Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Jokowi Buka KTA PSI, Alasan Keliling Indonesia Akhirnya Dibongkar: Bukan Sekadar Di-endorse

        Jokowi Buka KTA PSI, Alasan Keliling Indonesia Akhirnya Dibongkar: Bukan Sekadar Di-endorse Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Joko Widodo akhirnya membuka secara terbuka statusnya sebagai kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) setelah menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) di hadapan kader PSI Kota Bandung. Pengumuman tersebut sekaligus menjadi penjelasan baru dari internal partai mengenai aktivitas Jokowi yang belakangan aktif berkunjung dan melakukan konsolidasi di sejumlah daerah.

        Ketua Harian DPP PSI Ahmad Ali menyebut keberadaan Jokowi di berbagai wilayah selama ini bukan sekadar bentuk dukungan dari luar partai. Menurut dia, Jokowi melakukan berbagai kegiatan tersebut dalam kapasitasnya sebagai kader PSI.

        "Tadi Pak Jokowi menegaskan telah ber-KTA sejak beberapa bulan lalu. Jadi keberadaan Pak Jokowi berkeliling itu bukan di-endorse, tapi dia itu adalah kader Partai Solidaritas Indonesia. Dia melakukan konsolidasi-konsolidasi," kata Ali di Bandung, Sabtu (26/9/2026).

        Pernyataan itu disampaikan setelah Jokowi menunjukkan KTA PSI secara terbuka dalam kegiatan partai di Bandung. Jokowi menyebut dirinya telah resmi menjadi anggota PSI sejak 14 Oktober 2025 dan meminta tidak ada lagi keraguan mengenai statusnya di partai tersebut.

        "Jadi sudah jelas semuanya ya. Jangan sampai ada meragukan bahwa saya ini sudah menjadi keluarga besar PSI," tutur Jokowi.

        Dengan status tersebut, PSI menempatkan aktivitas Jokowi di sejumlah daerah sebagai bagian dari kerja organisasi, bukan sekadar kunjungan politik yang berdiri di luar struktur partai. Penjelasan Ahmad Ali itu sekaligus mengaitkan kehadiran Jokowi dengan agenda konsolidasi PSI di berbagai wilayah.

        Baca Juga: Hendri Satrio Sentil Gibran Soal Gaya Politik: Tau Diri, Kamu Bukan Jokowi!

        Salah satu kegiatan yang dilakukan Jokowi di Bandung berkaitan dengan perkembangan struktur organisasi PSI di daerah tersebut. Jokowi mengatakan struktur DPC PSI Kota Bandung dan DPRt telah rampung 100 persen sehingga dirinya bersama Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep hadir untuk melihat perkembangan organisasi tersebut.

        "Struktur di Kota Bandung, DPC 100 persen selesai. DPRt juga 100 persen selesai. Kenapa saya dan Ketum datang, itu karena Bandung sudah 100 persen," kata Jokowi.

        Meski struktur organisasi telah dinyatakan lengkap, Jokowi mengingatkan kader PSI agar keberadaan kepengurusan tidak berhenti sebatas formalitas. Ia meminta kader aktif membangun jaringan dengan komunitas, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, perempuan, serta terlibat dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

        Arahan tersebut menunjukkan bahwa konsolidasi yang dimaksud tidak hanya berkaitan dengan pembentukan struktur internal. Jokowi juga mendorong kader memperluas aktivitas hingga ruang publik dan lingkungan masyarakat sebagai bagian dari kerja organisasi.

        Ketua DPD PSI Kota Bandung Yoel Yosaphat mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti arahan tersebut dengan memperluas kerja organisasi hingga tingkat RT dan RW. Kegiatan yang disiapkan antara lain pelatihan, pendidikan politik, kegiatan sosial, serta pertemuan dengan masyarakat.

        "Karena kita tujuannya bukan cuma kelurahan tapi RT RW. Target jadi pemenang, nah itu dia pimpinan DPRD," tuturnya.

        Aktivitas konsolidasi Jokowi di berbagai daerah juga muncul bersamaan dengan rencana PSI mengenai posisi mantan presiden tersebut di struktur partai. Ketua Harian DPP PSI Ahmad Ali menyebut Jokowi kemungkinan dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pembina PSI pada 16 November 2026 di Surabaya, bertepatan dengan Rapimnas dan HUT PSI.

        Namun, rencana tersebut belum sepenuhnya menjadi pengumuman resmi mengenai jabatan Jokowi. Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie meminta publik menunggu pengumuman partai terkait posisi yang akan ditempati Jokowi, meski ia membenarkan bahwa Jokowi kini telah resmi menjadi kader PSI.

        Dengan demikian, penegasan KTA Jokowi di Bandung bukan hanya memperjelas status keanggotaannya. Dari keterangan internal PSI, aktivitasnya berkeliling ke berbagai daerah kini diposisikan sebagai bagian dari konsolidasi kader dan penguatan organisasi menjelang agenda politik partai berikutnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Wahyu Pratama
        Editor: Wahyu Pratama

        Bagikan Artikel: