11 -6.92
No Code Prev Close Change %
1 BUMI 380 354 -26 -6.84
2 BAPA 141 138 -3 -2.13
3 PBRX 498 496 -2 -0.40
4 PGAS 2,420 2,460 40 1.65
5 TLKM 4,400 4,360 -40 -0.91
6 BNLI 650 665 15 2.31
7 HMSP 3,880 3,870 -10 -0.26
8 BBCA 17,700 17,475 -225 -1.27
9 KREN 426 432 6 1.41
10 DGIK 112 104 -8 -7.14