Kabel Fiber di AS Rusak, Ratusan Penerbangan di New York dan Philadelphia Terganggu
Kredit Foto: AirNav
Kerusakan kabel fiber milik Verizon akibat proyek konstruksi di New Jersey memicu gangguan besar pada lalu lintas penerbangan menuju dan dari wilayah New York serta Philadelphia, Senin (21/9/2026).
Insiden tersebut menyebabkan sirkuit utama dan sirkuit cadangan yang menyalurkan data penting bagi pengendalian lalu lintas udara ikut terganggu. Kondisi ini membuat Federal Aviation Administration (FAA) menghentikan sementara operasional penerbangan menuju Newark dan Philadelphia.
Hampir 100 pesawat juga terpaksa dialihkan ke lokasi lain akibat gangguan tersebut. Berdasarkan data FlightAware hingga pukul 18.00 waktu setempat, lebih dari 600 penerbangan keluar-masuk Newark dibatalkan. Sementara itu, sekitar 200 penerbangan di Philadelphia juga mengalami pembatalan.
Dampaknya turut meluas ke Bandara LaGuardia dan John F. Kennedy di New York City. Sejumlah penerbangan internasional dari Eropa bahkan harus dialihkan menuju bandara lain di Amerika Serikat.
Gangguan terjadi pada fasilitas Terminal Radar Approach Control (TRACON), yang berperan dalam mengendalikan lalu lintas penerbangan di kawasan tersebut.
Masalah semakin kompleks ketika sistem pengendalian lalu lintas udara beralih ke jaringan cadangan. FAA menemukan bahwa kabel fiber cadangan juga mengalami kerusakan.
Kerusakan tersebut kemudian ditelusuri ke aktivitas pemotongan dan penggalian tanah oleh kontraktor pembangunan jalur kereta api NJ Transit di sekitar New Brunswick.
Verizon menyatakan kabel mereka sebelumnya berfungsi normal sebelum mengalami kerusakan akibat aktivitas konstruksi tersebut. Perusahaan kemudian mengerahkan tim teknis untuk memperbaiki kabel dan memulihkan konektivitas jaringan.
Baca Juga: Bitcoin Mendadak Ngegas 5%, Tembus US$85.232! Ini Pemicu Utamanya
Pemulihan sistem dilakukan secara bertahap setelah perbaikan terhadap jaringan kabel optik selesai. Menteri Transportasi AS Sean Duffy juga mengonfirmasi bahwa operasional penerbangan mulai kembali berjalan pada Senin malam seiring rampungnya perbaikan sirkuit.
Duffy menilai insiden tersebut menunjukkan perlunya tambahan pendanaan untuk memodernisasi infrastruktur yang sudah tua guna mengurangi risiko gangguan serupa pada masa mendatang.
Gangguan penerbangan tersebut membuat sejumlah maskapai harus menyesuaikan layanan kepada penumpang. United Airlines dan American Airlines, misalnya, menerapkan pembebasan biaya perubahan jadwal bagi penumpang yang terdampak pengalihan dan penundaan penerbangan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Amry Nur Hidayat
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: