Di Balik Pulang Duluan di Demo 27 Agustus, Mas Botok Singgung Massa Bayaran dan Jakarta Chaos
Kredit Foto: Instagram @ampbpati
Supriyono alias Mas Botok ternyata punya alasan tersendiri di balik keputusannya membawa pulang massa dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) dari Gedung Dewan Perwakilan Rakyat, Senayan, Jakarta. Ia ternyata telah menimbang sejumlah skenario di Demo 27 Agustus.
Menurutnya, keputusan menarik massa bukan semata-mata karena tuntutan mereka telah mendapatkan respons dari DPR. Ia mengaku ingin memastikan massa yang dibawanya tidak terseret ke dalam situasi yang lebih buruk.
Baca Juga: Cak Imin Ngamuk di Momen Muktamar NU: Kegagalan Lima Tahun Terakhir Ini...
“Kami tidak mau di benturkan dengan massa bayaran yang memicu Jakarta Chaos. Sehingga nama Pati atau massa menjadi rusak. Dan saya pasti diamankan polisi,” ujar Botok, dikutip Sabtu (29/8/2026).
Botok tampaknya memilih langkah preventif dengan membawa massa meninggalkan kawasan kantor anggota dewan sebelum situasi berkembang menjadi lebih buruk. Ia khawatir apabila terjadi benturan, nama massa pendemo justru ikut tercoreng. Terlebih dirinya berpotensi diamankan aparat apabila kericuhan benar-benar terjadi.
Diketahui, Botok dan massa menemui sejumlah pimpinan anggota dewan di DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat. Pertemuan tersebut dihadiri Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Sufmi Dasco Ahmad, Cucun Ahmad Syamsurijal, dan Saan Mustopa.
Dalam pertemuan itu, salah satu tuntutan utama massa adalah pengesahan Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset. Hasil mediasi kemudian menghasilkan komitmen anggota dewan untuk mengesahkan aturan tersebut paling lambat 15 Desember 2026.
Komitmen itu membuat massa mengambil keputusan untuk mengakhiri aksi. Massa Pati kemudian meninggalkan kawasan Gedung DPR/MPR pada Kamis siang. Botok memastikan kepulangan massa dilakukan setelah seluruh peserta aksi dipastikan berkumpul.
“Ini kan ada 15 bus dari Pati. Saya mau koordinasi dulu, pastikan semua teman-teman sudah fix, tidak ada yang tertinggal dan sebagainya. Kalau sudah kumpul semua, baru kita pulang kembali ke Pati,” ujar Botok.
Baca Juga: Ada 'Pengkhianat' di Projo? Pengakuan Mengejutkan Budi Arie Soal Video Viral Bareng Jokowi
Sebelum meninggalkan lokasi, ia terlebih dahulu memastikan seluruh peserta berkumpul dan tidak ada anggota rombongan yang tertinggal.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Aldi Ginastiar
Editor: Aldi Ginastiar