Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Menlu Iran Abbas Araghchi Tiba di New York, Ini Agenda yang Direncanakannya

        Menlu Iran Abbas Araghchi Tiba di New York, Ini Agenda yang Direncanakannya Kredit Foto: Reuters/Morteza Nikoubazl
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi tiba di New York, Amerika Serikat, pada Selasa (22/9/2026) untuk menghadiri Sidang Majelis Umum ke-81 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

        Kehadiran delegasi Iran dalam forum internasional tersebut menjadi bagian dari upaya menyampaikan posisi politik dan keamanan Iran terkait situasi Timur Tengah.

        Setibanya di Bandara Internasional John F. Kennedy, Araghchi disambut Perwakilan Tetap sekaligus Kuasa Usaha Iran untuk PBB Gholamhossein Darzi.

        Sebelum menuju Amerika Serikat, Araghchi terlebih dahulu transit di Doha, Qatar. Dalam kesempatan tersebut, ia menggelar pertemuan dengan pejabat tinggi Qatar untuk membahas situasi regional.

        Presiden Iran Masoud Pezeshkian juga dijadwalkan tiba di New York pada hari yang sama. Pezeshkian akan menyampaikan pidato di hadapan Majelis Umum PBB untuk memaparkan pandangan politik luar negeri Iran.

        Selain agenda utama di PBB, Pezeshkian bersama delegasi Iran juga menyiapkan sejumlah pertemuan bilateral dengan kepala negara dan pejabat dari berbagai negara.

        Pertemuan tersebut diarahkan untuk memperkuat hubungan internasional, mendorong dialog mengenai keamanan global, serta membahas upaya meredakan ketegangan geopolitik.

        Baca Juga: Harga Minyak Naik Tipis, Pasar Menanti Prospek Perundingan AS-Iran

        Partisipasi Iran dalam Sidang Majelis Umum PBB menjadi kesempatan bagi Teheran untuk menyampaikan posisi resminya mengenai sejumlah persoalan kawasan. Agenda yang menjadi perhatian antara lain krisis keamanan Timur Tengah, sanksi ekonomi, serta dialog terkait isu nuklir.

        Kehadiran Araghchi dan rencana kedatangan Pezeshkian sekaligus menempatkan agenda diplomasi Iran sebagai bagian dari pembahasan internasional di tengah dinamika keamanan kawasan yang masih berlangsung.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Amry Nur Hidayat
        Editor: Amry Nur Hidayat

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: