Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Jokowi Harap Prabowo-Gibran 2 Periode, Ini Kata PAN

        Jokowi Harap Prabowo-Gibran 2 Periode, Ini Kata PAN Kredit Foto: Instagram/Saleh Partaonan Daulay
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Wacana keberlanjutan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka hingga dua periode mulai memantik respons dari partai-partai koalisi. Pernyataan yang sebelumnya diungkap Partai Solidaritas Indonesia (PSI) terkait arahan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) kini menjadi sorotan publik.

        Di tengah ramainya pembicaraan soal konfigurasi politik menuju 2029, Partai Amanat Nasional (PAN) memilih menegaskan fokusnya pada pemerintahan yang sedang berjalan. PAN menegaskan belum ingin terlalu jauh membahas skenario politik untuk periode berikutnya.

        Wakil Ketua Umum PAN, Saleh Partaonan Daulay, mengatakan saat ini seluruh energi partainya diarahkan untuk mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran dan menyukseskan program-program prioritas nasional.

        "PAN sekarang sedang bekerja. Membantu mewujudkan Asta Cita Presiden. Kami fokus di situ. Belum berpikir lebih," kata Saleh kepada wartawan, dikutip Senin (22/6/2026).

        Menurut Saleh, PAN merupakan bagian dari koalisi pemerintahan yang konsisten menjaga komitmen politiknya sejak awal. Karena itu, PAN memastikan tetap berada di barisan pemerintahan hingga masa jabatan Prabowo-Gibran berakhir.

        Baca Juga: Takut Tersaingi? Jokowi Buru-buru Amankan Duet Prabowo-Gibran 2 Periode

        "PAN adalah anggota koalisi. Bahkan adalah anggota koalisi yang sangat loyal. Tidak pernah gentar apalagi berpikir mundur. Karena itu, PAN tetap akan bersama Prabowo-Gibran sampai akhir periode ini," ujarnya.

        Meski demikian, Saleh tidak menutup ruang diskusi terkait kemungkinan dukungan politik untuk periode berikutnya. Hanya saja, ia menilai pembicaraan tersebut belum menjadi prioritas saat ini.

        "Kalau ada yang minta lebih, silakan didiskusikan. Kalau PAN insya Allah sudah memutuskan akan tetap menjaga kebersamaan bersama Prabowo. Bagaimana format ke depan, nanti saja dibicarakan," ucap dia.

        Pernyataan Saleh muncul setelah Ketua DPP PSI Bestari Barus membocorkan pesan yang disebut disampaikan Jokowi saat bertemu kader PSI di Solo. Dalam pertemuan tersebut, Jokowi disebut meminta PSI dan para simpatisan untuk terus mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran hingga dua periode.

        "Kepada kami beliau menyampaikan kok bahwa kita itu diminta untuk mengawal Pak Prabowo-Gibran ini, bahkan ya, bahkan, bahkan sampai dua periode. Jadi nggak ada itu fitnahan, fitnahan tentang bakal ada dua matahari. Matahari gimana bisa dua? Ada-ada aja," kata Bestari kepada wartawan, Jumat (18/6/2026).

        Selain menyampaikan pesan soal keberlanjutan pemerintahan, Jokowi juga disebut menitipkan pesan agar kader PSI tetap menjaga soliditas internal partai dan mendukung pemerintahan yang sedang berjalan.

        Baca Juga: Wajar Jokowi Minta Prabowo-Gibran 2 Periode, PKS Bilang Alasannya Masuk Akal

        "Beliau terus, tadi pun saya dititip pesan ya jaga keharmonisan di internal. Dan juga ingatkan untuk kawan-kawan di mana pun itu, mendukung pasangan Pak Prabowo-Gibran ini gitu, mau matahari apa lagi," katanya.

        Pernyataan tersebut semakin menghangatkan spekulasi politik mengenai arah koalisi dan peta dukungan menuju Pilpres 2029.

        Namun setidaknya untuk saat ini, PAN memilih menahan diri dan menegaskan bahwa agenda utama mereka masih berada pada keberhasilan pemerintahan Prabowo-Gibran, bukan membicarakan suksesi politik lima tahun mendatang.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: