Ed Sheeran Curhat Usai Kontroversi Palestina: Aku Merasa Semua Orang Meninggalkanku
Kredit Foto: Instagram/edsheeran
Ed Sheeran menangis di atas panggung saat membahas kontroversi yang menerpa Loop Tour-nya. Penyanyi 35 tahun itu mengaku kehilangan sejumlah teman hingga anggota keluarga yang menjauh setelah tur tersebut terseret polemik terkait dukungan terhadap Palestina.
Kontroversi bermula ketika Macklemore dikeluarkan dari daftar artis pembuka setelah menyampaikan komentar “Bebaskan Palestina” di atas panggung dan membawakan lagu protes pro-Palestina Hind's Hall. Sejumlah artis pembuka lainnya kemudian ikut mundur sebagai bentuk solidaritas.
Di tengah tekanan tersebut, Sheeran mengaku banyak orang memintanya membatalkan tur. Ia juga mengatakan sejumlah orang yang telah dikenalnya selama bertahun-tahun mulai menjauh.
Baca Juga: Rumah Tangga Sara Wijayanto dan Demian di Ujung Tanduk, Pengadilan Buka Suara
“Dalam situasi seperti ini, Anda benar-benar akan mengetahui siapa teman sejati Anda. Ini adalah minggu yang aneh,” katanya kepada penonton di Lincoln Financial Field, dikutip dari Nine.
“Semua orang menyuruhku untuk membatalkan dan aku merasa semua teman, keluarga, dan orang-orang yang kukenal meninggalkanku.”
Meski begitu, Sheeran memilih tetap tampil. Ia mengatakan sekitar 50.000 penonton yang hadir menjadi alasan dirinya tetap berada di atas panggung.
“Saya melihat di akhir minggu dan saya melihat 50.000 orang yang belum meninggalkan saya,” lanjutnya.
Baca Juga: Mantan Istri Andre Taulany Laporkan Rieke Diah Pitaloka: Sangat Mengganggu...
Kontroversi itu bahkan membuat Sheeran mengubah tata panggung karena khawatir dengan keselamatannya. Ia membatalkan penggunaan panggung B yang seharusnya membuatnya berada di tengah penonton.
“Saya tidak tahu apakah akan ada yang melempari saya. Saya tidak tahu apakah orang-orang akan marah kepada saya."
Sheeran sebelumnya menegaskan bahwa keputusan mencoret Macklemore dari tur dibuat oleh promotor dan pihak penyelenggara tempat konser, bukan dirinya. Sementara itu, Macklemore menuding pemilik New England Patriots Robert Kraft berada di balik keputusan tersebut.
Meski diterpa berbagai tekanan, Sheeran tetap menyatakan konser tersebut digelar untuk para penggemarnya. Ia bahkan menyebut pertunjukan itu sebagai salah satu yang terbaik dalam hidupnya, setelah menganggap minggu sebelumnya sebagai salah satu yang terburuk.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait: