Portal Berita Ekonomi Rabu, 28 Juni 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 20:51 WIB. Toshiba - Toshiba Corp menggugat Western Digital membayar ganti rugi senilai US$1,1 miliar.
  • 20:50 WIB. Terorisme - Lemkapi memperkirakan aksi teror masih menjadi tren kejahatan pada 2018 dengan sasaran utama kepolisian.
  • 18:02 WIB. Industri - Hingga pertengahan tahun 2017, ada 17 rute penerbangan baru.
  • 20:49 WIB. Kemenhub - Kemenhub mengingatkan seluruh sopir agar melakukan pengecekan sebelum mengemudikan bus.
  • 20:47 WIB. BMW - BMW akan mempertahankan anggaran untuk riset dan pengembangan di level tinggi hingga 2019.
  • 19:43 WIB. Rizieq Shihab - FPI sebut Rizieq Shihab dalam  keadaan senang dan gembira.
  • 19:34 WIB. Rizieq Shihab - FPI membenarkan keberadaan Rizieq Shihab di Yaman.
  • 19:32 WIB. Presiden Jokowi - Istana Kepresidenan membantah isu kenaikan gaji Presiden Jokowi.
  • 19:31 WIB. Mudik Lebaran - Kemenhub tinjau penjualan tiket di terminal Pulogebang.
  • 18:04 WIB. Persero - Kolaborasi PT Angkasa Pura II dan Maskapai kembangkan konektivitas Transportasi Udara.
  • 17:39 WIB. Industri - Pasar baru hanya bikin Ekspor Mebel naik tipis.
  • 17:37 WIB. KPR - Faktor utama penyebab Kredit macet melambung.
  • 17:33 WIB. Balikpapan - Mal Ramai Pengunjung, Okupansi Hotel Naik 20 %
  • 17:31 WIB. BI Jatim - 59 Perusahaan KUPVA BB izin beroperasi di Surabaya.
  • 17:29 WIB. Suzuki - GSX R150 dongkrak penurunan penjualan Suzuki.

DPR Enggan Poin Pemilu Diputuskan Via Voting

Foto Berita DPR Enggan Poin Pemilu Diputuskan Via Voting
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan enggan poin-poin krusial dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang Penyelenggaraan Pemilu diputuskan melalui mekanisme pemungutan suara atau "voting" namun merasa lebih baik dikomunikasikan antara pimpinan partai politik.

"Sebaiknya poin-poin krusial dalam RUU Pemilu jangan diputuskan melalui 'voting' namun perlu dikomunikasikan dengan pimpinan partai politik," kata Taufik Kurniawan di Gedung Nusantara III, Jakarta, Jumat (19/5/2017).

Dia mengatakan perlu dikonsolidasikan dahulu karena Pemilu Presiden sangat penting sehingga perlu semakin banyak pertimbangan menuju kesempurnaan.

Selain itu dia menilai beberapa poin pembahasannya bisa dikompromikan dalam konteks positif yaitu jalan keluar dari perbedaan karena dalam Pilpres ada ruang abu-abu yang harus diselesaikan.

"Dalam Pilpres ada ruang abu-abu manakala ada faktor keinginan dan partisipasi politik untuk menyukseskan proses demokrasi," ujarnya.

Dia juga menilai ada juga usulan agar "presidential treshold" ditiadakan atau 0 persen dengan alasan untuk memakmurkan demokrasi.

Karena itu menurut dia perlu dicari titik temu terkait perbedaan tersebut salah satunya komunikasi antar pimpinan parpol.

Sebelumnya Panitia Khusus (Pansus) RUU Penyelenggaraan Pemilu akan melakukan mekanisme pemungutan suara terkait isu-isu krusial yang belum menemui kesepakatan.

Isu-isu tersebut seperti sistem pemilu, ambang batas parlemen, ambang batas parpol mengajukan capres, dan metode konversi suara.

"Kemudian ada isu-isu tambahan yang berkaitan dengan undang-undang, ada sekitar 15. Semua fraksi sudah dikasih, lengkap dengan matriksnya," kata Ketua Pansus Pemilu Lukman Edy di Jakarta, Rabu (17/5).

Dia menjelaskan "voting" itu merupakan jalan akhir untuk mengejar target pengesahan RUU Pemilu yang dijadwalkan akhir Mei 2017.

Menurut dia, Pansus sudah siapkan sistem voting yang paling efektif yaitu bikin satu lembar kertas suara yang ada 4 isu yang harus dipilih lalu para anggota Pansus ceklis atau coblos lalu direkap. (Ant)

Tag: Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Taufik Kurniawan, pemilu

Penulis: ***

Editor: Vicky Fadil

Foto: Ferry Hidayat

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,569.89 3,533.49
British Pound GBP 1.00 16,954.71 16,781.01
China Yuan CNY 1.00 1,962.84 1,943.19
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,386.00 13,252.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,105.09 9,997.31
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,716.31 1,699.04
Dolar Singapura SGD 1.00 9,640.62 9,540.68
EURO Spot Rate EUR 1.00 14,950.82 14,798.51
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,126.84 3,092.65
Yen Jepang JPY 100.00 12,062.72 11,938.74

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5829.708 11.156 557
2 Agriculture 1801.653 46.187 21
3 Mining 1404.809 -2.273 44
4 Basic Industry and Chemicals 618.663 6.333 67
5 Miscellanous Industry 1498.263 8.474 42
6 Consumer Goods 2554.375 -3.199 43
7 Cons., Property & Real Estate 493.718 3.540 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1174.064 -4.697 59
9 Finance 949.728 -0.565 90
10 Trade & Service 919.994 6.912 126
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10