Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Tim Indonesia dan Korea Selatan Juara FedEx/JA International Trade Challenge 2026

        Tim Indonesia dan Korea Selatan Juara FedEx/JA International Trade Challenge 2026 Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        JA Asia Pacific bersama Federal Express Corporation (FedEx) mengumumkan pemenang babak final FedEx/JA International Trade Challenge Asia Pasifik 2026 yang berlangsung di Singapura, 16–19 Agustus 2026. Tahun ini menjadi tonggak penting karena menandai 20 tahun perjalanan program dalam membekali generasi muda Asia Pasifik dengan keterampilan kewirausahaan, bisnis, dan perdagangan internasional.

        Menurut keterangan resmi, kompetisi tahun ini diikuti lebih dari 4.000 generasi muda dari delapan negara dan wilayah, yakni Hong Kong SAR, Indonesia, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand. Sebanyak 48 peserta kemudian melaju ke babak final Asia Pasifik di Singapura.

        Disebutkan, pada babak final, peserta ditantang menyusun strategi memasuki pasar Kamboja melalui produk inovatif dan berkelanjutan yang mengolah kemasan bekas menjadi solusi bernilai ekonomi, lingkungan, atau sosial. Para finalis dipasangkan dalam tim beranggotakan dua orang dari negara atau wilayah berbeda untuk memperkuat kemampuan kerja sama lintas budaya.

        Juara pertama diraih Tim Ascent, yang beranggotakan Farra Santoso dari Indonesia dan Harry Jang dari Korea Selatan. Keduanya mengembangkan pelapis penahan panas berbobot ringan dari kemasan industri daur ulang. Dirancang untuk iklim panas Kamboja, solusi tersebut dapat mengurangi panas yang masuk ke bangunan tanpa listrik, sehingga berpotensi menekan biaya energi pabrik, melindungi pekerja dari paparan panas, sekaligus mengurangi limbah.

        Juara kedua diraih Tim Baksei, beranggotakan Masato Hirozane dari Jepang dan Sara Nileshkumar Jasani dari Malaysia. Mereka mengembangkan ubin berpori dan tahan lama dari limbah kemasan plastik fleksibel untuk membantu mengatasi dampak banjir.

        Sementara itu, juara ketiga diraih Tim Ventra, yang terdiri dari Minette Cabaluna dari Filipina dan Rayden Cleverson Suhardi dari Indonesia. Tim ini mengusulkan sistem pendingin modular berbahan limbah plastik daur ulang untuk membantu menurunkan suhu ruangan tanpa listrik.

        “Merayakan 20 tahun FedEx/JA International Trade Challenge, kami bangga melihat dampak jangka panjang program ini bagi ribuan generasi muda di Asia Pasifik. Program yang awalnya memperkenalkan perdagangan internasional kepada para pelajar kini berkembang menjadi wadah untuk mengasah cara berpikir wirausaha, kerja sama lintas budaya, dan kemampuan memecahkan persoalan nyata,” ujar Salil Chari, President, Asia Pacific, FedEx.

        Farra Santoso dan Harry Jang mengatakan kemenangan tersebut menjadi pengalaman berharga karena mereka dapat melihat persoalan dari perspektif yang lebih luas melalui kerja sama lintas negara.

        “Sepanjang kompetisi, kami belajar bagaimana perdagangan internasional, keberlanjutan, teknologi, dan pemahaman lintas budaya saling berkaitan dalam menjawab tantangan bisnis nyata,” ujar keduanya.

        Vivek Kumar, President & CEO JA Asia Pacific, mengatakan para pemenang dan 48 finalis menunjukkan kemampuan generasi muda dalam menggagas solusi, bekerja sama lintas budaya, serta menerapkan pembelajaran untuk menjawab tantangan bisnis nyata.

        Peringatan 20 tahun program juga ditandai peluncuran laporan survei generasi muda Asia Pasifik yang menghimpun lebih dari 4.200 tanggapan dari 10 negara dan wilayah. Laporan tersebut mengulas kesiapan kerja, kemampuan berwirausaha, pemahaman perdagangan global, serta pandangan generasi muda terhadap kecerdasan buatan.

        Selain itu, alumni dari berbagai angkatan selama dua dekade turut hadir mendukung para finalis. Kehadiran mereka memperkuat hubungan lintas generasi sekaligus menunjukkan dampak berkelanjutan program tersebut.

        Para pemenang tingkat Asia Pasifik 2026 juga akan memperoleh kesempatan mengunjungi fasilitas operasional FedEx di negara atau wilayah masing-masing. Mereka dapat berinteraksi langsung dengan karyawan FedEx dan memperdalam pemahaman mengenai logistik, pengelolaan rantai pasok, serta perdagangan internasional.

        Hingga tahun ke-20, FedEx/JA International Trade Challenge telah memberdayakan lebih dari 54.000 pelajar di Asia Pasifik melalui pembelajaran di kelas, pendidikan kewirausahaan, dan tantangan bisnis internasional berbasis praktik. Program ini membekali generasi muda dengan keterampilan bisnis, ekonomi, perdagangan global, kerja sama tim, dan pemecahan masalah untuk menghadapi perekonomian global yang semakin terhubung.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Sufri Yuliardi
        Editor: Sufri Yuliardi

        Bagikan Artikel:

        Berita Terkait