Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        IHSG Tembus 6.300, Berpotensi Terkoreksi ke Level 6.200

        IHSG Tembus 6.300, Berpotensi Terkoreksi ke Level 6.200 Kredit Foto: Antara/Muhammad Adimaja
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi kembali menghadapi tekanan pada perdagangan Kamis (24/9/2026). Phintraco Sekuritas memperingatkan, jika IHSG menembus level 6.300, indeks berpeluang kembali menguji area 6.200–6.270.

        Dalam riset hariannya, Phintraco Sekuritas menyebut tekanan terhadap IHSG masih berpotensi datang dari sentimen pasar global. Salah satunya berasal dari pelemahan bursa saham Amerika Serikat atau Wall Street pada perdagangan Rabu (23/9/2026).

        Wall Street tertekan setelah kenaikan imbal hasil US Treasury membebani saham-saham sektor teknologi. Yield US Treasury tenor 10 tahun tercatat naik lebih dari 13 basis poin (bps) ke level 5,104%.

        Selain kenaikan yield, penguatan harga minyak juga menjadi sentimen negatif bagi pasar. Harga minyak mentah Brent ditutup melonjak hampir 4% ke level US$103 per barel.

        Investor juga mencermati kunjungan Presiden China Xi Jinping ke Amerika Serikat yang dimulai pada Rabu (23/9/2026). Perkembangan hubungan kedua negara menjadi salah satu perhatian pasar global.

        Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) mempertahankan BI Rate di level 5,75% dalam Rapat Dewan Gubernur pada 23 September 2026.

        Sementara itu, pertumbuhan kredit perbankan Indonesia tercatat mencapai 13,36% secara tahunan atau year on year (yoy) pada Agustus 2026.

        Baca Juga: IHSG Menguat 1,56% ke 6.374,91, 448 Saham Ditutup Naik

        Baca Juga: BEI Turunkan Batas Harga Jadi Rp1, Ini Deretan Saham Konglo di Bawah Gocap

        Baca Juga: BEI Soroti Gerak Saham Emiten Lippo (LPPF), Ada Apa?

        Di pasar komoditas, harga emas justru melemah 1,23% ke level US$4.322 per troy ounce pada perdagangan Rabu (23/9/2026).

        Dengan kombinasi sentimen tersebut, Phintraco Sekuritas melihat ruang tekanan terhadap IHSG masih terbuka. Level 6.300 menjadi area penting yang perlu diperhatikan investor. Jika level tersebut ditembus, IHSG diperkirakan kembali menguji kisaran 6.200–6.270.

        Untuk perdagangan Kamis (24/9/2026), Phintraco Sekuritas mencantumkan ICBP, MDKA, DSSA, BBCA, dan BREN sebagai top picks dalam risetnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Dian Ihsan
        Editor: Dian Ihsan

        Bagikan Artikel: