Portal Berita Ekonomi Kamis, 24 Agustus 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 15:57 WIB. Australia - Tindak pidana kriminal yang terorganisir rugikan sektor keuangan Australia sebesar US$28 miliar per tahunnya.
  • 15:53 WIB. China - Arab Saudi dan China rencanakan investasi bersama senilai US$20 miliar.
  • 15:40 WIB. Gedung DPR - DPR minta Kementerian PUPR analisis kemiringan gedung Nusantara I.
  • 15:39 WIB. HET Beras - Mulai 1 September pemerintah berlakukan HET tertinggi beras.
  • 15:39 WIB. Spanyol - City Football Grup mengakuisisi saham klub La Liga Girona sebanyak 44,3 persen.
  • 15:38 WIB. OTT - Menhub sebut OTT anak buahnya sebagai bukti perlawanan terhadap korupsi.
  • 15:37 WIB. OTT - Menhub sampaikan permohonan maaf secara pribadi.
  • 15:37 WIB. Freeport - DPR minta pemerintah segera putuskan divestasi saham Freeport.
  • 15:36 WIB. Freeport - DPD temu PT Freeport terkait pemecatan karyawan.
  • 15:36 WIB. Travel Fair - AirAsia siapkan 400 ribu kursi pada ajang travel fair 2017.
  • 15:35 WIB. Nontunai - Jasa Marga akan kasih diskon 10 % untuk pengguna e-toll.
  • 15:34 WIB. Kelangkaan Garam - Harga garam di pasar Kalibata capai Rp70.000/karung.
  • 15:33 WIB. Pariwisata - Menpar prediksi agent travel akan bernasib sama dengan wartel.
  • 14:02 WIB. Paris - AS Monaco dikabarkan setuju melepas bintangnya Kylian Mbappe ke PSG dengan banderol US$138 juta.

Pansus Aset DPRD Bali Lakukan Konsultasi ke Kemendagri

Foto Berita Pansus Aset DPRD Bali Lakukan Konsultasi ke Kemendagri
Warta Ekonomi.co.id, Denpasar -

Panitia Khusus Aset DPRD Bali melakukan konsultasi ke Direktur Jenderal Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri guna mendapatkan petunjuk dalam penataan aset di daerah itu.

"Kami sudah melakukan konsultasi ke Ditjen Keuangan Daerah, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mendapatkan petunjuk dalam tata kelola aset-aset daerah di Provinsi Bali," kata Ketua Panitia Khusus (Pansus) Aset DPRD Bali Nyoman Adnyana SH dikonfirmasi di Denpasar, Sabtu (17/6/2017).

Ia mengatakan aset-aset daerah, salah satunya aset tanah yang dimiliki Provinsi Bali masih banyak belum terdata dan tata cara pemanfaatan serta pengelolaannya.

"Karena itu kami juga mengajak Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Bali untuk berkonsultasi ke Kemendagri. Konsultasi tersebut sudah kami lakukan pada Kamis (15/6/2017)," kata politikus PDIP asal Kabupaten Bangli itu.

Adnyana menyatakan pada waktu konsultasi ke Kemendagri, pihaknya diterima Kepala Seksi Wilayah Subdit Barang Milik Daerah, Kemendagri Cahya Arie Nugroho SE.

Adnyana mengatakan pada kegiatan konsultasi tersebut Pansus Aset DPRD Bali menyampaikan beberapa permasalahan tentang pola dan tata kerja penataan, pemanfaatan aset di Provinsi Bali dan beberapa kasus yang perlu mendapatkan penyelesaian apabila sampai dengan masuk ke ranah hukum, termasuk juga persiapan penganggaran dalam APBD.

Begitu juga terkait prosedur penyewaan aset yang lebih dari lima tahun harus mendapat kajian dari pihak yang berkompeten. Sebab keberadaan aset Provinsi Bali masih banyak tersebar di kabupaten dan kota belum terdata secara akurat.

Dari permasalahan itu beberapa kebijakan yang perlu ditekankan adalah pelepasan hak atas aset pemerintah daerah harus mendapatkan rekomendasi DPRD. Pihak-pihak yang dianggap berkompeten dalam sewa-menyewa aset milik pemerintah daerah adalah dari pemerintah.

Selain itu, menanyakan proses pemindahtanganan aset milik pemerintah daerah dapat melalui proses hibah, penjualan langsung, tukar menukar dan penyertaan modal.

Penyelesaian kasus aset yang menjadi sengketa dan masuk ke ranah hukum dalam proses penganggaran dapat dilakukan dalam APBD sampai dengan proses itu mendapatkan kepastian hukum yang bersifat tetap. (HYS/Ant)

Tag: Bali, Nyoman Adnyana, Cahya Arie Nugroho

Penulis: ***

Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: Ning Rahayu

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,578.84 3,542.82
British Pound GBP 1.00 17,160.09 16,987.43
China Yuan CNY 1.00 2,017.44 1,997.29
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,421.00 13,287.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,601.25 10,487.43
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,715.32 1,698.08
Dolar Singapura SGD 1.00 9,862.58 9,762.67
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,838.12 15,674.67
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,137.95 3,104.44
Yen Jepang JPY 100.00 12,294.80 12,170.93

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5914.024 33.727 559
2 Agriculture 1749.119 -1.495 18
3 Mining 1548.199 28.971 44
4 Basic Industry and Chemicals 608.159 -3.067 67
5 Miscellanous Industry 1350.370 5.613 41
6 Consumer Goods 2496.745 27.019 45
7 Cons., Property & Real Estate 508.032 -0.290 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1252.484 7.329 60
9 Finance 993.787 5.533 89
10 Trade & Service 921.814 2.030 130
No Code Prev Close Change %
1 TRAM 110 148 38 34.55
2 OKAS 102 137 35 34.31
3 PGLI 90 110 20 22.22
4 BMAS 360 438 78 21.67
5 PEGE 240 280 40 16.67
6 INDY 1,030 1,200 170 16.50
7 LEAD 61 71 10 16.39
8 MFMI 700 800 100 14.29
9 GOLD 570 650 80 14.04
10 MREI 3,120 3,500 380 12.18
No Code Prev Close Change %
1 TALF 334 274 -60 -17.96
2 IKBI 426 364 -62 -14.55
3 GMTD 7,900 7,000 -900 -11.39
4 PSDN 230 206 -24 -10.43
5 SDPC 118 110 -8 -6.78
6 BRAM 9,100 8,525 -575 -6.32
7 CARS 1,475 1,385 -90 -6.10
8 ARTA 284 268 -16 -5.63
9 BTEK 167 159 -8 -4.79
10 BVIC 238 228 -10 -4.20
No Code Prev Close Change %
1 LEAD 61 71 10 16.39
2 TRAM 110 148 38 34.55
3 IKBI 426 364 -62 -14.55
4 MBSS 380 398 18 4.74
5 DGIK 58 63 5 8.62
6 INDY 1,030 1,200 170 16.50
7 BUMI 268 284 16 5.97
8 MAMI 84 86 2 2.38
9 PBRX 440 444 4 0.91
10 ADRO 1,860 1,955 95 5.11