Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Dedi Mulyadi Dibuat Kesal: Urus Diri Bapak Aja, Anak Mau Sekolah, tapi Bapak Kok Gak Mau Dibantu

        Dedi Mulyadi Dibuat Kesal: Urus Diri Bapak Aja, Anak Mau Sekolah, tapi Bapak Kok Gak Mau Dibantu Kredit Foto: Sufri Yuliardi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Kisah Habibi, bocah 12 tahun penjual siomay yang rela meninggalkan sekolah demi membantu kedua orang tuanya, kembali menjadi sorotan. Kali ini, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dibuat geregetan setelah mengetahui ayah Habibi menolak bantuan pemerintah untuk menjalani operasi kanker usus.

        Dedi bahkan mempertanyakan keputusan sang Dibantu yang memilih tidak menjalani operasi, padahal biaya rumah sakit akan ditanggung. Ia mengaku kesal karena di tengah tawaran bantuan tersebut, ayah Habibi justru masih terlihat ragu.

        "Saya mau operasi, biaya rumah sakitnya ditanggung, selama nungguinnya dibantu, bapaknya kok masih melamun, lah terus saya harus bantu apa?" ungkap Dedi di akun media sosialnya.

        Baca Juga: DPRD Jabar Bahas Wacana SPP Bayar Lagi, Dedi Mulyadi: Kalau Ada Pungutan Kami akan...

        Dedi kemudian meminta ayah Habibi mempertimbangkan kembali keputusannya. Menurutnya, Habibi sendiri masih memiliki keinginan untuk kembali bersekolah.

        "Bapak maunya gimana? Anak ini mau sekolah, tapi bapak nggak mau dioperasi?" kata Dedi Mulyadi.

        Ia pun menegaskan tidak ingin memaksakan keputusan kepada keluarga Habibi. Namun, Dedi mengingatkan sang ayah agar tidak menyalahkannya apabila sesuatu terjadi setelah tawaran bantuan tersebut ditolak.

        "Yaudah terserah bapak, saya nggak mau maksa orang, cuma besok kalau terjadi apa-apa sama bapak jangan nyalahin saya," lanjutnya.

        Baca Juga: Tom Lembong: Para Hakim di Sidang Nadiem Makarim Terlihat Tertekan

        Sebelumnya, Habibi menjadi perhatian setelah kisahnya sebagai bocah penjual siomay viral. Di usia 12 tahun, ia memilih meninggalkan bangku sekolah untuk membantu kedua orang tuanya.

        Dalam pertemuan tersebut, Dedi juga mengambil langkah untuk membantu masa depan Habibi. Gubernur Jawa Barat itu mengangkat Habibi sebagai anak asuh. 

        "Bapak urus diri bapak aja sama istri, biaya hidup Habibi dan kakaknya dari saya," tegas Dedi Mulyadi.

        Dedi pun memutuskan Habibi harus kembali ke Cirebon agar dapat melanjutkan sekolah bersama kakaknya.

        "Habibi mulai hari ini jadi anak asuh saya untuk sekolah, ya. Nggak usah mikirin makan tiap hari, nggak usah mikirin biaya, sekolah fokus, ya," tambah Dedi.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: