Dari Racikan ke Pelet, Umpan Djempol Bawa Ati Ayam ke Format Umpan yang Lebih Praktis
Kredit Foto: Istimewa
Membuat racikan umpan merupakan salah satu aktivitas yang sudah melekat dalam dunia memancing. Pemancing kerap mengombinasikan berbagai bahan untuk mendapatkan umpan yang sesuai dengan target ikan.
Salah satu bahan yang telah lama digunakan dalam racikan umpan, khususnya untuk lele, adalah ati ayam. Berangkat dari kebiasaan tersebut, Umpan Djempol menghadirkan Pelet Siap Pakai Ati Ayam sebagai alternatif bagi pemancing yang menginginkan format umpan yang lebih praktis.
Produk tersebut memiliki kandungan ati ayam yang tinggi dan dapat digunakan untuk berbagai jenis ikan. Dalam peluncurannya, produk digunakan secara langsung untuk aktivitas mancing lele di arena galatama.
“Bahan dasarnya sebenarnya bukan sesuatu yang asing bagi pemancing. Justru karena sudah familiar, kami melihat ada peluang untuk menghadirkannya dalam bentuk yang lebih sederhana dan praktis,” kata Kang Ito, Founder Umpan Djempol.
Konsep praktis menjadi salah satu aspek yang ditawarkan produk ini. Pemancing tidak perlu memulai dari proses meracik bahan sendiri sebelum menggunakan umpan.
Selain itu, Pelet Siap Pakai Ati Ayam dikemas dalam kemasan premium dengan masa simpan hingga satu tahun sehingga dapat disimpan oleh toko maupun pemancing untuk digunakan kapan saja.
Untuk memperkenalkan produk, Umpan Djempol memilih pendekatan yang cukup berbeda. Produk tidak hanya diperkenalkan melalui peluncuran, tetapi langsung digunakan dalam challenge di Galatama Lele Marlin MBT, Ciawi.
Seluruh peserta menggunakan produk tersebut selama 1,5 jam dalam sesi challenge. Format ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk merasakan langsung penggunaan pelet dalam situasi memancing yang sebenarnya.
“Kami ingin produk ini tidak berhenti sebagai konsep. Karena itu, kami memilih untuk langsung membawa produk ke arena dan memberikan kesempatan kepada pemancing untuk menggunakannya,” ujar Kang Ito.
Bagi Umpan Djempol, pengembangan produk tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan pilihan baru bagi pemancing tanpa harus meninggalkan bahan-bahan yang telah menjadi bagian dari tradisi meracik umpan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Redaksi
Tag Terkait: