Kredit Foto: The Sounds Project
Massa organisasi kemasyarakatan Forum Betawi Rempug (FBR) menggelar unjuk rasa di depan kantor Orang Tua (OT) Group di Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat (14/8/2026).
Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kekecewaan atas kegiatan hafalan Al-Qur’an berhadiah minuman keras (miras) dalam acara musik The Sounds Project di Ancol, Jakarta Utara.
Ketua Korwil FBR Jakarta Barat, Mujamil, mengatakan pihaknya perlu menyampaikan sikap karena kegiatan yang berkaitan dengan hafalan Al-Qur’an dinilai menyangkut persoalan akidah.
"Kita menyampaikan sikap karena hafalan Al-Qur'an ini berkaitan dengan akidah," kata Mujamil di lokasi aksi.
Dalam aksi tersebut, Mujamil mengungkapkan pihaknya telah ditemui perwakilan perusahaan untuk mendapatkan klarifikasi mengenai peristiwa yang menjadi sorotan publik tersebut.
Setelah menerima penjelasan dari pihak perusahaan, massa FBR kemudian membubarkan diri secara tertib.
Mujamil mengatakan FBR selanjutnya akan mengawal proses penanganan perkara yang saat ini ditangani kepolisian.
Menurut dia, aksi yang dilakukan pada Jumat tersebut merupakan bentuk pengawalan terhadap proses hukum.
"Tugas kita ada pengawalan aja, gitu," ujar Mujamil.
Mujamil menegaskan FBR akan kembali mengambil sikap apabila kejadian serupa terulang di kemudian hari.
Ia mengatakan jumlah massa yang dikerahkan dapat lebih besar dibandingkan aksi yang berlangsung di depan kantor OT Group pada Jumat.
"Kalau hal serupa terulang, kita akan mengerahkan massa yang lebih ramai," tegasnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Ferry Hidayat
Tag Terkait: