Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        IHSG Turun 0,43% ke 6.413,15 pada Awal Perdagangan

        IHSG Turun 0,43% ke 6.413,15 pada Awal Perdagangan Kredit Foto: Antara/Muhammad Adimaja
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada awal perdagangan Senin (21/9/2026). Berdasarkan data perdagangan, IHSG turun 27,82 poin atau 0,43% ke level 6.413,15.

        Pada awal sesi, IHSG sempat menyentuh level tertinggi 6.451,33 dan level terendah 6.409,56.

        Aktivitas perdagangan tercatat cukup ramai. Volume transaksi mencapai 466,03 juta saham dengan nilai transaksi Rp231,92 miliar. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 50.603 kali.

        Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, sebanyak 235 saham menguat, 140 saham melemah, dan 286 saham stagnan.

        Sejalan dengan pergerakan IHSG, kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) turun menjadi Rp11.237,96 triliun.

        IHSG Cenderung Melemah

        Head of Research Kiwoom Sekuritas, Liza Camelia Suryanata, menilai pergerakan IHSG dalam jangka pendek masih cenderung bearish.

        Menurut dia, IHSG perlu bertahan di area 6.432–6.377 untuk meredam tekanan jual.

        Jika IHSG menembus ke bawah area tersebut, koreksi berpotensi berlanjut hingga level 6.290. Sebaliknya, apabila mampu berbalik menguat, IHSG perlu melewati area 6.452–6.504 terlebih dahulu.

        “Kiwoom Research menyarankan investor untuk wait & see sambil mencermati kemampuan IHSG bertahan di atas 6.432–6.377 sebagai area support kunci,” kata Liza dalam riset hariannya, Senin (21/9/2026).

        Setelah melewati 6.452–6.504, IHSG masih perlu menembus 6.509–6.552 sebelum berpeluang menguji area resistance 6.590–6.732.

        Baca Juga: IHSG Berpeluang Rebound ke 6.500-6.550, Investor Diminta Cermati Support 6.400

        Baca Juga: IHSG Turun 1,53% Sepekan, Kapitalisasi Pasar BEI Tergerus Rp180 Triliun

        Baca Juga: BEI Batasi Short Selling, Lima Saham LQ45 Disiapkan untuk Tahap Awal

        Sementara itu, Retail Research Analyst BNI Sekuritas Karina Rusfidyawati melihat peluang technical rebound pada perdagangan hari ini. IHSG diperkirakan bergerak menuju area 6.500–6.550.

        “Adapun level support IHSG berada di 6.400–6.320, sedangkan resistance di 6.500–6.550,” kata Karina.

        Pada perdagangan Jumat (18/9/2026), IHSG ditutup turun 0,33% ke level 6.441,16. Pelemahan tersebut dibarengi net sell investor asing sekitar Rp1,79 triliun.

        Saham yang paling banyak dilepas investor asing antara lain BBCA, BMRI, AMMN, TLKM, dan DSSA. Namun, dana asing masih mengalir ke sejumlah saham seperti ANTM, BRMS, MDKA, AADI, dan INCO.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Dian Ihsan
        Editor: Dian Ihsan

        Bagikan Artikel: