Portal Berita Ekonomi Kamis, 24 Agustus 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 21:41 WIB. Gadget - Samsung luncurkan Samsung Galaxy Note 8 di Galaxy Unpacked 2017 di kota New York, Amerika Serikat.
  • 21:39 WIB. Samsung - Samsung gelar acara bertajuk Galaxy Unpacked 2017 di kota New York, Amerika Serikat.
  • 21:37 WIB. Gadget - Rosenblatt meyakini pengapalan iPhone 8 akan mencapai puluhan juta unit pada tahun ini.
  • 21:36 WIB. e-Commerce - Pemerintah dikabarkan akan menggali potensi pajak pada transaksi online yang selama ini belum terdeteksi.
  • 21:31 WIB. e-Commerce - Rudiantara: Jack Ma datang untuk mengembangkan ekosistem dengan memanfaatkan perkembangan teknologi.
  • 21:23 WIB. Gadget - Galaxy S9 digadang-gadang jadi flagship smartphone Samsung seri S yang akan dirilis tahun depan.
  • 21:16 WIB. Medsos - eMarketer memperkirakan Instagram akan mengalami pertumbuhan lebih cepat dibandingkan Snapchat pada 2018.
  • 21:14 WIB. Medsos - eMarketer: Pertumbuhan pengguna Snapchat diperkirakan 19,2 persen pada 2017.
  • 21:12 WIB. Medsos - eMarketer: Frekuensi remaja mengakses Facebook berkurang.
  • 21:10 WIB. Medsos - eMarketer: Pengguna Facebook dengan rentang usia 12-17 tahun diperkirakan mengalami penurunan pada 2017.
  • 21:06 WIB. Bixby - Asisten pintar Samsung, Bixby Voice dilaporkan telah menyambangi lebih dari 200 negara.
  • 21:04 WIB. Power Bank - Acmic rilis power bank premium A10PRO yang dibekali fitur fast charging terbaru serta dukungan port Lightning Apple.
  • 21:01 WIB. Gadget - Apple: Charger nirkabel (wireless) untuk iPhone 8 akan dijual secara terpisah.
  • 21:00 WIB. e-Commerce - Founder sekaligus Executive Chairman Alibaba Group, Jack Ma resmi menjadi penasihat e-Commerce Indonesia.
  • 20:58 WIB. Sony - Sony rilis PlayStation 4 edisi khusus pada 18 Oktober.

Skandal Telur Eropa, Uni Eropa: Stop Saling Menyalahkan!

Foto Berita Skandal Telur Eropa, Uni Eropa: Stop Saling Menyalahkan!
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Uni Eropa mengatakan pada hari Jumat (11/8/2017) bahwa pihaknya akan mengadakan pertemuan darurat para menteri mengenai telur yang tercemar insektisida dalam upaya untuk menghentikan aksi saling "menyalahkan dan mempermalukan" atas skandal yang menyebar di seluruh Eropa tersebut.

Vytenis Andriukaitis, Komisaris Eropa untuk keamanan kesehatan dan makanan, mengatakan kepada AFP bahwa dirinya menginginkan agar Belanda, Belgia dan Jerman menghentikan tuduhan perdagangan tentang siapa yang bertanggung jawab atas ketakutan tersebut, yang melibatkan fipronil, zat kimia yang dapat membahayakan manusia.

Sementara itu, Prancis mengatakan bahwa telur yang terkontaminasi pertama kali dijual di sana pada bulan April, hampir empat bulan sebelum ancaman tersebut menjadi meluas, karena krisis yang telah menimpa setidaknya 11 negara Eropa melebar lebih jauh.

"Aksi saling menyalahkan dan mempermalukan akan membawa kita ke mana-mana, dan saya ingin menghentikan ini," ujar Andriukaitis, sebagaimana dikutip dari laman AFP, Jumat (11/8/2017).

"Kita perlu bekerja sama untuk menarik pelajaran yang diperlukan dan bergerak maju daripada kehilangan energi untuk saling menyalahkan," tambahnya.

Komisioner Lithuania tersebut mengatakan Uni Eropa harus berurusan dengan "hal-hal yang penting" termasuk mendapatkan informasi, dan memperbaiki sistem keamanan pangan dan mencegah "aktivitas kriminal".

Dirinya menambahkan "itulah yang telah saya diskusikan dengan menteri Jerman, Belgia dan Belanda minggu ini. Saya mengusulkan untuk mengadakan pertemuan tingkat tinggi yang melibatkan para menteri terkait, serta perwakilan badan keamanan pangan di semua negara anggota yang terlibat begitu kita memiliki semua fakta yang ada," pungkasnya.



Tag: Jerman, Belanda, Belgia, Uni Eropa, Skandal Telur Eropa, Vytenis Andriukaitis, Prancis

Penulis/Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: Reuters/Hannibal Hanschke

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,575.64 3,539.72
British Pound GBP 1.00 17,193.02 17,018.55
China Yuan CNY 1.00 2,012.37 1,992.26
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,409.00 13,275.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,591.77 10,477.96
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,713.33 1,696.18
Dolar Singapura SGD 1.00 9,846.53 9,744.55
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,770.32 15,611.40
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,132.21 3,098.74
Yen Jepang JPY 100.00 12,234.49 12,106.70

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5914.024 33.727 559
2 Agriculture 1749.119 -1.495 18
3 Mining 1548.199 28.971 44
4 Basic Industry and Chemicals 608.159 -3.067 67
5 Miscellanous Industry 1350.370 5.613 41
6 Consumer Goods 2496.745 27.019 45
7 Cons., Property & Real Estate 508.032 -0.290 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1252.484 7.329 60
9 Finance 993.787 5.533 89
10 Trade & Service 921.814 2.030 130
No Code Prev Close Change %
1 TRAM 110 148 38 34.55
2 OKAS 102 137 35 34.31
3 PGLI 90 110 20 22.22
4 BMAS 360 438 78 21.67
5 PEGE 240 280 40 16.67
6 INDY 1,030 1,200 170 16.50
7 LEAD 61 71 10 16.39
8 MFMI 700 800 100 14.29
9 GOLD 570 650 80 14.04
10 MREI 3,120 3,500 380 12.18
No Code Prev Close Change %
1 TALF 334 274 -60 -17.96
2 IKBI 426 364 -62 -14.55
3 GMTD 7,900 7,000 -900 -11.39
4 PSDN 230 206 -24 -10.43
5 SDPC 118 110 -8 -6.78
6 BRAM 9,100 8,525 -575 -6.32
7 CARS 1,475 1,385 -90 -6.10
8 ARTA 284 268 -16 -5.63
9 BTEK 167 159 -8 -4.79
10 BVIC 238 228 -10 -4.20
No Code Prev Close Change %
1 LEAD 61 71 10 16.39
2 TRAM 110 148 38 34.55
3 IKBI 426 364 -62 -14.55
4 MBSS 380 398 18 4.74
5 DGIK 58 63 5 8.62
6 INDY 1,030 1,200 170 16.50
7 BUMI 268 284 16 5.97
8 MAMI 84 86 2 2.38
9 PBRX 440 444 4 0.91
10 ADRO 1,860 1,955 95 5.11