Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Baru Akui Jadi Kader PSI Setelah Setahun, Jokowi Malah Disentil Soal Survei 2,3 Persen

        Baru Akui Jadi Kader PSI Setelah Setahun, Jokowi Malah Disentil Soal Survei 2,3 Persen Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Pegiat media sosial Chusnul Chotimah menyoroti langkah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang baru memperlihatkan Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Solidaritas Indonesia (PSI), meski mengaku telah bergabung sejak 14 Oktober 2025.

        Chusnul menduga Jokowi baru memamerkan KTA tersebut sekarang karena elektabilitas PSI dalam survei terbaru Poltracking Indonesia masih berada di angka 2,3 persen.

        "Jokowi akhirnya ngaku sudah masuk PSI sejak tahun lalu dan memamerkan KTA nya. Yang jadi pertanyaan. Kenapa baru disampaikan sekarang padahal wartawan pernah tanya, apa karena survei PSI masih 2%?" tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Minggu (27/9).

        Ia kemudian menyinggung polemik ijazah Jokowi yang hingga kini masih menjadi perdebatan publik.

        "Pertanyaan selanjutnya KTA bisa dipamerkan, kenapa ijazah nggak berani pak @jokowi?" tandasnya.

        Sebelumnya, saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PSI Kota Bandung, Sabtu (26/9/2026), Jokowi menunjukkan secara langsung KTA PSI miliknya di hadapan ratusan kader. Kartu tersebut ditunjukkan sebagai bukti bahwa dirinya telah menjadi bagian dari partai berlambang gajah tersebut.

        Menurut Jokowi, ia resmi bergabung dengan PSI sejak 14 Oktober 2025. Namun, karena masih banyak pihak yang meragukan informasi tersebut, ia memilih memperlihatkan kartu keanggotaannya kepada publik.

        "Saya sudah masuk menjadi keluarga besar PSI itu sudah 14 Oktober 2025. Sudah setahun lalu. Banyak yang enggak percaya. Saya kasih kartu anggota saya," ujar Jokowi, dikutip Minggu (27/9).

        KTA yang ditunjukkan Jokowi memiliki nomor anggota unik, yakni S337220257777777.

        Baca Juga: Singgung Momen Reuni UGM, Mikhael Sinaga Beberkan Alasan Ragu pada Saksi Jokowi

        Jokowi mengatakan Bandung dipilih sebagai lokasi untuk mengumumkan hal tersebut karena ingin memberikan apresiasi kepada jajaran PSI Kota Bandung yang dinilai berhasil menuntaskan pembentukan struktur partai hingga tingkat Dewan Pimpinan Ranting (DPRt).

        Ia menegaskan, pengumuman tersebut sekaligus menjadi penanda bahwa dirinya merupakan kader PSI yang perlu diketahui seluruh tingkatan kepengurusan partai, mulai dari DPP hingga DPRt.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
        Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

        Bagikan Artikel: