Roy Suryo Cek Langsung ke Australia, Bongkar Klaim Gibran Cuma 6 Bulan Sekolah di UTS Insearch
Kredit Foto: Ist
Roy Suryo mengaku tidak sekadar mempertanyakan riwayat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dari Indonesia. Dia menyebut pernah datang langsung ke Australia untuk menelusuri keberadaan Gibran di UTS Insearch dan berbicara dengan orang-orang yang berada di sana pada periode yang disebut sebagai masa pendidikan Gibran.
Dalam penelusuran tersebut, Roy mengklaim tidak menemukan orang yang mengenal Gibran sebagai siswa yang pernah menempuh pendidikan di UTS Insearch. Menurutnya, orang-orang yang dia temui merupakan mereka yang berada di institusi tersebut pada periode 2004-2007.
"Saya sempat ke Australia, langsung ke UTS Insearch ini, dan saya ketemu di sana dengan orang-orang yang dulu sekolah pada zamannya katanya Gibran sekolah 2004-2007. Tidak ada yang pernah kenal namanya Gibran," kata Roy dalam program Interupsi di iNews, Kamis (24/9/2026).
Roy kemudian menyebut ada satu nama yang menjadi pengecualian dalam penelusurannya, yakni Ikhsan Katonde. Namun, dia menegaskan pertemuan Ikhsan dengan Gibran bukan terjadi dalam kapasitas sebagai teman sekolah atau sesama siswa UTS Insearch.
Menurut Roy, Ikhsan merupakan warga Indonesia yang tinggal di Australia dan pernah mendampingi Gibran ketika berada di negara tersebut. Pertemuan itu disebut berlangsung saat Gibran mengikuti kunjungan Joko Widodo ke Australia.
Dari keterangan yang diklaim Roy diperoleh melalui Ikhsan, muncul persoalan lain mengenai durasi keberadaan Gibran di UTS Insearch. Roy menyebut Gibran pernah mengaku kepada Ikhsan bahwa dirinya hanya menjalani pendidikan di tempat tersebut selama enam bulan.
"Gibran itu ikut sama istrinya, sama anaknya, jalan-jalan di Australia. Gibran ngaku kepada Pak Ikhsan Katonde, bahwa Gibran hanya enam bulan sekolah di Insearch," ujar Roy.
Keterangan enam bulan tersebut kemudian dipersoalkan Roy karena menurutnya tidak sejalan dengan riwayat pendidikan Gibran yang mencantumkan UTS Insearch pada periode 2004-2007. Perbedaan itu menjadi salah satu dasar yang menurut Roy perlu dipertanyakan dalam polemik pendidikan Gibran.
Baca Juga: Gugat Gibran ke MK, Denny Indrayana Disebut Aman dari Jerat Pidana
Roy bahkan menyebut penelusuran ke Australia dilakukan untuk mendapatkan gambaran langsung mengenai keberadaan Gibran di institusi tersebut. Dia mengaku mencari orang-orang yang pernah berada di sana pada masa yang sama, tetapi tidak mendapatkan pengakuan dari mereka bahwa pernah mengenal Gibran sebagai siswa.
"Saya sempat ke Australia, langsung ke UTS Insearch ini," kata Roy saat menjelaskan penelusurannya. Dia kemudian mengaitkan hasil penelusuran tersebut dengan periode pendidikan Gibran yang tercantum dalam dokumen.
Sementara itu, informasi mengenai periode 2004-2007 memang menjadi bagian dari riwayat pendidikan Gibran yang selama ini dipersoalkan dalam polemik tersebut. Perbedaan antara periode tiga tahun dengan klaim enam bulan inilah yang kemudian disoroti Roy sebagai hal yang menurutnya perlu dijelaskan.
Namun, keterangan Roy mengenai penelusuran tersebut merupakan klaim dan kesaksian yang disampaikannya dalam program televisi. Klaim itu tidak dengan sendirinya membuktikan bahwa Gibran tidak pernah menempuh pendidikan di UTS Insearch.
Persoalan riwayat pendidikan Gibran juga telah masuk ke ranah hukum melalui gugatan yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi terkait syarat pencalonannya sebagai wakil presiden. Dalam perkembangan perkara tersebut, isu mengenai dokumen pendidikan dan proses verifikasinya turut menjadi bagian dari perdebatan para pihak.
Dengan demikian, penelusuran Roy di Australia menambah versi lain dalam polemik yang sudah berlangsung mengenai riwayat pendidikan Gibran. Di satu sisi terdapat catatan pendidikan yang mencantumkan periode tertentu, sementara Roy membawa keterangan hasil penelusurannya dan klaim mengenai durasi enam bulan yang menurutnya perlu diklarifikasi.
Hingga kini, perbedaan keterangan tersebut menjadi bagian dari polemik yang harus dilihat berdasarkan dokumen, keterangan pihak terkait, serta proses hukum yang sedang berjalan. Roy sendiri menyampaikan temuannya sebagai alasan untuk mempertanyakan kembali riwayat pendidikan Gibran di UTS Insearch.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama
Tag Terkait: