Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Emiten Raffi Ahmad (VISI) Siapkan Aksi Korporasi dalam 3 Bulan ke Depan

        Emiten Raffi Ahmad (VISI) Siapkan Aksi Korporasi dalam 3 Bulan ke Depan Kredit Foto: Muhammad Adimaja
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Emiten yang terafiliasi dengan Raffi Ahmad, PT Satu Visi Putra Tbk (VISI) mengaku sedang menyiapkan sejumlah aksi korporasi dalam tiga bulan ke depan, termasuk Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement dan transaksi material berupa penyertaan saham pada PT Hasna Medika Bakti Cirebon.

        Rencana tersebut disampaikan VISI dalam jawaban atas permintaan penjelasan Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait volatilitas saham melalui surat Nomor S-12117/BEI.PP3/09-2026.

        Manajemen VISI akan menggelar RUPS Independen untuk meminta persetujuan PMTHMETD serta RUPSLB untuk membahas perubahan kegiatan usaha, perubahan domisili, dan transaksi material penyertaan saham di PT Hasna Medika Bakti Cirebon.

        “Pelaksanaan seluruh aksi korporasi tersebut masih bergantung pada persetujuan RUPS, pemenuhan ketentuan peraturan perundang-undangan, serta persetujuan atau persyaratan dari pihak berwenang apabila diperlukan,” tulis manajemen VISI dalam keterbukaan informasi BEI, Senin (21/9/2026).

        Manajemen VISI menegaskan tidak memiliki rencana aksi korporasi yang dapat menyebabkan delisting.

        Baca Juga: Investor Tak Bisa Masuk RUPSLB, Ini Penjelasan Emiten Raffi Ahmad (RANS)

        Baca Juga: Terungkap! Raffi Ahmad Pegang 62,93% Saham RANS, Free Float 19,96%

        Baca Juga: Emiten Raffi Ahmad (RANS) Siap Gelar RUPSLB, Ini Agenda Pentingnya

        Lalu, perseroan juga menyatakan seluruh informasi material yang diketahui dan memenuhi kriteria telah disampaikan kepada publik serta tidak mengetahui adanya fakta material lain yang belum diungkapkan.

        Terkait pemegang saham utama, hasil konfirmasi Corporate Secretary menunjukkan belum ada rencana untuk menjual, mengurangi, menambah, atau mengalihkan kepemilikan saham VISI. Jika terjadi perubahan, kewajiban pelaporan dan keterbukaan informasi akan dipenuhi.

        Berdasarkan penelaahan internal hingga 21 September 2026, manajemen VISI menyatakan tidak menemukan informasi, fakta, atau kejadian material lain yang belum diungkapkan dan dapat memengaruhi harga saham maupun kelangsungan usaha perseroan.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Dian Ihsan
        Editor: Dian Ihsan

        Bagikan Artikel: